Wonderful Indonesia
Nyaman dengan Operasi Laparoskopi
Jumat, 02 Februari 2018 - 10:07 WIB > Dibaca 571 kali Print | Komentar
Nyaman dengan Operasi Laparoskopi
dr Ilham S Lubis SpOG, Dokter Spesialis Kandungan Rumah Sakit Awal Bros Panam. (RIAU POS)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO)-KECANGGIHAN dan kemajuan teknologi sangat membantu dalam kehidupan manusia tidak terkecuali di dunia kedokteran. Dulu, ketika mendengar kata operasi, tidak sedikit yang langsung membayangkan hal-hal yang berat seperti pembedahan dinding perut lewat sayatan yang besar, pendarahan yang banyak, penyembuhan pasca operasi yang memerlukan waktu lama dan sebagainya.

Saat ini seiring kemajuan teknologi, hal-hal berat itu sudah bisa diminimalisir. Melalui metode operasi laparoskopi pasien dan keluarga akan mendapatkan banyak manfaat dibandingkan metode operasi konvensional (laparotomi). Laparoskopi merupakan suatu tindakan pembedahan invasif minimal (minimal invasive surgery).

Laparoskopi hanya memerlukan pembedahan melalui suatu irisan kecil (0,5 hingga 1 cm) di dinding perut.  Jumlah lubang yang diperlukan antar tiga sampai empat lubang yang fungsinya sebagai jalur untuk memasukkan alat ke dalam perut. Satu lubang digunakan untuk memasukkan lensa kamera (teleskop) yang dihubungkan dengan monitor televisi. Lubang yang lain untuk memasukkan peralatan tindakan seperti gunting, penjepit jaringan, pemegang jarum dan peralatan lainnya.

Salah satu tindakan yang dilakukan melalui laparoskopi adalah yang terkait dengan ginekologi (penyakit kandungan) yang bisa diperoleh di Rumah Sakit Awal Bros Panam, Pekanbaru. Menurut Dokter Spesialis Kandungan Rumah Sakit Awal Bros Panam dr Ilham S Lubis SpOG, laparoskopi ginekologi (gynecologic laparoscopy) menjadi pilihan bagi pasien yang bermasalah dengan kandungan, sehingga penggunaan laparoskopi ginekologi ini menjadi bagian yang tidak terpisahkan dengan penanganan reproduksi.

Berbagai penyakit atau masalah kandungan bisa diatasi dengan metode laparoskopi yaitu kista, mioma, abses (kantong nanah, sebagai akibat infeksi) pada tuba dan ovarium (TOA), tumor ovarium, endometriosis, adenomiosis, infertilitas, berbagai masalah di tuba, pengangkatan rahim, ovarian drilling, bentuk dalam kelamin wanita hingga kehamilan di luar kandungan.

Sebagai contoh pada pengangkatan kista, laparoskopi sudah banyak digunakan. Dikatakan lebih akurat karena melalui pembesaran gambar kamera, pemisahan jaringan kista dengan jaringan ovarium bisa lebih baik dibandingkan secara laparotomi. Namun umumnya kista yang bisa diangkat lewat laparoskopi adalah yang berukuran di bawah 15 cm, sedangkan mioma di bawah 10 cm.

“Dokter melakukan penanganan dengan cara melihat melalui monitor televisi yaitu hasil dari gambar yang dikirimkan kamera yang dimasukkan melalui lubang di dinding yang disayat dalam ukuran yang kecil. Tindakan yang dilakukan tergantung jenis penyakitnya apakah pengangkatan, pemecahan, perbaikan ataupun untuk melakukan diagnosa dan terapiotik,” kata dr Ilham.


Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
TIDAK DI SEMUA TEMPAT
Wacana Polisi Jaga Rumah Ibadah, DPR: Di Daerah Tertentu Saja
Selasa, 19 Februari 2018 - 21:00 wib
TERLIBAT PROYEK BERBAU KORUPSI
Wow! Segera Laporkan Fahri Hamzah ke KPK, Ini Komentar Nazaruddin
Selasa, 19 Februari 2018 - 20:50 wib
TERKAIT RAPAT DI BANGGAR DPR
Soal Anggaran Dana e-KTP, Mekeng Tuding Nazaruddin Berkhayal
Selasa, 19 Februari 2018 - 20:45 wib
TIDAK ADA RILIS RESMI
Putusan MK soal Hak Angket Dinilai Kacau Balau, KPK: Bohong Itu...
Selasa, 19 Februari 2018 - 20:40 wib
BARANG RAMPASAN KASUS KORUPSI
Mobil Mewah Nazarudin, Luthfi Hasan Ishaaq dan Sanusi Segera Dilelang KPK
Selasa, 19 Februari 2018 - 20:35 wib
PILPRES 2019
Prabowo Diisukan Jadi Cawapres Jokowi, Begini Reaksi Gerindra
Selasa, 19 Februari 2018 - 20:20 wib
SUDAH DITERIMA MK
GNPF Ulama Hormati Pengajuan PK Ahok
Selasa, 19 Februari 2018 - 20:10 wib
KASUS NARKOBA
Sedang Hamil saat Ditangkap, Menantu Elvi Sukaesih Dapat Perlakuan Khusus
Selasa, 19 Februari 2018 - 20:00 wib
SEGERA PULANG KE INDONESIA
KPK: Jangan Sampai Novel Dua Kali Jadi Korban
Selasa, 19 Februari 2018 - 19:45 wib
TERKAIT PENYERAHAN ASET KE NEGARA
Eksekusi Lahan DL Sitorus, KPK Pastikan Bantu KLHK
Selasa, 19 Februari 2018 - 19:00 wib
Cari Berita
Kesehatan Terbaru
Olahraga Dapat Membantu Mental Anak Atasi Trauma

Minggu, 18 Februari 2018 - 12:26 WIB

Penggunaan Obat yang Aman pada Lanjut Usia

Minggu, 18 Februari 2018 - 11:30 WIB

DPR Sindir BPOM soal Temuan Albothyl Berbahaya

Jumat, 16 Februari 2018 - 20:30 WIB

Izin Edar Empat Jenis Obat Ini Dibekukan, Termasuk Albothyl
Dokter Gigi Sepakat Larang Penggunaan Albothyl, Ini Bahayanya
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini