Wonderful Indonesia
Tingkatkan Produksi Ternak lewat Program Upsus Siwab
Rabu, 31 Januari 2018 - 15:20 WIB > Dibaca 629 kali Print | Komentar
Tingkatkan Produksi Ternak lewat Program Upsus Siwab
PIAGAM: Gubernur Riau (Gubri) H Arsyadjuliandi Rachman bersama Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan Riau Patrianov memegang piagam juara II tingkat nasional dari Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, beberapa waktu lalu.(HUMAS PEMPROV RIAU FOR RIAU POS)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Terobosan dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau di bawah kepemimpinan Gubernur H Arsyadjuliandi Rachman dalam meningkatkan produksi peternakan sapi. Yakni melalui program upaya khusus sapi induk wajib bunting (upsus siwab).

Andi Rachman (sapaan akrab Arsyadjuliandi) mengatakan, upsus siwab ini bertujuan untuk meningkatkan populasi ternak dalam memenuhi keperluan produk ternak dalam negeri. Ini direalisasikan dengan kegiatan yang terintegrasi untuk percepatan populasi sapi dan kerbau secara berkelanjutan. Program tersebut dituangkan dalam Peraturan Menteri Pertanian No 48/Permentan/PK.210/10/2016 tentang Upaya Khusus Percepatan Peningkatan Populasi Sapi dan Kerbau Bunting yang ditandatangani Menteri Pertanian pada tanggal 3 Oktober 2016. Gubernur menargetkan Riau bisa menjadi pusat peternakan sapi yang terintegrasi.

‘’Riau memiliki luasan kebun sawit yang mencukupi menjadi bahan pakan sapi. Ini potensi yang kami kembangkan dan integrasikan dengan program kami memaksimalkan potensi yang ada pada peternak,’’ kata Andi Rachman.

Sementara Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Riau drh Askardiya R Patrianov MP mengatakan, pada 2016 lalu melalui upsus siwab sudah ada penetapan kawasan strategis sapi di Riau dengan pendekatan integrasi sapi dengan tanaman sawit, sagu, dan tanaman pangan lainnya. ‘’Masterplan peternakan ditetapkan dengan prioritas daerah dari 1 hingga 12. Riau dapat target 56.208 sapi betina dalam kategori sebagai induk. Kami harus setor 36.535 kebuntingan tahun 2017,’’ jelas Patrianov, Selasa (30/1).

Konsep dasar penerapan upsus siwab ini adalah gerakan massal dengan target operasi ternak betina. Baik melalui inseminasi buatan maupun kawin alam yang menghasilkan ternak yang sudah  bunting dan menambah populasi ternak yang ada secara signifikan.

‘’Dampaknya pendapatan peternak,’’ imbuhnya.

Penekanan dalam penerapan program ini adalah pemaksimalan sapi dengan anggaran yang tersedia. Jika menambah ternak baru dengan membeli harus mengeluarkan anggaran hingga Rp11 juta per ekor. Sementara dengan upsus siwab biaya yang diperlukan hanya Rp1 juta. Termasuk asuransi hewan untuk biaya pembuntingan.

Program ini diterapkan dengan memilah populasi sapi jantan dan betina antara yang produktif dan tidak. Jantan yang tidak baik akan dimanfaatkan dagingnya untuk dijual. Yang betina akan diperiksa alat reproduksinya. Jika ditemukan bermasalah akan diobati hingga baik. Di Riau program upsus siwab terbagi atas layanan inseminasi buatan untuk Rokan Hulu, Indragiri Hulu, Kampar Kuantan Singingi, Siak, Dumai, dan Pekanbaru. Sementara kawin alam di Rokan Hilir, Bengkalis, Pelalawan, Kepulauan Meranti dan  Indragiri Hilir.


Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
SIDANG PERCERAIAN
Kubu Ahok Bawa CD untuk Buktikan Perselingkuhan Veronica
Rabu, 21 Februari 2018 - 16:05 wib
DALAM ACARA MAKAN MALAM BERSAMA
Megawati dan Jokowi Bertemu di Batu Tulis, Bahas Apa?
Rabu, 21 Februari 2018 - 15:55 wib
TAK PERLU DIHUKUM PENJARA
Dhawiya Memang Pengguna Narkoba, Kuasa Hukum Sarankan Rehabilitasi
Rabu, 21 Februari 2018 - 15:45 wib
DATANG KE BANDARA SOETTA
Pendukung Tak Kecewa meski Habib Rizieq Batal Pulang ke Indonesia
Rabu, 21 Februari 2018 - 15:35 wib
BATAL PULANG KE INDONESIA
Polisi Imbau Pendukung Habib Rizieq Tinggalkan Bandara Soetta
Rabu, 21 Februari 2018 - 15:25 wib

Bulog Tetap Ngotot Lakukan Impor Beras
Rabu, 21 Februari 2018 - 13:02 wib

Proyek Jalan Layang-Jembatan Dihentikan Sementara
Rabu, 21 Februari 2018 - 12:40 wib
8 Hari Kejar Kapal Pembawa Narkoba
Sabu 1,6 Ton Dikemas dalam 81 Karung
Rabu, 21 Februari 2018 - 12:32 wib
Terbesar Rp1 Miliar, Terkecil Rp1 Juta

Terbesar Rp1 Miliar, Terkecil Rp1 Juta
Rabu, 21 Februari 2018 - 11:59 wib
Letusan Sinabung Tak Berdampak ke Riau

Letusan Sinabung Tak Berdampak ke Riau
Rabu, 21 Februari 2018 - 11:57 wib
Cari Berita
Advertorial Terbaru
Pembibitan Kakao Jelang Peremajaan Sawit di Tapung

Rabu, 21 Februari 2018 - 10:56 WIB

Mentan Minta Anggaran Pertanian fokus ke Sektor Produksi
Manggala Agni Terluka, Ini Pesan Khusus Menteri LHK

Senin, 19 Februari 2018 - 10:55 WIB

 Lingga Membalikkan Mitos Lama menjadi Lumbung  Padi dan Jagung di Perbatasan.
Lingga Membalikkan Mitos Lama menjadi Lumbung  Padi dan Jagung di Perbatasan
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us