Wonderful Indonesia
Jangan Biarkan Sakit Telinga Otitis Media, Bisa Fatal
Jumat, 09 Februari 2018 - 09:54 WIB > Dibaca 468 kali Print | Komentar
Jangan Biarkan Sakit Telinga Otitis Media, Bisa Fatal
dr Ariel Anugrahani SpTHT-KL. (RIAUPOS)
RIAUPOS.CO - Ketika merasa ada sakit di telinga, tidak jarang orang abai atau malah menganggap rasa sakit itu biasa dan tidak perlu disembuhkan. Padahal, sakit telinga bisa saja berakibat fatal jika tidak ditangani segera.

Otitis Media adalah peradangan pada sebagian atau seluruh mukosa telinga tengah, tuba Eustachius, antrum mastoid, dan sel-sel mastoid. Otitis media berdasarkan gejalanya dibagi atas otitis media supuratif dan otitis media non supuratif, di mana masing-masing memiliki bentuk yang akut dan kronis. Selain itu, juga terdapat jenis otitis media spesifik, seperti otitis media tuberkulosa, otitis media sifilitika. Otitis media yang lain adalah otitis media adhesiva.

Otitis media akut (OMA) adalah peradangan telinga tengah dengan gejala dan tanda-tanda yang bersifat cepat dan singkat. Gejala dan tanda klinik lokal atau sistemik dapat terjadi secara lengkap atau sebagian, baik berupa otalgia, demam, gelisah, mual, muntah, diare, serta otore, apabila telah terjadi perforasi membran timpani.

Pada pemeriksaan otoskopik juga dijumpai efusi telinga tengah (Buchman, 2003). Terjadinya efusi telinga tengah atau inflamasi telinga tengah ditandai dengan membengkak pada membran timpani atau bulging, mobilitas yang terhad pada membran timpani, terdapat cairan di belakang membran timpani, dan otore (cairan telinga).

Dokter spesialis telinga, hidung dan tenggorokan Rumah Sakit Awal Bros Panam, dr Ariel Anugrahani SpTHT-KL menyebutkan, otitis media umumnya diakibatkan oleh Bakteri piogenik merupakan penyebab OMA yang tersering. Menurut penelitian, 65-75 persen kasus OMA dapat ditentukan jenis bakteri piogeniknya melalui isolasi bakteri terhadap kultur cairan atau efusi telinga tengah. Kasus lain tergolong sebagai non- patogenik karena tidak ditemukan mikroorganisme penyebabnya.

Tiga jenis bakteri penyebab otitis media tersering adalah Streptococcus pneumoniae (40%), diikuti oleh Haemophilus influenzae (25-30 persen) dan Moraxella catarhalis (10-15 persen). Kira-kira 5 persen kasus dijumpai patogen-patogen yang lain seperti Streptococcus pyogenes (group A beta-hemolytic), Staphylococcus aureus, dan organisme gram negatif. Staphylococcus aureus dan organisme gram negatif banyak ditemukan pada anak dan neonatus yang menjalani rawat inap di rumah sakit. Haemophilus influenzae sering dijumpai pada anak balita. Jenis mikroorganisme yang dijumpai pada orang dewasa juga sama dengan yang dijumpai pada anak-anak.

Otitis media lebih banyak dialami oleh anak-anak, tetapi orang dewasa pun tidak tertutup kemungkinan bisa juga mengalaminya. “Mengapa lebih banyak menyerang anak-anak, itu karena rongga telinganya lebih pendek dan sempit dan posisinya mendatar. Sehingga misalnya saat posisi minum susu tidur, atau batuk pilek, anak-anak rentan dengan penyebaran virus atau bakteri penyebab otitis media,” katanya di Poli THT Rumah Sakit Awal Bros Panam, Kamis (8/2).


Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
TIDAK DI SEMUA TEMPAT
Wacana Polisi Jaga Rumah Ibadah, DPR: Di Daerah Tertentu Saja
Selasa, 19 Februari 2018 - 21:00 wib
TERLIBAT PROYEK BERBAU KORUPSI
Wow! Segera Laporkan Fahri Hamzah ke KPK, Ini Komentar Nazaruddin
Selasa, 19 Februari 2018 - 20:50 wib
TERKAIT RAPAT DI BANGGAR DPR
Soal Anggaran Dana e-KTP, Mekeng Tuding Nazaruddin Berkhayal
Selasa, 19 Februari 2018 - 20:45 wib
TIDAK ADA RILIS RESMI
Putusan MK soal Hak Angket Dinilai Kacau Balau, KPK: Bohong Itu...
Selasa, 19 Februari 2018 - 20:40 wib
BARANG RAMPASAN KASUS KORUPSI
Mobil Mewah Nazarudin, Luthfi Hasan Ishaaq dan Sanusi Segera Dilelang KPK
Selasa, 19 Februari 2018 - 20:35 wib
PILPRES 2019
Prabowo Diisukan Jadi Cawapres Jokowi, Begini Reaksi Gerindra
Selasa, 19 Februari 2018 - 20:20 wib
SUDAH DITERIMA MK
GNPF Ulama Hormati Pengajuan PK Ahok
Selasa, 19 Februari 2018 - 20:10 wib
KASUS NARKOBA
Sedang Hamil saat Ditangkap, Menantu Elvi Sukaesih Dapat Perlakuan Khusus
Selasa, 19 Februari 2018 - 20:00 wib
SEGERA PULANG KE INDONESIA
KPK: Jangan Sampai Novel Dua Kali Jadi Korban
Selasa, 19 Februari 2018 - 19:45 wib
TERKAIT PENYERAHAN ASET KE NEGARA
Eksekusi Lahan DL Sitorus, KPK Pastikan Bantu KLHK
Selasa, 19 Februari 2018 - 19:00 wib
Cari Berita
Kesehatan Terbaru
Olahraga Dapat Membantu Mental Anak Atasi Trauma

Minggu, 18 Februari 2018 - 12:26 WIB

Penggunaan Obat yang Aman pada Lanjut Usia

Minggu, 18 Februari 2018 - 11:30 WIB

DPR Sindir BPOM soal Temuan Albothyl Berbahaya

Jumat, 16 Februari 2018 - 20:30 WIB

Izin Edar Empat Jenis Obat Ini Dibekukan, Termasuk Albothyl
Dokter Gigi Sepakat Larang Penggunaan Albothyl, Ini Bahayanya
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini