Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
KEJAHATAN KEMANUSIAAN YANG TAK PERLU DITOLERANSI
Tersangka Penyelundup Satu Ton Sabu-sabu Harus Dihukum Mati
Senin, 12 Februari 2018 - 00:33 WIB > Dibaca 479 kali Print | Komentar
Tersangka Penyelundup Satu Ton Sabu-sabu Harus Dihukum Mati
Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo.
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Para penyelundup sabu-sabu yang berhasil ditangkap aparat keamanan di Kepulauan Riau harus diberikan hukuman maksimal, yaitu hukuman mati.

Hal itu disampaikan Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo. Bang menyebutkannya karena merasa aksi penyelundupan itu merupakan kejahatan kemanusiaan yang tidak perlu ditoleransi.

Penangkapakan kapal Sunsrise Glory yang membawa satu ton lebih sabu-sabu di perairan Batam, Kepulauan Riau, membuktikan Indonesia sebagai market besar peredaran narkoba. "Sebagai pimpinan DPR RI saya berpendapat, tidak ada kata lain kecuali sebuah tindakan tegas yg harus dilakukan oleh negara yakni, tenggelamkan kapal tersebut dan hukum mati pelakunya,” kata Bambang, Minggu (11/2/2018).

Bamsoet yang hari ini melakukan kunjungan Batam bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kepala BNN Komjen Budi Waseso dan Kabareskrim Polri Komjen Ari Dono Sukmanto, pimpinan DPR mengapresiasi adanya kerja sama di lapangan dalam memburu para penyeludup kakap berkewarganegaraan Taiwan tersebut.

Menurutnya, satu ton lebih sabu yang berhasil disita tersebut diperkirakan dapat merusak setidaknya lima juta anak-anak bangsa. Karena itu dia mengingatkan pemerintah, khususnya daerah tak menganggap enteng peredaran narkoba. Pencegahan, khususnya di kalangan generasi muda mutlak dilakukan oleh semua pihak karena ancaman narkoba sudah di depan mata.

“BNN, Polri, TNI tidak akan bisa sendirian. Intinya, ini adalah tanggung jawab bersama. Nyatakanlah mulai hari ini, perang terhadap narkoba!” katanya. 

Kerja sama mutlak dilakukan supaya sumber daya yang ada pada masing-masing institusi akan dapat saling melengkapi. "Pada level pelaksana di lapangan, jangan lagi ada permainan-permainan yang melemahkan kepercayaan masyarakat pada penegakan hukum,” jelasnya.(boy)

Sumber: JPNN
Editor: Fopin A Sinaga

Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
AKAN DILAPORKAN KE KPK
Komentari "Nyanyian" Nazar soal Korupsi, Fahri: Bohong, Tak Ada Buktinya!
Selasa, 20 Februari 2018 - 18:40 wib
JIKA GUNAKAN CARA PAKSA
Keras! FPI Minta Polisi Tidak Ganggu Kepulangan Habib Rizieq
Selasa, 20 Februari 2018 - 18:30 wib
KASUS MATCH FIXING
Kirim Perwakilan ke Singapura, BAM Pantau Sidang Dua Atletnya
Selasa, 20 Februari 2018 - 18:20 wib
MINTA APARAT MENGUSUT TUNTAS
MUI Curiga Ada Rekayasa Jahat Terkait Maraknya Kekerasan terhadap Ulama
Selasa, 20 Februari 2018 - 18:10 wib
TERKAIT KASUS NARKOBA
Belum Jenguk Dhawiya, Elvy Sukaesih Ternyata Sedang di Luar Kota
Selasa, 20 Februari 2018 - 18:00 wib
TERKAIT VONIS HAKIM
Terungkap! Ajukan PK Kasus Dugaan Penistaan Agama, Ini Alasan Ahok
Selasa, 20 Februari 2018 - 17:50 wib
HASIL PENELITIAN INDEF
Dibandingkan Jokowi-JK, SBY-Boediono Lebih Bagus soal Lapangan Kerja
Selasa, 20 Februari 2018 - 17:40 wib
LAPORAN PBHI
Lagi, Ketua MK Dilaporkan ke Dewan Etik, Ini Penyebabnya
Selasa, 20 Februari 2018 - 17:30 wib
MASIH DIANALISIS
Terkait Surat Asimilasi Nazaruddin, KPK Segera Sampaikan Sikap Resmi
Selasa, 20 Februari 2018 - 17:20 wib
VIRAL DI MEDIA SOSIAL
Medali Piala Presiden Bambang Pamungkas Raib, Siapa Pelakunya?
Selasa, 20 Februari 2018 - 17:10 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Keras! FPI Minta Polisi Tidak Ganggu Kepulangan Habib Rizieq
MUI Curiga Ada Rekayasa Jahat Terkait Maraknya Kekerasan terhadap Ulama
Bawa Tas Hitam, Novanto Tiba-tiba Sambangi KPK, Ada Apa?

Selasa, 20 Februari 2018 - 17:55 WIB

Terungkap! Ajukan PK Kasus Dugaan Penistaan Agama, Ini Alasan Ahok
Lagi, Ketua MK Dilaporkan ke Dewan Etik, Ini Penyebabnya

Selasa, 20 Februari 2018 - 17:30 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us