Wonderful Indonesia
Penyair Riau Baca Puisi Sempena HPN di Sumbar
Minggu, 11 Februari 2018 - 12:54 WIB > Dibaca 317 kali Print | Komentar
Penyair Riau Baca Puisi Sempena HPN di Sumbar
PUISI WARTAWAN: Penyair Riau A Aris Abeba dan Dheni Kurnia (5 dan 6 dari kiri baju hitam) saat menghadiri peluncuran buku dan baca puisi wartawan penyair sempena Hari Pers Nasional (HPN), Kamis (822018) di Taman Budaya Padang, Sumatera Barat.
(RIAUPOS.CO) - Perayaan Hari Pers Nasional (HPN) 2018 yang dilaksanakan di Padang, Sumatera Barat diwarnai dengan peluncuran antologi buku puisi. Judul bukunya adalah Pesona Ranah Bundo. Semua puisi dalam buku ini ditulis oleh penyair yang wartawan atau wartawan yang penyair. Ada 55 wartawan penyair yang puisinya lolos kurasi dan termaktub dalam buku ini. Dari 55 penyair tersebut, ada tiga penyair Riau, yakni Dheni Kurnia, Fakhrunnas MA Jabbar dan Kunni Masrohanti.

Buku ini diluncurkan, Kamis (8/2) malam di Taman Budaya Padang. Dheni Kurnia dan Kunni Masrohanti berkesempatan hadir. Mereka membaca puisi bersama penyair yang wartawan lain dan juga  penyair  yang bukan wartawan. A Aris Abeba, penyair senior Riau, juga turut hadir membacakan puisi sehingga panggung yang dibuat di pendopo persis di depan gedung, semakin semarak dan meriah. Ada juga penyair yang wartawan dari daerah lain seperti  Ramon Damora dari Kepri, Isbedy Setyawan dari Lampung, Bambang Widiatmoko, Endang Werdiningsih, Dhimas Setiyono Sujiwo Tejo (Jakarta). Firdaus Badri (Banten), Soeyono (Yogyakarta), Ibnu Hajar (Sumenep Madura) dan Ayub Badri (Medan).

Kepala Dinas Kebudayaan Sumatera Barat, Taufik Effendi, hadir malam itu bersama sekretaris, kabid dan staf-stafnya. “Saya merasa bangga karena wartawan menulis puisi tentang Padang dan Sumbar. Tentu akan berbeda karena penulisan bukan hanya berangkat sebagai penyair saja, tapi juga sebagai wartawan. Hasilnya lebih greget. Kami sangat berterimakasih,’’ ungkap Taufik Effendi yang puisinya juga termaktub dalam buku tersebut.

Penyair-penyair Sumbar juga hadir malam itu. Antara lain, Yusrizal KW, Pinto Jarir, Rhyan D’Kincai, Denno Neilizon, Asril Koto, Eddie Soemanto, Yurnaldi, Mahatma Muhammad, Hermawan, Yeyen Kiran dan Syarifuddin Arifin selaku kurator. Secara bergantian, bahkan hingga tengah malam, mereka membacakan puisi dengan penuh semangat.

Disebutkan Syarifuddin yang akrab dipanggil Da Ip ini, ada 78 wartawan penyair dengan dengan 234 puisi yang diterimanya. Setelah kurasi, hanya 55 orang yang dinyatakan lolos dengan 151 puisi. Diakuinya, setelah masa penerimaan karya ditutup, masih banyak wartawan penyair yang bertanya-tanya dan meminta akan puisinya bisa diikutkan kurasi. Tapi semua terpaksa ditolak. “Terpaksa kita tolak yang tidak disiplin atau mengirim karya puisi setelah tanggal penutupan yang sudah kita umumkan. Kami takut buku tak siap cetak karena buku ini harus dilluncurkan,’’ ungkap Da Ip.

Disebutkan Da Ip lebih lanjut, peluncuran buku puisi khusus wartawan sempena HPN ini merupakan yang pertama di Indonesia. “Saya ucapkan terimakasih kepada kawan-kawan yang telah mengirimkan puisi dan hadir bersama-sama membacakan puisi. Ini kali pertama wartawan bersama-sama mengumpulkan puisi dalam antologi puisi khusus wartawan penyair. Semoga di tahun-tahun berikutnya juga seperti ini. Khusus untuk Riau, hanya tiga wartawan penyair yang mengirimkan karya,’’ jelas Da Ip lagi.(fed)









Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
JIKA GUNAKAN CARA PAKSA
Keras! FPI Minta Polisi Tidak Ganggu Kepulangan Habib Rizieq
Selasa, 20 Februari 2018 - 18:30 wib
KASUS MATCH FIXING
Kirim Perwakilan ke Singapura, BAM Pantau Sidang Dua Atletnya
Selasa, 20 Februari 2018 - 18:20 wib
MINTA APARAT MENGUSUT TUNTAS
MUI Curiga Ada Rekayasa Jahat Terkait Maraknya Kekerasan terhadap Ulama
Selasa, 20 Februari 2018 - 18:10 wib
TERKAIT KASUS NARKOBA
Belum Jenguk Dhawiya, Elvy Sukaesih Ternyata Sedang di Luar Kota
Selasa, 20 Februari 2018 - 18:00 wib
TERKAIT KASUS E-KTP
Bawa Tas Hitam, Novanto Tiba-tiba Sambangi KPK, Ada Apa?
Selasa, 20 Februari 2018 - 17:55 wib
HASIL PENELITIAN INDEF
Dibandingkan Jokowi-JK, SBY-Boediono Lebih Bagus soal Lapangan Kerja
Selasa, 20 Februari 2018 - 17:40 wib
LAPORAN PBHI
Lagi, Ketua MK Dilaporkan ke Dewan Etik, Ini Penyebabnya
Selasa, 20 Februari 2018 - 17:30 wib
MASIH DIANALISIS
Terkait Surat Asimilasi Nazaruddin, KPK Segera Sampaikan Sikap Resmi
Selasa, 20 Februari 2018 - 17:20 wib
VIRAL DI MEDIA SOSIAL
Medali Piala Presiden Bambang Pamungkas Raib, Siapa Pelakunya?
Selasa, 20 Februari 2018 - 17:10 wib
TERKAIT KASUS E-KTP
Perantara Dugaan Suap Novanto Kembali Diperiksa KPK
Selasa, 20 Februari 2018 - 17:00 wib
Cari Berita
Kebudayaan Terbaru
Lelaki Tua dan Boneka

Minggu, 18 Februari 2018 - 11:15 WIB

Metonimia

Minggu, 18 Februari 2018 - 11:08 WIB

Sekitar Botol Kosong  di Begawai Sastra

Minggu, 18 Februari 2018 - 10:39 WIB

Tafsir Bebas dari Mitos ke Teater

Minggu, 18 Februari 2018 - 10:34 WIB

Bokal, Menepis Kekosongan

Minggu, 18 Februari 2018 - 10:20 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us