Wonderful Indonesia
Paripurna HUT Ke-68 Kabupaten Kampar
Menuju Industri Berbasis Pertanian dan Perkebunan
Rabu, 07 Februari 2018 - 11:56 WIB > Dibaca 313 kali Print | Komentar
Menuju Industri Berbasis Pertanian dan Perkebunan
PARIPURNA: Bupati Kampar Azis Zaenal (dua kiri) dan wakilnya Catur Sugeng (kiri) menghadiri sidang paripurna dalam rangka HUT ke-68 Kampar di Gedung DPRD Kampar, Bangkinang, Selasa (6/2/2018).(RINA DIANTI HASAN/RIAU POS)
BANGKINANG (RIAUPOS.CO) - Segenap masyarakat Kampar mengimpikan kemajuan di bidang pembangunan dan pertumbuhan ekonomi. Kampar yang terkenal sebagai daerah agraris mengandalkan komoditas pangan seperti padi dan ikan, lalu di perkebunan seperti sawit dan karet, harus melangkah ke era baru pada usianya yang ke-68.

Selain menopang perekonomian sendiri lewat perkebunan, Kampar diharapkan menjadi penyuplai bahan pokok utama bagi ibu kota provinsi lewat konsep Pekan Sikawan (Pekanbaru, Siak, Kampar, Pelalawan).

Keinginan itu terangkum dalam visi dan misi Kabupaten Kampar di bawah pimpinan Azis Zaenal-Catur Sugeng. Maka melalui rapat paripurna istimewa yang ditutup dengan makan bajambau pada hari istimewa, Selasa (6/2), seluruh elemen menyatukan tekad. Dimotori Bupati dan Wakil Bupati Azis Zaenal-Catur Sugeng, legislatif, tokoh agama, ninik mamak, TNI dan Polri, seluruhnya sepakat Kampar akan menjadi pusat industri berbasis pertanian dan perkebunan.

Azis Zaenal menyebutkan, semuanya harus bersatu mendukung visi dan misi Kabupaten Kampar itu. Menjadikan Kampar sebagai wilayah industri pertanian dan perkebunan harus terwujud. Untuk menuju ke sana menurut Azis tidak mudah.

Perlu kerja keras dan kerja sama seluruh elemen masyarakat. Berbagai upaya awal pada delapan bulan pertama kepemimpinannya, sejumlah langkah konkret sudah dilakukan.

Mulai dari penguatan hasil pertanian seperti padi. Hasil panen padi rata-rata Kabupaten Kampar pada tahun ini meningkat. Dari hanya sekitar 3-4 ton per hektare lahan, menjadi rata-rata 6,8 ton per hektare.

Lalu untuk bidang pangan lainnya seperti perikanan, Azis memastikan langsung akan dibangun integrated cold storage (ICS). Hal ini tidak hanya akan menambah daya saing ikan Kampar, tapi juga memastikan peningkatan produksi dan perekonomian petani.

Tapi menurut Azis, keinginan besar Kampar seperti tertuang dalam visi dan misi Kampar 2022 itu tidak mudah. Tidak hanya kerja keras, tapi juga kerja sama dan persatuan seluruh masyarakat Kampar dari seluruh lapisan.

Dikatakan Azis, bidang pembangunan infrastruktur dan layanan publik juga menjadi PR bagi Kampar pada usia 68 tahun ini. Maka berbagai upaya dilakukan untuk meningkatkan pelayanan. Langkah itu dimulai dari penyerahan pengelolaan 101 pasar tradisional kepada pemerintahan desa dengan harapan bisa berkembang lebih maju.

Kampar juga menargetkan peremajaan dan pembangunan jalan dan jembatan dalam lima tahun ke depan.
Keinginan Azis ini mendapat dukungan kuat. Keyakinan itu setidaknya diwakili pimpinan masing-masing lembaga adat, agama, budayawan sampai cendekiawan yang hadir saat paripurna.  Ketua DPRD Kampar Ahmad Fikri yang mewakili suara rakyat Kampar juga memberikan elu-eluan terkait pencapaian Kampar sejauh ini.

