Wonderful Indonesia
KESIMPULAN SEMENTARA POLISI
Penyerang Gereja Katolik Santa Lidwina Penganut Radikalisme
Selasa, 13 Februari 2018 - 00:13 WIB > Dibaca 452 kali Print | Komentar
Penyerang Gereja Katolik Santa Lidwina Penganut Radikalisme
Kapolri Jenderal Tito Karnavian.
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Polisi terus melakukan pengusutan terhadap tersangka yang melakukan penyerangan saat ibadah di Gereja Katolik Santa Lidwina, Sleman Yogyakarta, Minggu (12/2/2018). Bukan hanya pada pengusutan kriminal umumnya, penyelidikan juga melibatkan Detasemen Khusus 88 Anti Teror.

Sebab, polisi mendalami profil Suliyono yang menjadi pelaku tunggal pada peristiwa itu. “Densus 88 sudah turun ke sana, jajaran intel dari Mabes Polri bekerjasama (dengan) Polda DIY untuk mendalami siapa saudara Suliyono ini,” ujar Kapolri Jenderal Tito Karnavian di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (12/2/2018).

Hasil sementara yang diperoleh polisi, Suliyono berasal dari Banyuwangi, Jawa Timur. Tersangka ternyata pernah tinggal di Poso, Sulawesi Tenggara dan Magelang, Jawa Tengah. Sehingga, menurut Tito, dari data jati diri yang bersangkutan telah berpaham radikal yang pro kekerasan.

Bahkan, lanjut Tito, berdasarkan informasi yang didapatnya, Suliyono pernah membuat paspor untuk berangkat ke Suriah. “Tapi tidak berhasil. Akhirnya dia melakukan amaliyah (beraksi) untuk menyerang dalam tanda petik kafir versi dia,” ungkapnya. Dengan latar belakang tersebut, pihaknya untuk sementara mendapat kesimpulan bahwa Suliyono memang sosok penganut radikalisme.

“Oleh karena itu, kita lihat yang bersangkutan sangat mendekati bahwa yang bersangkutan sosok yang radikal,” ujarnya. Karena itu, lanjut Tito, penyidik terus berupaya mengembangkan untuk mencari informasi terkait jaringan-jaringan tertentu.

“Persoalannya apakah (pelaku) bekerja sendiri, lone wolf, atau bagian dari jaringan. Ini yang sedang dikembangkan," ujar Tito. Polisi sedang menggali informasi lain berkenaan Suliyono dan jaringan paham radikal. “Sedang dikejar terus oleh tim Mabes Polri dan Polda (DIY) bergabung. Saya juga sudah minta teman-teman instansi intelijen lain membantu,” katanya.(fir/ruh)

Sumber: Pojoksatu
Editor: Fopin A Sinaga

Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
Oktober, Pasar Induk Difungsikan

Oktober, Pasar Induk Difungsikan
Selasa, 20 Februari 2018 - 12:45 wib
Bebani Operasional Angkot
Organda Protes Pajak Pertalite
Selasa, 20 Februari 2018 - 12:37 wib

Masyarakat Pertanyakan Proyek PDAM Duri
Selasa, 20 Februari 2018 - 12:27 wib
Alamaaak!
Resleting Celana Terbuka
Selasa, 20 Februari 2018 - 12:18 wib
Komunitas Lingkungan Suarakan Pemilahan Sampah

Komunitas Lingkungan Suarakan Pemilahan Sampah
Selasa, 20 Februari 2018 - 12:16 wib
Pembangunan Puskesmas Terganjal Lahan

Pembangunan Puskesmas Terganjal Lahan
Selasa, 20 Februari 2018 - 12:08 wib

Gakumdu Proses Dugaan Kelalaian KPU
Selasa, 20 Februari 2018 - 12:07 wib

Lelang APK Harus Diawasi
Selasa, 20 Februari 2018 - 12:03 wib

Harga Cabai Capai Rp55 per Kg
Selasa, 20 Februari 2018 - 12:01 wib
Meriahnya Festival Perang Air di Selatpanjang
Hotel Terisi Penuh, Disaksikan 21.000 Wisatawan
Selasa, 20 Februari 2018 - 11:59 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Sinabung Meletus Lagi, Terbesar sejak 2014

Selasa, 20 Februari 2018 - 11:32 WIB

Wacana Polisi Jaga Rumah Ibadah, DPR: Di Daerah Tertentu Saja
Habib Rizieq Pulang ke Indonesia? Polri Tak Mau Berangan-angan
Kamis Ini Novel Dijadwalkan Pulang, KPK Mohon Doa

Senin, 19 Februari 2018 - 17:00 WIB

4 Partai Baru Lolos Peserta Pemilu

Minggu, 18 Februari 2018 - 11:45 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us