Wonderful Indonesia
Komit Buka Akses Masyarakat dari Keterisoliran
Kamis, 08 Februari 2018 - 11:04 WIB > Dibaca 285 kali Print | Komentar
Komit Buka Akses Masyarakat dari Keterisoliran
DARI UDARA: Jembatan di Kecamatan Rokan Empat Koto, Rokan Hulu yang sudah diresmikan Gubri H Arsyadjuliandi Rachman dilihat dari udara, beberapa waktu lalu.(HUMAS PEMPROV RIAU FOR RIAU POS)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Kunci tumbuh kembangnya ekonomi suatu daerah adalah ketersediaan infrastruktur. Terutama jembatan dan jalan yang layak untuk menghubungkan satu daerah dengan daerah lainnya. Gubernur Riau (Gubri) H Arsyadjuliandi Rachman menjadikan penyediaan keperluan ini sebagai prioritas. Kini, pembangunan infrastruktur itu membuahkan hasil dan bisa dinikmati masyarakat.

Di masa kepemimpinan Andi Rachman (sapaan akrab Gubri) peningkatan pembangunan jalan dan jembatan sudah dilakukan dengan  anggaran Rp609.105.894.400. Pembangunan jembatan yang dibangun dari tahun 2014 dan telah fungsional sampai akhir 2017 sebanyak 32 unit jembatan. Sementara, yang belum difungsikan dan telah dianggarkan di 2018 berjumlah 7 unit. ‘’Realisasi pembangunan jembatan tersebut merupakan bentuk komitmen penting Pemprov Riau dalam menyambung konektivitas antara daerah. Peran jembatan ini sangat vital dalam mempercepat mobilisasi barang dan jasa,’’ kata Gubri, Rabu (7/2).

Dengan tersedianya infrastruktur seperti jembatan, efek berganda (multiplier effect) yang baik akan muncul untuk pertumbuhan ekonomi di suatu daerah. Jembatan yang dibangun Pemprov Riau memiliki bermacam tipe. Mulai dari kelas A, kelas B dan jembatan gantung. Dari data yang dirangkum dapat terlihat upaya Pemprov Riau melakukan pemerataan pembangunan infrastruktur sesuai dengan keperluan dan kondisi daerah.

‘’Dari data bisa kita lihat kalau Pemprov Riau sudah bangun jembatan yang lebih panjang dari Jembatan Suramadu. Kalau Suramadu panjangnya 5.438 meter. Kami sudah bangun jembatan 6.245 meter. Lebih panjang kan,’’ sebut Andi berkelakar sambil menganalogikan.

Di samping jembatan, tahun 2017 sesuai data Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) telah dilakukan pembangunan dan peningkatan jalan milik provinsi sepanjang 148,8 km. Pada tahun 2017 jumlah kondisi jalan dalam kondisi baik meningkat dari 2016 lalu sepanjang 1.406,63 km, kemudian kondisi sedang 576,51 km  rusak ringan 401,50 km. Bila dibandingkan tahun 2016 kondisi baik hanya 1.330,97 km dan sedang 582,14 km, rusak ringan 410,98 km.

Untuk peningkatan dan pembangunan jalan yang dilakukan sejak 2014 lalu hingga 2017, sudah terbangun sepanjang 665,73 km jalan milik Provinsi Riau. Tahun 2014 dibangun sepanjang 229,02 km, 2015 sepanjang 229,99 km, 2016 sepanjang 163,99 km, selanjutnya 2017 sepanjang 148,80 km. Untuk anggaran yang digelontorkan sendiri mulai 2014 dengan anggaran Rp652, 6 miliar, 2015 anggaran Rp1,26 triliun, 2016 anggaran Rp844, 7 miliar dan 2017 anggaran Rp838, 8 miliar. Sementara itu dari Dana  Alokasi Khusus (DAK) sejak 2014 sampai 2017 dialokasikan dana sebesar Rp343,3 miliar untuk pembangunan jalan dengan panjang  69, 15 km. ‘’Tahun 2018 kami masih berkomitmen dalam pembangunan infrastruktur jalan. Memang tidak bisa kita lakukan sekaligus karena pembangunan jalan ini perlu anggaran besar,’’ kata Gubri.

Untuk mendorong pertumbuhan daerah pariwisata, Pemprov Riau sudah membangun jalan Simpang Bunut-Teluk Meranti sepanjang 84,59 km, dengan konstruksi aspal 49,60 km dan kondisi sedang 18,00 km. Sementara jalan Simpang Batu Bersurat ke Muara Takus dibangun sepanjang 16,51 km dengan konstruksi aspal 13,8 km.  Sesuai janjinya membuka isolasi daerah pesisir, Andi Rachman sudah memerintahkan jajarannya mengerjakan jalan Dumai-Lubuk Gaung-Sinaboi dengan panjang 88,31 km. Sementara untuk ruas jalan Bagan Siapiapi-Teluk Piyai-Panipahan-perbatasan Sumatera Utara dibangun jalan sepanjang 103, 43 km. Ditegaskannya, selain pembangunan jalan yang akan terus dilakukan secara kontinyu juga pemeliharaan agar tidak mudah rusak juga harus menjadi perhatian ke depan.

‘’Karena banyak dan panjang jalan yang dibangun, namun hanya bertahan sebentar karena kendaraan bertonase berat selalu melewati jalan tersebut. Maka dari itu, kami sudah melakukan komunikasi dengan Kementerian Perhubungan dan kami berharap ada solusi masalah ini. Nanti akan dibicarakan bagaimana teknis pelaksanaan di lapangan. Yang jelas harus berkontribusi kepada daerah. Sehingga kendaraan angkutan berat non-BM juga harus ditindak,’’ ujarnya.

Buah komitmen dalam pembangunan infrastruktur baik jalan maupun jembatan diakui masyarakat di beberapa daerah. ‘’Alhamdulillah, terima kasih Pak Gubernur sudah membuka daerah kami yang terisolir ini. Sudah lama kami impikan ada jembatan dan ini baru terwujud,’’ kata Yahya, tokoh masyarakat Pangean saat peresmian jembatan yang menghubungkan Pangean daratan dengan seberang pada 2017 lalu.

Masyarakat sangat bangga dengan pembangunan sejumlah infrastruktur yang dibangun di masa kepemimpinan Andi Rachman karena dari beberapa pembangunan jembatan membuka akses baru dari keterisoliran. Ini sesuai dengan tujuan  Gubri untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat dan ekonomi serta pendidikan.(ali/adv)



Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
KHAWATIR ADA KERICUHAN DI BANDARA
Warganet Geram Dengar Kicauan Ruhut soal Batalnya Kepulangan Habib Rizieq
Rabu, 21 Februari 2018 - 16:10 wib
SIDANG PERCERAIAN
Kubu Ahok Bawa CD untuk Buktikan Perselingkuhan Veronica
Rabu, 21 Februari 2018 - 16:05 wib
DALAM ACARA MAKAN MALAM BERSAMA
Megawati dan Jokowi Bertemu di Batu Tulis, Bahas Apa?
Rabu, 21 Februari 2018 - 15:55 wib
TAK PERLU DIHUKUM PENJARA
Dhawiya Memang Pengguna Narkoba, Kuasa Hukum Sarankan Rehabilitasi
Rabu, 21 Februari 2018 - 15:45 wib
DATANG KE BANDARA SOETTA
Pendukung Tak Kecewa meski Habib Rizieq Batal Pulang ke Indonesia
Rabu, 21 Februari 2018 - 15:35 wib
TERJADI DI BEBERAPA DAERAH
Tak Ingin Ada Hoax, MUI Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Penganiayaan Ulama
Rabu, 21 Februari 2018 - 15:15 wib

Bulog Tetap Ngotot Lakukan Impor Beras
Rabu, 21 Februari 2018 - 13:02 wib

Proyek Jalan Layang-Jembatan Dihentikan Sementara
Rabu, 21 Februari 2018 - 12:40 wib
8 Hari Kejar Kapal Pembawa Narkoba
Sabu 1,6 Ton Dikemas dalam 81 Karung
Rabu, 21 Februari 2018 - 12:32 wib
Terbesar Rp1 Miliar, Terkecil Rp1 Juta

Terbesar Rp1 Miliar, Terkecil Rp1 Juta
Rabu, 21 Februari 2018 - 11:59 wib
Cari Berita
Advertorial Terbaru
Pembibitan Kakao Jelang Peremajaan Sawit di Tapung

Rabu, 21 Februari 2018 - 10:56 WIB

Mentan Minta Anggaran Pertanian fokus ke Sektor Produksi
Manggala Agni Terluka, Ini Pesan Khusus Menteri LHK

Senin, 19 Februari 2018 - 10:55 WIB

 Lingga Membalikkan Mitos Lama menjadi Lumbung  Padi dan Jagung di Perbatasan.
Lingga Membalikkan Mitos Lama menjadi Lumbung  Padi dan Jagung di Perbatasan
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us