Dirinya mengajak seluruh masyarakat bekerja keras mencapai mimpi yang terusung dalam visi dan misi Kampar 2022 tersebut.

‘’Di usia 68 tahun ini, hanya dengan semangat dan kerja keras kita dapat mewujudkan Kabupaten Kampar yang lebih maju. Mari kita dukung pembangunan dan kita awasi bersama-sama,’’ terangnya.

Sementara itu tokoh cendekiawan Kampar yang juga mantan Ketua KPU Kota Pekanbaru Yusri Munaf mengapresiasi perkembangan Kampar setahun terakhir. Namun dirinya mengingatkan, kerja membangun daerah adalah kerja kolektif seluruh lapisan masyarakat. Dirinya juga mengapresiasi upaya menjadikan Kampar industri berbabis pertanian dan perkebunan.

Tokoh masyarakat Kampar lainnya yang menjabat Wali Kota Pekanbaru dua priode Firdaus ikut pulang kampung dan menghadiri paripurna. Firdaus mendukung penuh upaya kemajuan yang ingin dihadirkan Pemkab Kampar. Menurutnya, semua pihak harus mendukung, termasuk warga Kampar yang merantau ataupun berkarir di luar Kampar.

“Sebagai putra daerah Kampar, saya mendukung penuh upaya pemerintah memajukan Kampar. Terutama mengembangkan daerah ini menuju industri berbasis pertanian dan perkebunan. Ini harus mendapat dukungan seluruh masyarakat Kampar,’’ sebut Firdaus.(end)

Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
KHAWATIR ADA KERICUHAN DI BANDARA
Warganet Geram Dengar Kicauan Ruhut soal Batalnya Kepulangan Habib Rizieq
Rabu, 21 Februari 2018 - 16:10 wib
SIDANG PERCERAIAN
Kubu Ahok Bawa CD untuk Buktikan Perselingkuhan Veronica
Rabu, 21 Februari 2018 - 16:05 wib
DALAM ACARA MAKAN MALAM BERSAMA
Megawati dan Jokowi Bertemu di Batu Tulis, Bahas Apa?
Rabu, 21 Februari 2018 - 15:55 wib
TAK PERLU DIHUKUM PENJARA
Dhawiya Memang Pengguna Narkoba, Kuasa Hukum Sarankan Rehabilitasi
Rabu, 21 Februari 2018 - 15:45 wib
DATANG KE BANDARA SOETTA
Pendukung Tak Kecewa meski Habib Rizieq Batal Pulang ke Indonesia
Rabu, 21 Februari 2018 - 15:35 wib
TERJADI DI BEBERAPA DAERAH
Tak Ingin Ada Hoax, MUI Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Penganiayaan Ulama
Rabu, 21 Februari 2018 - 15:15 wib

Bulog Tetap Ngotot Lakukan Impor Beras
Rabu, 21 Februari 2018 - 13:02 wib

Proyek Jalan Layang-Jembatan Dihentikan Sementara
Rabu, 21 Februari 2018 - 12:40 wib
8 Hari Kejar Kapal Pembawa Narkoba
Sabu 1,6 Ton Dikemas dalam 81 Karung
Rabu, 21 Februari 2018 - 12:32 wib
Terbesar Rp1 Miliar, Terkecil Rp1 Juta

Terbesar Rp1 Miliar, Terkecil Rp1 Juta
Rabu, 21 Februari 2018 - 11:59 wib
Cari Berita
Advertorial Terbaru
Pembibitan Kakao Jelang Peremajaan Sawit di Tapung

Rabu, 21 Februari 2018 - 10:56 WIB

Mentan Minta Anggaran Pertanian fokus ke Sektor Produksi
Manggala Agni Terluka, Ini Pesan Khusus Menteri LHK

Senin, 19 Februari 2018 - 10:55 WIB

 Lingga Membalikkan Mitos Lama menjadi Lumbung  Padi dan Jagung di Perbatasan.
Lingga Membalikkan Mitos Lama menjadi Lumbung  Padi dan Jagung di Perbatasan
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us