Wonderful Indonesia
185 JUTA PELANGGAN SUDAH TERDAFTAR
Ingat, 28 Febuari Batas Akhir Registrasi Kartu SIM Prabayar
Rabu, 07 Februari 2018 - 20:40 WIB > Dibaca 505 kali Print | Komentar
Ingat, 28 Febuari Batas Akhir Registrasi Kartu SIM Prabayar
Ilustrasi. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Menjelang batas akhir yang telah ditentukan, yakni akhir Februari 2018, registrasi kartu SIM prabayar yang sejauh ini menembus angka185 juta pelanggan diperkirakan akan terus meningkat.

Sebelumnya, pemerintah mewacanakan program registrasi ulang kartu SIM seluler itu melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo). Pengguna kartu SIM diminta untuk melakukan registrasi menggunakan Nomor Induk Keluarga (NIK) dan Kartu Keluarga (KK).

Menurut Dirjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika (PPI) Kemenkominfo Ahmad M Ramli, hingga 4 Februari 2018, sekitar 185 juta konsumen kartu seluler prabayar sudah mendaftarkan ulang nomornya ke operator masing-masing. Pertambahan rata-rata per hari mencapai 1,5 juta pelanggan.

“Perkembangan tersebut menunjukkan program registrasi ulang kartu seluler prabayar selama ini tanpa kendala,” katanya dalam keterangan pers yang diterima JawaPos.com, Rabu (7/2/2018).

"Kami juga bekerja sama dengan semua operator melakukan sms blast sehingga sosialisasi merata. Dengan begitu, yang belum mendaftarkan ulang akan menerima sms pengingat dari operatornya masing-masing,” imbuhnya.

Dia menyebut, untuk mewujudkan target program itu, pihaknya sering melakukan sosialisasi melalui penyuluhan langsung, penyebaran berita ke media dan kampanye di media sosial.

Adapun Kemenkominfo menegaskan bahwa akan memblokir nomor yang belum melakukan registrasi hingga batas akhir pada 28 Februari 2018. Pemblokiran itu akan dilakukan secara bertahap selama dua bulan, yakni hingga 28 April 2018.

Pada tahap awal, jika hingga 28 Februari 2018 pelanggan belum melakukan registrasi, pemerintah masih memberikan masa tenggang selama 30 hari. Selama masa tenggang itu, apabila pelanggan belum juga melakukan pendaftaran, pertama-tama pemerintah akan memblokir layanan panggilan keluar (outgoing call) dan SMS.

Selanjutnya, jika 15 hari setelahnya pelanggan juga masih belum mendaftar, layanan kedua yang akan diblokir adalah panggilan masuk (incoming call) dan SMS. Nantinya, hanya paket internet yang akan aktif selama 15 hari. (ce1/ryn)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
MUI PERTANYAKAN KE POLISI
Apa Iya Penyerang para Ulama adalah Orang Gila?
Kamis, 22 Februari 2018 - 01:16 wib
POLISI PATROLI DI DUNIA MAYA
Hati-hati Bermedia Sosial, Belasan Tersangka sudah Ditangkap
Kamis, 22 Februari 2018 - 00:25 wib

Gitaris Slank Proses Cerai, Mediasi Gagal
Kamis, 22 Februari 2018 - 00:02 wib
MASIH BERADA DI SAUDI
Terkuak! Ini Alasan Habib Rizieq Batal Pulang Hari Ini
Kamis, 21 Februari 2018 - 20:55 wib
SEDANG DIINCAR POLISI
Maudy Koesnaedi Bantah Dirinya Artis Inisial MK Terkait Kasus Narkoba
Kamis, 21 Februari 2018 - 20:45 wib
GELAR BAKTI SOSIAL DONOR DARAH
HUT Ke-61, Astra Tetap Tumbuh dan Gesit
Kamis, 21 Februari 2018 - 20:36 wib
DUGAAN MERINTANGI PENYIDIKAN
Kata KPK, Dokter yang Tangani Novanto di RS Permata Hijau Segera Disidang
Kamis, 21 Februari 2018 - 20:30 wib
DITERIMA MA
Ahok Ajukan PK Kasus Dugaan Penistaan Agama, Habib Rizieq Sedih
Kamis, 21 Februari 2018 - 20:15 wib
Cari Berita
Teknologi Terbaru
Siapkan Kamera Mirrorless Spesialis Video

Minggu, 18 Februari 2018 - 10:52 WIB

Aplikasi Email versi Ringan untuk Android Murah

Minggu, 18 Februari 2018 - 10:49 WIB

Desain Xiaomi Redmi Note 5 Pro Mirip iPhone X

Minggu, 18 Februari 2018 - 10:45 WIB

Polisi Cina Dibekali Kacamata Berteknologi Tinggi

Minggu, 11 Februari 2018 - 12:00 WIB

Jepang Bikin Saingan Uber, Toyota Jadi Tamengnya

Minggu, 11 Februari 2018 - 11:52 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us