Wonderful Indonesia
MASIH DIJUAL BEBAS DI TOKO ONLINE
Terkait Obat Mengandung DNA Babi, BPOM Disarankan Gandeng Polisi
Selasa, 06 Februari 2018 - 20:00 WIB > Dibaca 457 kali Print | Komentar
Terkait Obat Mengandung DNA Babi, BPOM Disarankan Gandeng Polisi
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Izin edar dua produk suplemen makanan Viostin DS dan Enzyplex telah dicabut Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) karena dua produk itu positif mengandung DNA (Deoxyribo Nucleic Acid) babi.

Di samping itu, BPOM pun sudah memerintahkan penarikan produk itu dan meminta masyarakat melaporkan jika masih menemukan produk itu di pasaran.

"Apabila masyarakat masih menemukan produk Visotin dan Enzyplex di peredaran, agar segera melaporkan," ujar Kepala BPOM, Penny K Lukito.

Namun, kendati diperintahkan ditarik sejak November 2017, dua produk bermasalah tersebut ternyata masih dijual bebas di toko online hingga pagi ini, Selasa (6/2/2018). Saat mencoba mengakses salah satu e commerce, produk Viostin DS & Enzyplex itu masih tersedia dan ditawarkan.

Adapun Viostin DS dijual seharga Rp170.000 - Rp195.000,- , sementara Enzyplex dijual seharga Rp4500 - Rp6500,-. Sebelumnya, Badan POM RI telah memberikan sanksi peringatan keras kepada PT Pharos Indonesia dan PT Mediafarma Laborateries.

Di samping itu, BPOM juga memerintahkan untuk menarik kedua produk tersebut dari peredaran serta menghentikan proses produksi.

"Untuk itu Badan POM RI telah mencabut nomor izin edar kedua produk tersebut," sebutnya.

Menurut Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Tulus Abadi, tak hanya sanksi, langkah hukum juga diperlukan terkait imbauan BPOM itu.

"Produsen tidak mencantumkan informasi secara jelas, jadi ini pelanggaran terhadap Undang-Undang. Bisa di pidana. BPOM bisa menggandeng Kepolisian," tegasnya. (esy)

Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
TIDAK DI SEMUA TEMPAT
Wacana Polisi Jaga Rumah Ibadah, DPR: Di Daerah Tertentu Saja
Selasa, 19 Februari 2018 - 21:00 wib
TERLIBAT PROYEK BERBAU KORUPSI
Wow! Segera Laporkan Fahri Hamzah ke KPK, Ini Komentar Nazaruddin
Selasa, 19 Februari 2018 - 20:50 wib
TERKAIT RAPAT DI BANGGAR DPR
Soal Anggaran Dana e-KTP, Mekeng Tuding Nazaruddin Berkhayal
Selasa, 19 Februari 2018 - 20:45 wib
TIDAK ADA RILIS RESMI
Putusan MK soal Hak Angket Dinilai Kacau Balau, KPK: Bohong Itu...
Selasa, 19 Februari 2018 - 20:40 wib
BARANG RAMPASAN KASUS KORUPSI
Mobil Mewah Nazarudin, Luthfi Hasan Ishaaq dan Sanusi Segera Dilelang KPK
Selasa, 19 Februari 2018 - 20:35 wib
PILPRES 2019
Prabowo Diisukan Jadi Cawapres Jokowi, Begini Reaksi Gerindra
Selasa, 19 Februari 2018 - 20:20 wib
SUDAH DITERIMA MK
GNPF Ulama Hormati Pengajuan PK Ahok
Selasa, 19 Februari 2018 - 20:10 wib
KASUS NARKOBA
Sedang Hamil saat Ditangkap, Menantu Elvi Sukaesih Dapat Perlakuan Khusus
Selasa, 19 Februari 2018 - 20:00 wib
SEGERA PULANG KE INDONESIA
KPK: Jangan Sampai Novel Dua Kali Jadi Korban
Selasa, 19 Februari 2018 - 19:45 wib
TERKAIT PENYERAHAN ASET KE NEGARA
Eksekusi Lahan DL Sitorus, KPK Pastikan Bantu KLHK
Selasa, 19 Februari 2018 - 19:00 wib
Cari Berita
Kesehatan Terbaru
Olahraga Dapat Membantu Mental Anak Atasi Trauma

Minggu, 18 Februari 2018 - 12:26 WIB

Penggunaan Obat yang Aman pada Lanjut Usia

Minggu, 18 Februari 2018 - 11:30 WIB

DPR Sindir BPOM soal Temuan Albothyl Berbahaya

Jumat, 16 Februari 2018 - 20:30 WIB

Izin Edar Empat Jenis Obat Ini Dibekukan, Termasuk Albothyl
Dokter Gigi Sepakat Larang Penggunaan Albothyl, Ini Bahayanya
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini