Wonderful Indonesia
POLEMIK PARTAI HANURA
Dibanding Oso, Harta 30 Orang di Kubu Sudding Tak Ada Apa-apanya
Rabu, 17 Januari 2018 - 20:45 WIB > Dibaca 5383 kali Print | Komentar
Dibanding Oso, Harta 30 Orang di Kubu Sudding Tak Ada Apa-apanya
Ketua Umum Hanura Oesman Sapta Odang (Oso) dan Presiden Jokowi. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Pemecatan terhadap Ketua Umum Hanura Oesman Sapta Odang (Oso), di antaranya karena persoalan dugaan penggelepan dana parpol. Adapun pemecatan itu dilakukan oleh Hanura kubu Sariffudin Sudding.

Ketua DPP Partai Hanura kubu Oso, Benny Ramdhani menegaskan, ketua umumya secara logika tidak mungkin sampai meminta mahar kepada calon kepala daerah atau sampai menggelapkan dana partai.

Sebab, dia menyebut Oso merupakan seorang miliader yang tidak sebanding hartanya dengan para pendukung kubu Sarifuddin Sudding.

"Saya katakan mereka dua puluh atau tiga puluh orang, kalau dikumpul harta kekayaanya enggak bisa lawan kekayaan ketum," katanya di Hotel Manhattan, Kuningan, Jakarta, Rabu (17/1/2018).

Karena itu, dia menilai Oso sangat mustahil melakukan penggelapan dana partai atau mahar politik. Di sisi lain, dia pun menantang kubu Sariffudin Sudding untuk melaporkan Oso ke polisi jika mereka memiliki bukti ketua umumnya menggelapkan dana parpol.

"Kalau ada laporkan polisi dong, kenapa tidak mau melaporkan ke polisi atas apa yang dituduhkan," tegasnya.

Benny menambahkan, yang dituduhkan ke Oso adalah sebuah kebohongan yang dilakukan oleh kubu Sarifuddin Sudding. Mereka menyebarkan persepsi seolah-olah Ketua DPD itu bersalah.

"Itu kebohongan, dan tuduhan sangat serius seolah-olah melakukan penggelapan dana partai," tuntasnya.

Oso sendiri merupakan pengusaha tersohor asal Kalimantan Barat. Dia mendirikan Oso Group yang bergerak di bidang percetakan, pertambangan, air mineral, properti, perkebunan, perikanan, transportasi, komunikasi, keuangan, dan perhotelan.
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
TIDAK DI SEMUA TEMPAT
Wacana Polisi Jaga Rumah Ibadah, DPR: Di Daerah Tertentu Saja
Selasa, 19 Februari 2018 - 21:00 wib
TERLIBAT PROYEK BERBAU KORUPSI
Wow! Segera Laporkan Fahri Hamzah ke KPK, Ini Komentar Nazaruddin
Selasa, 19 Februari 2018 - 20:50 wib
TERKAIT RAPAT DI BANGGAR DPR
Soal Anggaran Dana e-KTP, Mekeng Tuding Nazaruddin Berkhayal
Selasa, 19 Februari 2018 - 20:45 wib
TIDAK ADA RILIS RESMI
Putusan MK soal Hak Angket Dinilai Kacau Balau, KPK: Bohong Itu...
Selasa, 19 Februari 2018 - 20:40 wib
BARANG RAMPASAN KASUS KORUPSI
Mobil Mewah Nazarudin, Luthfi Hasan Ishaaq dan Sanusi Segera Dilelang KPK
Selasa, 19 Februari 2018 - 20:35 wib
PILPRES 2019
Prabowo Diisukan Jadi Cawapres Jokowi, Begini Reaksi Gerindra
Selasa, 19 Februari 2018 - 20:20 wib
SUDAH DITERIMA MK
GNPF Ulama Hormati Pengajuan PK Ahok
Selasa, 19 Februari 2018 - 20:10 wib
KASUS NARKOBA
Sedang Hamil saat Ditangkap, Menantu Elvi Sukaesih Dapat Perlakuan Khusus
Selasa, 19 Februari 2018 - 20:00 wib
SEGERA PULANG KE INDONESIA
KPK: Jangan Sampai Novel Dua Kali Jadi Korban
Selasa, 19 Februari 2018 - 19:45 wib
TERKAIT PENYERAHAN ASET KE NEGARA
Eksekusi Lahan DL Sitorus, KPK Pastikan Bantu KLHK
Selasa, 19 Februari 2018 - 19:00 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
Prabowo Diisukan Jadi Cawapres Jokowi, Begini Reaksi Gerindra
Ruhut Minta Semua Pihak Tak Salahkan Jokowi Terkait Pengadangan Anies
PDIP Kembali Dapat Nomor Urut Metal di Pemilu 2019, PKB Nomor Satu
Yusril Tuding PBB Sengaja Dijegal

Senin, 19 Februari 2018 - 11:43 WIB

Kedepankan Kepentingan Rakyat

Senin, 19 Februari 2018 - 11:38 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini