Wonderful Indonesia
Gubri Serius Perjuangkan Warga Kurang Mampu Miliki Rumah
Selasa, 06 Februari 2018 - 10:43 WIB > Dibaca 635 kali Print | Komentar
Gubri Serius Perjuangkan Warga Kurang Mampu Miliki Rumah
BERI BANTUAN: Gubri H Arsyadjuliandi Rachman didampingi Kadis PKPP Riau M Amin secara simbolis memberikan bantuan stimulan perumahan swadaya pada warga kurang mampu, beberapa waktu lalu.(HUMAS PEMPROV RIAU FOR RIAU POS)
Berita Terkait





PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Komitmen dan ke­seriusan Gubernur Riau (Gubri) H Arsyadjuliandi Rachman dalam membangun perumahan bagi masyarakat kurang mampu sudah menampakkan hasil. Melalui berbagai skema, upaya terus dilakukan. Di antaranya, hingga 2019 akan direalisasikan 6.000 unit rumah layak huni (RLH). Dari jumlah tersebut perjuangan sampai tahun ini direalisasikan 4.000 unit.

Masyarakat yang mendapatkan bantuan RLH dari Pemprov Riau bersyukur dengan keseriusan pemerintah tersebut. Karena dengan adanya program ini mereka memiliki rumah.

‘’Terima kasih Pak Gubernur kami akhir­nya bisa miliki rumah, setelah sekian lama punya rumah buruk,’’ kata seorang warga penerima RLH di Rokan Hilir (Rohil), Yanuar.

Tidak hanya di Rohil, penerima RLH di Kepulauan Meranti juga sangat bersyukur dengan menerima RLH yang dibangun Pemprov Riau tersebut.

‘’Saya bersyukur bisa dapat rumah yang layak, sebelumnya memang rumah saya tidak layak ditempati,’’ ujar Ahmad, penerima di Kepulauan Meranti.

Gubri memaparkan, penyediaan rumah bagi warga kurang mampu menjadi prioritas Pemprov Riau karena rumah merupakan keperluan primer yang wajib dipenuhi.

‘’Hingga 2019 akan dibangun 6.000 RLH. Sampai 2018 akan terealisasi 4.000 unit. Ini untuk masyarakat kurang mampu yang tidak memiliki rumah. Kami sangat serius, karena rumah ini sangat diperlukan masyarakat kurang mampu,’’ kata Gubri.

Pemprov Riau melalui Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PKPP) memang tahun 2018 ini kembali menganggarkan dana untuk pembangunan RLH, bagi masyarakat Riau yang kurang mampu di 12 kabupaten/kota dengan jumlah total 2.000 unit. Pembangunan RLH bisa tersebar secara merata sampai ke pelosok-pelosok daerah. Seperti di Kabupaten Kampar, tepatnya di Kampar Kiri Hulu, di mana daerah ini belum ada yang menerima RLH.

‘’Tentu kami berharap masyarakat dan pemerintah di Kampar ini bisa mengajukan pembangunan RLH bagi masyarakat yang kurang mampu. Di daerah ini belum ada RLH, nanti bisa diajukan melalui Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PKPP),’’ urainya.


Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
TIDAK DI SEMUA TEMPAT
Wacana Polisi Jaga Rumah Ibadah, DPR: Di Daerah Tertentu Saja
Selasa, 19 Februari 2018 - 21:00 wib
TERLIBAT PROYEK BERBAU KORUPSI
Wow! Segera Laporkan Fahri Hamzah ke KPK, Ini Komentar Nazaruddin
Selasa, 19 Februari 2018 - 20:50 wib
TERKAIT RAPAT DI BANGGAR DPR
Soal Anggaran Dana e-KTP, Mekeng Tuding Nazaruddin Berkhayal
Selasa, 19 Februari 2018 - 20:45 wib
TIDAK ADA RILIS RESMI
Putusan MK soal Hak Angket Dinilai Kacau Balau, KPK: Bohong Itu...
Selasa, 19 Februari 2018 - 20:40 wib
BARANG RAMPASAN KASUS KORUPSI
Mobil Mewah Nazarudin, Luthfi Hasan Ishaaq dan Sanusi Segera Dilelang KPK
Selasa, 19 Februari 2018 - 20:35 wib
PILPRES 2019
Prabowo Diisukan Jadi Cawapres Jokowi, Begini Reaksi Gerindra
Selasa, 19 Februari 2018 - 20:20 wib
SUDAH DITERIMA MK
GNPF Ulama Hormati Pengajuan PK Ahok
Selasa, 19 Februari 2018 - 20:10 wib
KASUS NARKOBA
Sedang Hamil saat Ditangkap, Menantu Elvi Sukaesih Dapat Perlakuan Khusus
Selasa, 19 Februari 2018 - 20:00 wib
SEGERA PULANG KE INDONESIA
KPK: Jangan Sampai Novel Dua Kali Jadi Korban
Selasa, 19 Februari 2018 - 19:45 wib
TERKAIT PENYERAHAN ASET KE NEGARA
Eksekusi Lahan DL Sitorus, KPK Pastikan Bantu KLHK
Selasa, 19 Februari 2018 - 19:00 wib
Cari Berita
Advertorial Terbaru
Manggala Agni Terluka, Ini Pesan Khusus Menteri LHK

Senin, 19 Februari 2018 - 10:55 WIB

 Lingga Membalikkan Mitos Lama menjadi Lumbung  Padi dan Jagung di Perbatasan.
Lingga Membalikkan Mitos Lama menjadi Lumbung  Padi dan Jagung di Perbatasan
Jajak Pendapat soal Wapres, Anies Baswedan di Bawah Ahok
Mentan : Sekarang ini Pertanian Zaman Now

Kamis, 15 Februari 2018 - 13:06 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini