Wonderful Indonesia
Kecamatan XIII Koto Kampar
Ribuan Ikan Patin Mati Mendadak
Sabtu, 13 Januari 2018 - 10:31 WIB > Dibaca 309 kali Print | Komentar
Ribuan Ikan Patin Mati Mendadak
PATIN MATI: Ikan patin mati di sentra ikan patin Desa Koto Masjid, XIII Koto Kampar, Jumat (12/1/2018). Wowon for Riau Pos
Berita Terkait

Distan Edukasi Pengolahan Ikan Patin



(RIAUPOS.CO) - Beberapa hari terakhir, obat ikan di Kota Bangkinang mendadak laris. Tiba-tiba saja banyak pembeli mencarinya. Hal itu ternyata, menyusul kematian ribuan ikan patin kolam milik warga di Kecamatan XIII Koto Kampar. Kerugian berdasarkan perkiraan sementara sejumlah pemilik kolam ikan patin mencapai ratusan juta.

Kondisi terparah ikan mati terjadi di Desa Koto Masjid. Berdasarkan laporan warga, setidaknya ada enam kolam yang hampir seluruh ikannya mati. Kematian ikan di desa yang mendapat julukan Kampung Patin terjadi tidak beruntun. Misalnya kolam ikan milik H Jailani. Kolam miliknya sempat panen sebagian. Belum sempat melakukan panen susulan, seluruh ikan patin yang tersisa di kolamnya mati.

Sejumlah kolam milik warga memutih oleh ikan patin mati yang mengapung. Menurut salah seorang warga, Wowon, dugaan sementara ikan mati karena kondisi hujan lebat yang kerap menerpa wilayah XIII Koto Kampar dua pekan belakangan. ‘’Dugaan kami sementara karena hujan lebat, ikan jadi sakit,’’ sebut Wowon pada Jumat (12/1) siang.

Tidak semua ikan di dalam kolam mati sekaligus. Hingga beberapa pemilik kolam memisahkan bangkai ikan dari kolam. Bau busuk karena ikan mati menjadi hal umum terjadi di sekitar kolam milik warga di desa tersebut beberapa hari terakhir. Warga lainnya yang khawatir ikan dalam kolam mereka ikut menyusul mati, buru-buru mengantisipasimencari obat ikan sampai ke Bangkinang.

Camat XIII Koto Kampar Amiruddin menyebutkan, dirinya mengikuti situasi yang dialami warga di sentra ikan patin Kabupaten Kampar tersebut. Camat menyebutkan, ada kemungkinan ikan mati karena air terlalu dingin.

"Bisa jadi karena air terlalu dingin karena musim hujan. Ikan tidak tahan dan mati. Ini terjadi setiap tahun, kadang pemilik atau penjaga kolam juga lalai mengantisipasi,’’ kata Camat.

Amiruddin juga mengakui, dirinya juga ikut tertimpa masalah yang sama pada pekan lalu. Sebanyak 15 ribu ikan patin miliknya mati di sejumlah kolam. Camat mengaku tidak bisa berbuat banyak. Karena kematian ikan miliknya karena kelalaian penjaga kolam yang tidak mengantisipasi hujan lebat pada malam hari.(mng)

Laporan HENDRAWAN, Bangkinang





Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update

Flyover Serap Anggaran Rp240 Miliar
Minggu, 21 Januari 2018 - 13:31 wib
Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Riau Pos
Riau Pos Nomor Satu di Luar Jawa
Minggu, 21 Januari 2018 - 13:06 wib
Bersikap Tidak Netral
Bawaslu: Sekko Pekanbaru Langgar Aturan
Minggu, 21 Januari 2018 - 12:51 wib
Penerapan Transaksi Non Tunai
Pemkab Karimun MoU Bersama BRK
Minggu, 21 Januari 2018 - 12:30 wib
ALAMAK
Pengemis Buta “Sembuh” Saat Dikejar Satpol PP
Minggu, 21 Januari 2018 - 12:29 wib

Laju Deforestasi Ancam Vegetasi
Minggu, 21 Januari 2018 - 12:25 wib

Monitoring Gas Rumah Kaca Secara Online
Minggu, 21 Januari 2018 - 12:22 wib
Komunitas Comic Riau
Kembangkan Seni Kreatifitas Generasi Muda
Minggu, 21 Januari 2018 - 12:21 wib
Cerita Mahasiswa Riau soal Pertanian
Jadi Sarjana Berkat Kangkung
Minggu, 21 Januari 2018 - 12:17 wib
Aiptu Samsul Huda
Polisi Tewas Ditusuk, Potensial Aksi Teror
Minggu, 21 Januari 2018 - 12:16 wib
Cari Berita
Begini Ceritanya Terbaru
Pengemis Buta “Sembuh” Saat Dikejar Satpol PP

Minggu, 21 Januari 2018 - 12:29 WIB

 Jadi Sarjana Berkat Kangkung

Minggu, 21 Januari 2018 - 12:17 WIB

Salahkan Google Map

Sabtu, 20 Januari 2018 - 09:06 WIB

Suami Tewas Tersengat Listrik

Jumat, 19 Januari 2018 - 12:36 WIB

Terkecoh Polisi Berjaket

Jumat, 19 Januari 2018 - 09:33 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us