Wonderful Indonesia
TERKAIT PEMILU 2019
KPU Disarankan Tidak Tunda Putusan MK soal Verifikasi Parpol
Jumat, 12 Januari 2018 - 16:45 WIB > Dibaca 212 kali Print | Komentar
KPU Disarankan Tidak Tunda Putusan MK soal Verifikasi Parpol
Ilustrasi. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mewajibkan seluruh partai politik peserta pemilu untuk diverifikasi faktual akan membuat Komisi Pemilihan Umum (KPU) harus bekerja lebih keras lagi.

"Dengan keluarnya putusan MK ini pasti ada konsekuensi logis, yakni perubahan di tahapan pemilu. Tentunya KPU sebagai penyelenggara harus kerja ekstra keras. Sebenarnya ini wajar bagi KPU," kata Koordinator Nasional (Kornas) Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Pakyat (JPPR) Sunant pada JawaPos.com, Jumat (12/1/2018).

Oleh sebab itu, dia menyarankan, agar semuanya masih bisa dikejar dan tidak molor, sebaiknya KPU harus segera melaksanakan putusan MK.

"Saya pikir sudah tidak ada waktu untuk menunda-nunda sebab kalau ditunda-tunda jangan sampai menggangu tahapan pemilu berikutnya," tuturnya.

Sunanto menilai, putusan MK itu memunculkan rasa keadilan karena semua partai politik peserta pemilu harus diverifikasi.

"Semuanya baik partai lama atau partai baru. Ini cukup adil," sebutnya.

Sementara itu, terkait teknis pelaksanaan KPU serta anggarannya, dia memandang tidak masalah karena sudah dialokasikan sesuai undang-undang.

"Memang dengan keluarnya putusan MK ini akan membuat aktivitas KPU menjadi dobel," jelasnya.

MK sebelumnya mengabulkan uji materi dalam Pasal 173 ayat (1) dan (3) Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. Dengan ketentuan ini, maka parpol yang telah ditetapkan sebagai peserta Pemilu 2014 tetap harus menjalani verifikasi faktual untuk lolos sebagai peserta Pemilu 2019. (ce1/aim)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
DIMINTA SECARA KHUSUS
Setya Novanto Jadi JC Kasus e-KTP? Ini Bantahan KPK
Rabu, 16 Januari 2018 - 21:00 wib
TERKAIT PILKADA JATIM
Tanyakan soal Mahar Gerindra, Bawaslu Kembali Panggil La Nyalla
Rabu, 16 Januari 2018 - 20:50 wib
77 ORANG JADI KORBAN
Ngeri! Korban Dengar Bisikan Aneh Sebelum Selasar BEI Roboh
Rabu, 16 Januari 2018 - 20:40 wib
BISA TERELIMINASI PADA 2019
Pengamat: Hanura Terancam karena Oso Selalu Gagal Urus Partai
Rabu, 16 Januari 2018 - 20:30 wib
BERTEMU KOMISI III DPR
Untuk Kedua Kalinya, Ketua MK Kembali Langgar Kode Etik
Rabu, 16 Januari 2018 - 20:20 wib
DILAPORKAN FARHAT ABBAS
Ancaman 6 Tahun Bui Mulai Bayangi Nikita Mirzani, Kasusnya...
Rabu, 16 Januari 2018 - 20:00 wib
DIGELAR PEKAN INI
Oso soal Munaslub Kubu Sudding: Harus Seizin Saya
Rabu, 16 Januari 2018 - 19:50 wib
LAHIRKAN TIGA SIMPULAN AWAL
Terungkap! Ini Penyebab Ambruknya Lantai BEI Versi PUPR
Rabu, 16 Januari 2018 - 19:40 wib
SEDIANYA DIGELAR HARI INI
Batal Bongkar "Good Friend"-nya Vero, Ini Kata Kakak Angkat Ahok
Rabu, 16 Januari 2018 - 19:30 wib
TAK LOLOS VERIFIKASI
Wow! Kata Rhoma Irama, Ada Parpol Lama Lakukan Manipulasi Data
Rabu, 16 Januari 2018 - 19:20 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
Tanyakan soal Mahar Gerindra, Bawaslu Kembali Panggil La Nyalla
Pengamat: Hanura Terancam karena Oso Selalu Gagal Urus Partai
Sebut Mahar Pilkada Sudah Rahasia Umum, Ini Saran Ruhut untuk KPU
Oso soal Munaslub Kubu Sudding: Harus Seizin Saya

Selasa, 16 Januari 2018 - 19:50 WIB

Wow! Kata Rhoma Irama, Ada Parpol Lama Lakukan Manipulasi Data
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini