Wonderful Indonesia
Sebulan, Mafia Sikat 150 Ribu Tabung Gas Subsidi
Sabtu, 13 Januari 2018 - 11:23 WIB > Dibaca 437 kali Print | Komentar
Sebulan, Mafia Sikat 150 Ribu Tabung Gas Subsidi
TUNJUKKAN BB: Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto (kiri) dan Direktur Tipideksus Mabes Polri Brigjen Pol Agung Setya menunjukkan barang bukti saat konferensi pers pabrik gas oplosan di Tangerang, Jumat (12/1/2018). (FOTO : tumpak m tampubolon/JPG/RPO)
Berita Terkait



JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Salah satu penyebab kelangkaan gas elpiji  3 kg bersubsidi Desember lalu terungkap. Jumat (12/1), Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim membongkar mafia yang mengalihkan gas melon(sebutan gas tabung 3 kg) menjadi gas elpiji  tabung 12 kg dan tabung 50 kg. Dalam sebulan, mafia yang dipimpin Prenki (30) menyedot 150 ribu tabung gas elpiji 3 kg dari pasaran.

Pengungkapan kasus itu bermula dari adanya informasi penyalahgunaan tabung gas elpiji 3 kg di Kavling DPR Blok C, Nerogtog, Pinang, Tangerang, Kamis (11/1). Penyidik yang berupaya masuk ke lokasi mengalami kesulitan, karena pengamanan yang ketat. Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menuturkan, penyidik akhirnya berputar arah melalui belakang pabrik.

”Untuk mengecek kebenaran adanya penyalahgunaan gas elpiji 3 kg,” ujarnya.

Saat penyidik memanjat pagar pabrik, diketahuilah ada 60 orang yang sedang melakukan aktivitas penyedotan tabung gas subsidi ke nonsubsidi. Begitu petugas masuk, puluhan orang itu berlarian dan kabur dengan memanjat pagar.  ”Lihat ada banyak bekas tapak kaki di pagar,” jelas Kasatgas Pangan Polri tersebut sambil menunjuk ke arah pagar.  Namun, petugas berhasil menangkap pimpinan mafia penyalahgunaan gas elpiji 3 kg tersebut. Pria ini bernama Prenki. Tiga kaki tangannya juga berhasil ditangkap dengan inisial, A, T dan S.

”A bertugas untuk membeli gas subsidi, T yang berupaya mencari pekerja dan S yang mencari pembeli tabung gas 12 kg dan 50 kg,” paparnya.

Dari barang bukti yang disita dapat diketahui, sindikat penyalahguna gas elpiji 3 kg ini berskala besar. Terdapat lebih dari 4.200 tabung gas melon atau bersubsidi ditemukan. Ada pula 396 tabung gas 12 kg dan 110 tabung gas 50 kg.
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update

Flyover Serap Anggaran Rp240 Miliar
Minggu, 21 Januari 2018 - 13:31 wib
Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Riau Pos
Riau Pos Nomor Satu di Luar Jawa
Minggu, 21 Januari 2018 - 13:06 wib
Bersikap Tidak Netral
Bawaslu: Sekko Pekanbaru Langgar Aturan
Minggu, 21 Januari 2018 - 12:51 wib
Penerapan Transaksi Non Tunai
Pemkab Karimun MoU Bersama BRK
Minggu, 21 Januari 2018 - 12:30 wib
ALAMAK
Pengemis Buta “Sembuh” Saat Dikejar Satpol PP
Minggu, 21 Januari 2018 - 12:29 wib

Laju Deforestasi Ancam Vegetasi
Minggu, 21 Januari 2018 - 12:25 wib

Monitoring Gas Rumah Kaca Secara Online
Minggu, 21 Januari 2018 - 12:22 wib
Komunitas Comic Riau
Kembangkan Seni Kreatifitas Generasi Muda
Minggu, 21 Januari 2018 - 12:21 wib
Cerita Mahasiswa Riau soal Pertanian
Jadi Sarjana Berkat Kangkung
Minggu, 21 Januari 2018 - 12:17 wib
Aiptu Samsul Huda
Polisi Tewas Ditusuk, Potensial Aksi Teror
Minggu, 21 Januari 2018 - 12:16 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Umrah Tidak Ada Waiting List

Minggu, 21 Januari 2018 - 11:57 WIB

Bupati Rita Mengaku Suka Tas KW

Sabtu, 20 Januari 2018 - 13:15 WIB

Februari, Jokowi Replanting Sawit ke Riau

Sabtu, 20 Januari 2018 - 11:24 WIB

Matangkan Kerja Sama Tol Pekanbaru-Padang

Sabtu, 20 Januari 2018 - 09:17 WIB

Siap-siap! Habib Rizieq Akan Pulang ke Indonesia

Jumat, 19 Januari 2018 - 18:05 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us