Wonderful Indonesia
TERKAIT PEMBLOKIRAN AKUN
Ini Tanggapan Facebook Indonesia saat Kantornya Digeruduk FPI
Jumat, 12 Januari 2018 - 17:40 WIB > Dibaca 608 kali Print | Komentar
Ini Tanggapan Facebook Indonesia saat Kantornya Digeruduk FPI
Suasana aksi 121 yang menuntut keadilan terhadap Facebook. (IKHSAN PRAYOGI/JAWAPOS.COM)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Anggota Front Pembela Islam (FPI) dan sejumlah organisasi massa lainnya pada hari ini, Jumat (12/1/2018), menggeruduk kantor perwakilan Facebook Indonesia.

Aksi itu merupakan buntut dari kekesalan mereka atas tindakan sepihak Facebook yang memblokir akun dakwah maupun akun milik tokoh-tokoh ormas islam. Diperkirakan, ada seribuan peserta aksi yang ikut menggeruduk di depan kantor perwakilan Facebook Indonesia yang terletak di bilangan Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (12/1/2018).

Menurut Koordinator Aliansi Tolak Kezalaiman Facebook, Ali Al-Athos, demo digelar untuk menuntut keadilan kepada Facebook. Dia menilai, banyak akun-akun dakwah yang diblokir, tetapi akun-akun penista agama dibiarkan.

“Tuntutan yang ingin disuarakan peserta Aksi Damai 121 ini antara lain adalah, Menolak kezaliman Facebook kepada sejumlah ulama di tanah air,” katanya saat aksi.

“Facebook membiarkan akun-akun yang merusak seperti kemaksiatan, penista agama, penghina ulama, dan akun negatif lainnya yang masih berkeliaran di Facebook untuk segera diblokir. Ini nggak fair,” imbuhnya.

Sementara itu, Facebook menyampaikan ingin agar penggunanya merasa aman dan nyaman. Karena itu, konten yang tidak sesuai dengan standar komunitas akan dihapus. Keterangan lengkapnya sebagai berikut:

"Kami ingin agar semua orang yang menggunakan Facebook merasa aman dan nyaman saat mereka berbagi cerita maupun berhubungan dengan teman dan keluarganya. Kami terbuka apabila Facebook digunakan untuk berdiskusi mengenai beragam topik dan gagasan serta meningkatkan kesadaran akan isu yang penting bagi masyarakat. Namun kami akan menghapus konten yang melanggar Standar Komunitas yang telah ditetapkan. Standar Komunitas kami dibuat untuk mencegah adanya organisasi atau individu yang menyerukan ujaran kebencian atau kekerasan terhadap pihak lain yang memiliki pandangan berbeda dengan mereka.”(ryn)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
DIMINTA SECARA KHUSUS
Setya Novanto Jadi JC Kasus e-KTP? Ini Bantahan KPK
Rabu, 16 Januari 2018 - 21:00 wib
TERKAIT PILKADA JATIM
Tanyakan soal Mahar Gerindra, Bawaslu Kembali Panggil La Nyalla
Rabu, 16 Januari 2018 - 20:50 wib
77 ORANG JADI KORBAN
Ngeri! Korban Dengar Bisikan Aneh Sebelum Selasar BEI Roboh
Rabu, 16 Januari 2018 - 20:40 wib
BISA TERELIMINASI PADA 2019
Pengamat: Hanura Terancam karena Oso Selalu Gagal Urus Partai
Rabu, 16 Januari 2018 - 20:30 wib
BERTEMU KOMISI III DPR
Untuk Kedua Kalinya, Ketua MK Kembali Langgar Kode Etik
Rabu, 16 Januari 2018 - 20:20 wib
DILAPORKAN FARHAT ABBAS
Ancaman 6 Tahun Bui Mulai Bayangi Nikita Mirzani, Kasusnya...
Rabu, 16 Januari 2018 - 20:00 wib
DIGELAR PEKAN INI
Oso soal Munaslub Kubu Sudding: Harus Seizin Saya
Rabu, 16 Januari 2018 - 19:50 wib
LAHIRKAN TIGA SIMPULAN AWAL
Terungkap! Ini Penyebab Ambruknya Lantai BEI Versi PUPR
Rabu, 16 Januari 2018 - 19:40 wib
SEDIANYA DIGELAR HARI INI
Batal Bongkar "Good Friend"-nya Vero, Ini Kata Kakak Angkat Ahok
Rabu, 16 Januari 2018 - 19:30 wib
TAK LOLOS VERIFIKASI
Wow! Kata Rhoma Irama, Ada Parpol Lama Lakukan Manipulasi Data
Rabu, 16 Januari 2018 - 19:20 wib
Cari Berita
Teknologi Terbaru
Canon Luncurkan Kamera Saku Pertama

Kamis, 11 Januari 2018 - 10:34 WIB

LG Luncurkan Lini Mesin Cuci Smart Inverter 67 Watt

Rabu, 10 Januari 2018 - 10:41 WIB

Inovasi Digital dari 45 Menit Jadi 25 Menit

Rabu, 10 Januari 2018 - 10:32 WIB

Vivo V7 Tawarkan Kualitas Kamera Selfie

Selasa, 09 Januari 2018 - 09:08 WIB

Smartphone India Lebih  Murah dari Xiaomi

Minggu, 07 Januari 2018 - 15:27 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini