Wonderful Indonesia
IMF Ingatkan Risiko Kegagalan Pajak
Kamis, 08 Februari 2018 - 09:46 WIB > Dibaca 991 kali Print | Komentar
IMF Ingatkan Risiko Kegagalan Pajak
Luis E Breuer.
JAKARTA (RIAUPOS.CO)-IMF memproyeksikan ekonomi Indonesia tahun ini tumbuh 5,3 persen. Prediksi itu lebih pesimis jika dibandingkan dengan target pemerintah, yakni 5,4 persen. Lembaga keuangan yang berkantor pusat di Washington tersebut mengungkapkan bahwa risiko domestik masih akan membayangi Indonesia.

”Antara lain, kekurangan penerimaan pajak dan pembiayaan fiskal yang lebih besar karena suku bunga yang tinggi,” kata Luis E Breuer, Ketua Misi IMF untuk Indonesia, dalam artikel IV atau tinjauan kebijakan yang menilai negara-negara anggota.

IMF menyambut baik kemajuan Indonesia untuk meningkatkan investasi infrastruktur. Namun, upaya tersebut harus disesuaikan dengan pembiayaan yang tersedia serta kemampuan ekonomi untuk menyerap investasi baru.

Sementara itu, risiko eksternal yang perlu diwaspadai adalah lonjakan volatilitas keuangan global, ketidakpastian seputar kebijakan ekonomi AS, serta penurunan pertumbuhan di Cina dan ketegangan geopolitik. Menkeu Sri Mulyani Indrawati menuturkan, pemerintah berupaya menjaga defisit anggaran.

Tujuannya, APBN memiliki bantalan fiskal yang lebih luas sehingga ekonomi Indonesia akan lebih tahan terhadap guncangan ketidakpastian global? ”Saya rasa kita dengan defisit financing yang lebih rendah itu tujuannya menciptakan fiscal buffer karena kondisi ekonomi tidak selalu easy,” ujarnya.

Ekonom UGM Tony Prasentiantono menuturkan, proyeksi yang disampaikan IMF lebih mendekati realistis daripada target yang ditetapkan pemerintah. Sebab, menurut dia, belum cukup banyak faktor yang bisa mendorong perekonomian tumbuh lebih cepat lagi di tahun ini.

Tony menguraikan, sekalipun di tahun ini terdapat event-event besar seperti Asian Games dan pilkada, hal itu tidak akan memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian domestik, khususnya konsumsi.

”Pilkada di hitungan saya hanya menambah konsumsi Rp34 triliun. Asian Games saya duga tidak besar. Dibandingkan PDB kita Rp13.500 triliun, APBN Rp2.200 triliun, dan penerimaan pajak Rp1.400 triliun. Angka puluhan triliun itu kan tidak banyak,” ujarnya kepada JPG, kemarin.

Dia menguraikan, modal Indonesia pada 2018 adalah investasi yang mulai tumbuh pada 2017. Hal itu bisa menjadi energi bagi kenaikan konsumsi agar tumbuh lebih dari 5 persen. Gubernur BI Agus D.W. Martowardojo menerima sejumlah penilaian IMF. ”Mereka (IMF) merekomendasikan peningkatan government revenue melalui reformasi fiskal. Dan, itu harus didukung,” katanya.

IMF juga mengapresiasi langkah pemerintah yang melakukan beberapa revisi UU terkait dengan penerimaan negara. ”Apakah KUP (Undang-Undang Ketentuan Umum dan Tata Cata Perpajakan, red), pajak penghasilan, pertambahan nilai, dan PNBP (penerimaan negara bukan pajak) juga didiskusikan IMF,” lanjut Agus.

Pandangan IMF, kata dia, sejalan dengan hasil penilaian BI yang meyakini bahwa resiliensi perekonomian Indonesia semakin membaik. Hal itu ditandai dengan neraca transaksi berjalan yang sehat, aliran masuk modal asing yang tinggi, serta nilai tukar rupiah yang stabil.

Dengan perkembangan tersebut, posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir 2017 mencapai rekor tertinggi dalam sejarah, yaitu 130,2 miliar dolar Amerika Serikat. Defisit transaksi berjalan diperkirakan tetap terkendali pada kisaran 2–2,5 persen dari produk domestik bruto (PDB), sejalan dengan pertumbuhan ekonomi domestik.

”BI memandang bahwa terdapat peluang untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi domestik yang lebih kuat dan berkelanjutan melalui penguatan implementasi reformasi struktural,” ujar­nya.(ken/rin/c25/sof/das)
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
MESIN MATI SAAT DI UDARA
Pesawat yang Dipiloti Gubernur Aceh Mendarat Darurat
Minggu, 18 Februari 2018 - 07:17 wib
PILPRES 2019
Siap-siap! Sosok Cawapres Jokowi Akan Diumumkan dalam Agenda PDIP Ini
Minggu, 17 Februari 2018 - 21:00 wib

Bhabinkamtibmas Bentuk Komunitas Anti Narkoba
Minggu, 17 Februari 2018 - 20:50 wib
TERKAIT PENGHINAAN TERHADAP DPR
Pengusul Pasal "Kontroversial" di UU MD3 Masih Misteri, Kata PPP...
Minggu, 17 Februari 2018 - 20:30 wib
HASIL VERIFIKASI RESMI DIRILIS
Tegas! PBB Akan Gunakan Cara Ini Lawan KPU demi Lolos Pemilu 2019
Minggu, 17 Februari 2018 - 20:00 wib
SEPAKBOLA INDONESIA
Hajar PSMS Medan, Sriwijaya FC Raih Tempat Ketiga di Piala Presiden
Minggu, 17 Februari 2018 - 19:35 wib
VERIFIKASI PEMILU 2019
Ajukan Gugatan ke Bawaslu, PKPI: Kesimpulan KPU Tidak Tepat
Minggu, 17 Februari 2018 - 19:30 wib
TERKAIT KASUS NARKOBA
Ternyata, Elvi Sukaesih Saksikan Penggerebekan terhadap Anak-anaknya
Minggu, 17 Februari 2018 - 19:00 wib
KASUS NARKOBA
Dhawiya Ditangkap, Rumah Elvi Sukaesih Ternyata Sudah Tiga Kali Digerebek
Minggu, 17 Februari 2018 - 18:45 wib
SUDAH DITETAPKAN TERSANGKA
Kelabui Orang, Inilah Tempat Anak Elvi Sukaesih Simpan Sabu
Minggu, 17 Februari 2018 - 18:30 wib
Cari Berita
Ekonomi-Bisnis Terbaru
XL Perluas Jaringan di Luar Pulau Jawa

Sabtu, 17 Februari 2018 - 12:22 WIB

BI Tahan Bunga Acuan di Level 4,25 Persen

Sabtu, 17 Februari 2018 - 11:26 WIB

Prangko Seri Asian Games 2018 Diluncurkan

Sabtu, 17 Februari 2018 - 11:23 WIB

IPO Solusi Hindari Konflik

Sabtu, 17 Februari 2018 - 11:21 WIB

Komisi VI Sorot Kinerja Direksi Bulog

Sabtu, 17 Februari 2018 - 11:07 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini
Pesawat yang Dipiloti Gubernur Aceh Mendarat Darurat