Wonderful Indonesia
Capaian Pembangunan Riau On the Track
Kamis, 08 Februari 2018 - 11:08 WIB > Dibaca 588 kali Print | Komentar
Capaian Pembangunan Riau On the Track
H Arsyadjuliandi Rachman , Gubernur Riau.
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Meski perlambatan ekonomi terjadi di Indonesia akibat penurunan harga minyak mentah pada 2015, Riau bisa survive (bertahan). Bahkan ekonomi tumbuh signifikan. Capaian pembangunan Riau bisa  tetap on the track (sesuai jalur). Sebab, Gubernur Riau (Gubri) H Arsyadjuliandi Rachman mengambil langkah strategis dengan menggeser fokus pendanaan daerah pada sektor industri pengolahan dan pariwisata.

Selama masa pemerintahannya, Andi Rachman (sapaan akrab Gubri) memiliki kewajiban merealisasikan Rencana Pembangunan Jangka Mencegah Daerah (RPJMD).

Tahun 2015, daerah penghasil migas dan kelapa sawit di seluruh Indonesia akibat ekonomi global mengalami kontraksi yang cukup hebat termasuk Riau yang berada di angka 0,22.

Meski begitu, Gubri cepat melakukan antisipasi. Dia kemudian mengambil kebijakan lebih fokus pada alokasi pendanaan yang tidak lagi pada sektor yang tidak memiliki pengaruh.

‘’Kami fokus pada belanja modal, karena ini pemacu pertumbuhan ekonomi. Kami sadar migas  tidak lagi bisa menjadi tumpuan harapan Riau ke depan,’’ kata Andi Rachman, Rabu (7/2).

Sejak 2015, Riau beralih fokus pada sektor industri pengolahan dan pariwisata. Industri pengolahan dipusatkan pada produk holtikultura. Sementara, pariwisata pada dukungan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

‘’Kami langsung mencurahkan perhatian ke sana. Karena ujung tombak pembangunan ekonomi itu ada di rakyat. Kebijakan ini memberikan hasil cukup menggembirakan,’’ urainya usai memimpin Forum Konsultasi Publik Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2019 di Pekanbaru, Rabu (7/2).

Tahun 2016, karena kebijakan yang tepat, ekonomi Riau tumbuh ke angka 2,23 dan pada 2017 lonjakan tajam terjadi ke angka 2,71.

“Artinya pengalokasian dana tepat. Sudah fokus melaksanakan pemba­ngunan tepat sasaran dan lebih efisien,’’ paparnya.

Untuk pencapaian tujuan pemba­ngunan, perbaikan dan penyempurnaan terhadap sasaran dan indikator sasaran pembangunan dilakukan. Dari semula 28 sasaran menjadi 13 sasaran dan 33 indikator sasaran menjadi 24 indikator sasaran.


Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
TIDAK DI SEMUA TEMPAT
Wacana Polisi Jaga Rumah Ibadah, DPR: Di Daerah Tertentu Saja
Selasa, 19 Februari 2018 - 21:00 wib
TERLIBAT PROYEK BERBAU KORUPSI
Wow! Segera Laporkan Fahri Hamzah ke KPK, Ini Komentar Nazaruddin
Selasa, 19 Februari 2018 - 20:50 wib
TERKAIT RAPAT DI BANGGAR DPR
Soal Anggaran Dana e-KTP, Mekeng Tuding Nazaruddin Berkhayal
Selasa, 19 Februari 2018 - 20:45 wib
TIDAK ADA RILIS RESMI
Putusan MK soal Hak Angket Dinilai Kacau Balau, KPK: Bohong Itu...
Selasa, 19 Februari 2018 - 20:40 wib
BARANG RAMPASAN KASUS KORUPSI
Mobil Mewah Nazarudin, Luthfi Hasan Ishaaq dan Sanusi Segera Dilelang KPK
Selasa, 19 Februari 2018 - 20:35 wib
PILPRES 2019
Prabowo Diisukan Jadi Cawapres Jokowi, Begini Reaksi Gerindra
Selasa, 19 Februari 2018 - 20:20 wib
SUDAH DITERIMA MK
GNPF Ulama Hormati Pengajuan PK Ahok
Selasa, 19 Februari 2018 - 20:10 wib
KASUS NARKOBA
Sedang Hamil saat Ditangkap, Menantu Elvi Sukaesih Dapat Perlakuan Khusus
Selasa, 19 Februari 2018 - 20:00 wib
SEGERA PULANG KE INDONESIA
KPK: Jangan Sampai Novel Dua Kali Jadi Korban
Selasa, 19 Februari 2018 - 19:45 wib
TERKAIT PENYERAHAN ASET KE NEGARA
Eksekusi Lahan DL Sitorus, KPK Pastikan Bantu KLHK
Selasa, 19 Februari 2018 - 19:00 wib
Cari Berita
Advertorial Terbaru
Manggala Agni Terluka, Ini Pesan Khusus Menteri LHK

Senin, 19 Februari 2018 - 10:55 WIB

 Lingga Membalikkan Mitos Lama menjadi Lumbung  Padi dan Jagung di Perbatasan.
Lingga Membalikkan Mitos Lama menjadi Lumbung  Padi dan Jagung di Perbatasan
Jajak Pendapat soal Wapres, Anies Baswedan di Bawah Ahok
Mentan : Sekarang ini Pertanian Zaman Now

Kamis, 15 Februari 2018 - 13:06 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini