Wonderful Indonesia
GAGAL MAJU DI PILGUB JATIM
Sebut Demokrasi Butuh Biaya, Gerindra Minta La Nyalla Hentikan Polemik
Jumat, 12 Januari 2018 - 20:45 WIB > Dibaca 6628 kali Print | Komentar
Sebut Demokrasi Butuh Biaya, Gerindra Minta La Nyalla Hentikan Polemik
La Nyalla Mahmud Mattalitti. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Polemik yang terkesan menyudutkan Partai Gerindra karena gagal maju sebagai calon Gubernur Jawa Timur saat ini dilakukan La Nyalla Mahmud Mattalitti.

Karena itu, Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Arief Poyuono meminta La Nyalla menghentikan hal itu.

"Saya minta berhenti berpolemik karena kami masih menghormati kekecewaan La Nyalla yang ditolak PAN (Partai Amanat Nasional)," katanya di Jakarta, Jumat (12/1/2018).

Sebenarnya, imbuhnya, yang menolak La Nyalla itu bukan Gerindra, melainkan PAN. Padahal, sebelumnya, Amien Rais selaku pendiri partai tersebut berpikiran sama dengan Gerindra untuk mengusung La Nyalla.

"La Nyalla gagal dapat PAN karena dukungan Amien dicuekin sama Ketum PAN dan pengurus DPW PAN Jatim. Tapi ini kok jadi aneh, malah Gerindra yang disudutkan," tuturnya.

La Nyalla, menurutnya, seharusnya melihat ketulusan Gerindra. Bahkan, para kader siap urunan, jika sekiranya mantan Ketua Umum PSSI itu berhasil mengantongi rekomendasi dari PAN.

Sebab, tanpa dukungan dari partai lain, Gerindra tidak dapat mengusung La Nyalla karena terganjal syarat minimal jumlah perolehan suara di Jatim.

"Kalau cuma Rp40 miliar (yang diminta dari La Nyalla) enggak cukup karena yang dibutuhkan (untuk saksi saja, red) itu Rp142,3 miliar. Untuk menutupi kekurangan itu yang nombok Partai Gerindra, urunan para kader," jelasnya.

Lantas, dia merinci dari mana angka Rp142,3 miliar itu. Jumlah tempat pemungutan suara (TPS) di Pilgub Jatim diperkirakan mencapai 69 ribu. Untuk tiap TPS dibutuhkan tiga orang saksi.
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
DIMINTA SECARA KHUSUS
Setya Novanto Jadi JC Kasus e-KTP? Ini Bantahan KPK
Rabu, 16 Januari 2018 - 21:00 wib
TERKAIT PILKADA JATIM
Tanyakan soal Mahar Gerindra, Bawaslu Kembali Panggil La Nyalla
Rabu, 16 Januari 2018 - 20:50 wib
77 ORANG JADI KORBAN
Ngeri! Korban Dengar Bisikan Aneh Sebelum Selasar BEI Roboh
Rabu, 16 Januari 2018 - 20:40 wib
BISA TERELIMINASI PADA 2019
Pengamat: Hanura Terancam karena Oso Selalu Gagal Urus Partai
Rabu, 16 Januari 2018 - 20:30 wib
BERTEMU KOMISI III DPR
Untuk Kedua Kalinya, Ketua MK Kembali Langgar Kode Etik
Rabu, 16 Januari 2018 - 20:20 wib
DILAPORKAN FARHAT ABBAS
Ancaman 6 Tahun Bui Mulai Bayangi Nikita Mirzani, Kasusnya...
Rabu, 16 Januari 2018 - 20:00 wib
DIGELAR PEKAN INI
Oso soal Munaslub Kubu Sudding: Harus Seizin Saya
Rabu, 16 Januari 2018 - 19:50 wib
LAHIRKAN TIGA SIMPULAN AWAL
Terungkap! Ini Penyebab Ambruknya Lantai BEI Versi PUPR
Rabu, 16 Januari 2018 - 19:40 wib
SEDIANYA DIGELAR HARI INI
Batal Bongkar "Good Friend"-nya Vero, Ini Kata Kakak Angkat Ahok
Rabu, 16 Januari 2018 - 19:30 wib
TAK LOLOS VERIFIKASI
Wow! Kata Rhoma Irama, Ada Parpol Lama Lakukan Manipulasi Data
Rabu, 16 Januari 2018 - 19:20 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
Tanyakan soal Mahar Gerindra, Bawaslu Kembali Panggil La Nyalla
Pengamat: Hanura Terancam karena Oso Selalu Gagal Urus Partai
Sebut Mahar Pilkada Sudah Rahasia Umum, Ini Saran Ruhut untuk KPU
Oso soal Munaslub Kubu Sudding: Harus Seizin Saya

Selasa, 16 Januari 2018 - 19:50 WIB

Wow! Kata Rhoma Irama, Ada Parpol Lama Lakukan Manipulasi Data
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini