Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
KERJA SAMA DENGAN BEA CUKAI
Wow! Ringkus 4 Penyelundup, Segini Tangkapan Sabu BNN di Aceh
Jumat, 12 Januari 2018 - 17:30 WIB > Dibaca 316 kali Print | Komentar
Wow! Ringkus 4 Penyelundup, Segini Tangkapan Sabu BNN di Aceh
Ilustrasi. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Penyelundupan sabu seberat 40 kilogram di Aceh Timur, Nanggroe Aceh Darussalam berhasil digagalkan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN).

Adapun tangkapan jumbo BNN itu tak luput dari kerja sama dengan Bea Cukai. Menurut Deputi Pemberantasan BNN Irjen Pol Arman Depari, penggagalan penyelundupan sabu bermula dari informasi masyarakat pada Rabu (11/1/2018).

Saat itu, masyarakat melaporkan bahwa akan ada penyelundupan narkotika jenis sabu kristal seberat 40 kilogram ke Aceh melalui jalur laut.

"Pengungkapan kasus penyelundupan sabu seberat 40 kg berhasil ditemukan dari dua tempat yang berbeda di Aceh," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jakarta, Jumat (12/1/2018).

Diterangkannya, tim gabungan BNN dan Bea Cukai berhasil menangkap pelaku bernama Ramli dengan barang bukti sabu seberat 30 kg di Desa Bagok Panah, Darul Aman Aceh Timur.

Tak lama berselang, petugas melakukan pengejaran terhadap pelaku lainnya. Ketiga orang pelaku bernama Amri, Junaidi, dan Syaifinur berhasil dibekuk petugas bersama barang bukti sabu seberat 10 kg di wilayah Desa Bantayan, Nurusalam Aceh Timur.

"Sabu itu berasal dari Penang Malaysia dengan menggunakan perahu motor atau spead boat menuju Idi Rayuk yang dipecah menjadi dua bagian," tuturnya.

Arman menambahkan, sebanyak 30 kg dibawa ke Bagok Panah dan ditangkap anggota BNN. Ketika ditemukan, barang bukti disembunyikan dengan cara dikubur atau ditanam di pekarangan rumah, sementara sisanya 10 kilogram ditemukan di spead boat.

Kini, keempat orang tersangka sudah diamankan di BNNK Langsa untuk dilakukan pemeriksaan secara intensif. Dalam kasus itu, BNN juga turut mengamankan barang bukti lain seperti kendaraan roda dua, speed boat, alat komunikasi GPS. (rdw)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
DIMINTA SECARA KHUSUS
Setya Novanto Jadi JC Kasus e-KTP? Ini Bantahan KPK
Rabu, 16 Januari 2018 - 21:00 wib
TERKAIT PILKADA JATIM
Tanyakan soal Mahar Gerindra, Bawaslu Kembali Panggil La Nyalla
Rabu, 16 Januari 2018 - 20:50 wib
77 ORANG JADI KORBAN
Ngeri! Korban Dengar Bisikan Aneh Sebelum Selasar BEI Roboh
Rabu, 16 Januari 2018 - 20:40 wib
BISA TERELIMINASI PADA 2019
Pengamat: Hanura Terancam karena Oso Selalu Gagal Urus Partai
Rabu, 16 Januari 2018 - 20:30 wib
BERTEMU KOMISI III DPR
Untuk Kedua Kalinya, Ketua MK Kembali Langgar Kode Etik
Rabu, 16 Januari 2018 - 20:20 wib
DILAPORKAN FARHAT ABBAS
Ancaman 6 Tahun Bui Mulai Bayangi Nikita Mirzani, Kasusnya...
Rabu, 16 Januari 2018 - 20:00 wib
DIGELAR PEKAN INI
Oso soal Munaslub Kubu Sudding: Harus Seizin Saya
Rabu, 16 Januari 2018 - 19:50 wib
LAHIRKAN TIGA SIMPULAN AWAL
Terungkap! Ini Penyebab Ambruknya Lantai BEI Versi PUPR
Rabu, 16 Januari 2018 - 19:40 wib
SEDIANYA DIGELAR HARI INI
Batal Bongkar "Good Friend"-nya Vero, Ini Kata Kakak Angkat Ahok
Rabu, 16 Januari 2018 - 19:30 wib
TAK LOLOS VERIFIKASI
Wow! Kata Rhoma Irama, Ada Parpol Lama Lakukan Manipulasi Data
Rabu, 16 Januari 2018 - 19:20 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Setya Novanto Jadi JC Kasus e-KTP? Ini Bantahan KPK

Selasa, 16 Januari 2018 - 21:00 WIB

Untuk Kedua Kalinya, Ketua MK Kembali Langgar Kode Etik

Selasa, 16 Januari 2018 - 20:20 WIB

Diperiksa KPK, Kader PKB Bantah Terima Duit e-KTP

Selasa, 16 Januari 2018 - 19:00 WIB

Dituntut Dua Tahun  Enam Bulan, Syahrani dan Ridwan Bungkam
Tak Sanggup Beri Makan, Bayi Dibuang

Selasa, 16 Januari 2018 - 10:22 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini