Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
KPK SITA SEJUMLAH BARANG BUKTI
Zumi Zola Dipaksa Dewan Terima Gratifikasi?
Sabtu, 10 Februari 2018 - 16:05 WIB > Dibaca 422 kali Print | Komentar
Zumi Zola Dipaksa Dewan Terima Gratifikasi?
Gubernur Jambi Zumi Zola. (JPNN)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Untuk menghadapi proses hukum yang bergulir di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Gubernur Jambi Zumi Zola Zulkifli sudah menyiapkan jawaban.

Dia pun menjelaskan status barang-barang hasil penggeledahan yang disita penyidik KPK dari rumah dinas dan rumah pribadi Zola di Jambi. Menurut kuasa hukum Zola, M. Farizi, penyitaan sejumlah barang bukti di kediaman kliennya itu merupakan bagian dari penyidikan tersangka Arfan, Plt Kadis PUPR Jambi.

Dia menyebut, hal itu diketahui dari surat perintah penyidikan (sprindik) nomor SPRIN.DIK/14/DIK.00/01/2018.

"Saat itu Zumi Zola sedang berada di Jakarta," katanya, Jumat (9/2/2018).

Sementara itu, soal dugaan gratifikasi yang disangkakan KPK, dia pun menerangkan bahwa uang yang didistribusikan kepada anggota DPRD Jambi tersebut berawal dari upaya pemaksaan "uang ketok" oleh oknum legislator.

Adapun pemaksaan itu dibarengi ancaman tidak hadir dalam rapat paripurna pengesahan APBD Jambi 2018.

"Terkait permintaan itu, Zumi Zola bersama pejabat-pejabat pemerintah daerah sepakat untuk menolak," tuturnya.

Di sisi lain, menurut Juru Bicara KPK Febri Diansyah, pemanggilan Zola sebagai tersangka segera dilakukan. Namun, dia tidak bisa memberikan kepastian kapan pemanggilan itu dilakukan.

Itu karena pemanggilan tersangka merupakan kebutuhan penyidikan.

"Nanti akan kami sampaikan lebih lanjut," tuntasnya. (tyo/c11)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
TAK PERLU DIHUKUM PENJARA
Dhawiya Memang Pengguna Narkoba, Kuasa Hukum Sarankan Rehabilitasi
Rabu, 21 Februari 2018 - 15:45 wib
DATANG KE BANDARA SOETTA
Pendukung Tak Kecewa meski Habib Rizieq Batal Pulang ke Indonesia
Rabu, 21 Februari 2018 - 15:35 wib
BATAL PULANG KE INDONESIA
Polisi Imbau Pendukung Habib Rizieq Tinggalkan Bandara Soetta
Rabu, 21 Februari 2018 - 15:25 wib
TERJADI DI BEBERAPA DAERAH
Tak Ingin Ada Hoax, MUI Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Penganiayaan Ulama
Rabu, 21 Februari 2018 - 15:15 wib

Bulog Tetap Ngotot Lakukan Impor Beras
Rabu, 21 Februari 2018 - 13:02 wib
8 Hari Kejar Kapal Pembawa Narkoba
Sabu 1,6 Ton Dikemas dalam 81 Karung
Rabu, 21 Februari 2018 - 12:32 wib
Terbesar Rp1 Miliar, Terkecil Rp1 Juta

Terbesar Rp1 Miliar, Terkecil Rp1 Juta
Rabu, 21 Februari 2018 - 11:59 wib
Letusan Sinabung Tak Berdampak ke Riau

Letusan Sinabung Tak Berdampak ke Riau
Rabu, 21 Februari 2018 - 11:57 wib

Muhammad Ridho Masuk TC Timnas
Rabu, 21 Februari 2018 - 11:57 wib

Rp57,15 M Dana PSR Masuk ke Rekening Petani
Rabu, 21 Februari 2018 - 11:50 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Tak Ingin Ada Hoax, MUI Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Penganiayaan Ulama
Geram! Buwas Ingin Para Bandar Narkoba Jadi Makanan Hiu

Selasa, 20 Februari 2018 - 21:00 WIB

Sejak 2007, Fahri Hamzah Ternyata Sudah Dibidik dalam Perkara Korupsi
Wow! 400 Advokat Dukung Pengacara Novanto Hadapi SBY

Selasa, 20 Februari 2018 - 20:10 WIB

Gagalkan Penyelundupan Sabu Senilai 2 Triliun, Buwas: Kualitas Nomor Satu
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us