Wonderful Indonesia
Karena Foto Tato Viral, Pria Ini Ditangkap Polisi
Jumat, 12 Januari 2018 - 15:32 WIB > Dibaca 339 kali Print | Komentar
Karena Foto Tato Viral, Pria Ini Ditangkap Polisi
Shigeharu Shirai. (Foto: AFP).
KETIKA foto disebar dan menjadi viral di sosial media, biasanya orang bangga karena menjadi terkenal. Tapi pria berumur 72 tahun asal Jepang ini malah apes. Karena fotonya viral dia malah ditangkap polisi.

Penangkapannya pun bukan di negara Jepang, melainkan di Thailand. Ternyata pria itu, Shigeharu Shirai yang merupakan mantan bos Yakuza merupakan buron polisi Jepang selama 14 tahun. Dia dikenali polisi dari foto tato dan jari kelingkingnya yang hilang.
Shigeharu ditangkap oleh sebuah tim SWAT pada Rabu (10/1/2018), di tengah kota di Lopburi, Thailand. Ia ditangkap saat sedang berbelanja.

Pihak berwenang Jepang memerintahkan penangkapannya sejak 2003 atas dugaan melakukan penembakan terhadap musuhnya di Jepang. Setelah itu dia melarikan diri ke Thailand, menikahi wanita Thailand, dan pensiun agar dapat  hidup damai.
 
Seperti yang dilansir AFP, seorang warga Thailand memajang beberapa fotonya sedang berada di pinggir jalan dengan tato khas Yakuza dan jari kelingkingnya yang hilang. Seorang Yakuza akan memotong ujung jari untuk menebus sebuah pelanggaran.

Foto-foto itu dibagikan lebih dari 10.000 kali secara online dan menarik perhatian polisi Jepang. Kemudian polisi Jepang meminta pihak berwenang Thailand untuk bergerak. "Tersangka mengakui bahwa dia adalah pemimpin kelompok Yakuza Kodokai," ujar juru bicara polisi Thailand, Jenderal Wirachai Songmetta seperti dikutip dari AFP Kamis, (11/12018).

Yakuza Kodokai berafiliasi dengan kelompok yakuza terbesar Jepang, Yamaguchi Gumi. Shigeharu Shirai dituduh menembak mati bos Yakuza yang juga musuhnya. Tujuh anggota gengnya sudah ditangkap dan dipenjara selama 12 sampai 17 tahun.

"Tersangka belum mengaku melakukan pembunuhan namun telah mengakui bahwa korbannya dulu menggertak dia," ujar Wirachai. Bos mafia itu menyamar sebagai rakyat biasa selama berada di Thailand. Polisi juga mengungkapkan, ia menerima uang dua atau tiga kali setiap tahun dari seorang pria Jepang yang berkunjung.

Tanpa paspor atau visa, dia secara resmi ditangkap karena memasuki Thailand secara ilegal dan akan diekstradisi untuk menghadapi tuntutan di Jepang. Yakuza muncul sejak pascaperang Jepang, menjadi organisasi kriminal multi miliar dolar yang terlibat dalam segala hal mulai dari perjudian, narkoba, dan pelacuran. Mereka telah lama ditoleransi sebagai kejahatan yang diperlukan untuk menjaga ketertiban di jalanan dan dianggap bisa menyelesaikan sesuatu dengan cepat.(ce1/iml)

Sumber: JPG
Editor: Fopin A Sinaga

Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
DIMINTA SECARA KHUSUS
Setya Novanto Jadi JC Kasus e-KTP? Ini Bantahan KPK
Rabu, 16 Januari 2018 - 21:00 wib
TERKAIT PILKADA JATIM
Tanyakan soal Mahar Gerindra, Bawaslu Kembali Panggil La Nyalla
Rabu, 16 Januari 2018 - 20:50 wib
77 ORANG JADI KORBAN
Ngeri! Korban Dengar Bisikan Aneh Sebelum Selasar BEI Roboh
Rabu, 16 Januari 2018 - 20:40 wib
BISA TERELIMINASI PADA 2019
Pengamat: Hanura Terancam karena Oso Selalu Gagal Urus Partai
Rabu, 16 Januari 2018 - 20:30 wib
BERTEMU KOMISI III DPR
Untuk Kedua Kalinya, Ketua MK Kembali Langgar Kode Etik
Rabu, 16 Januari 2018 - 20:20 wib
DILAPORKAN FARHAT ABBAS
Ancaman 6 Tahun Bui Mulai Bayangi Nikita Mirzani, Kasusnya...
Rabu, 16 Januari 2018 - 20:00 wib
DIGELAR PEKAN INI
Oso soal Munaslub Kubu Sudding: Harus Seizin Saya
Rabu, 16 Januari 2018 - 19:50 wib
LAHIRKAN TIGA SIMPULAN AWAL
Terungkap! Ini Penyebab Ambruknya Lantai BEI Versi PUPR
Rabu, 16 Januari 2018 - 19:40 wib
SEDIANYA DIGELAR HARI INI
Batal Bongkar "Good Friend"-nya Vero, Ini Kata Kakak Angkat Ahok
Rabu, 16 Januari 2018 - 19:30 wib
TAK LOLOS VERIFIKASI
Wow! Kata Rhoma Irama, Ada Parpol Lama Lakukan Manipulasi Data
Rabu, 16 Januari 2018 - 19:20 wib
Cari Berita
Internasional Terbaru
Penangkapan Maling Helikopter Berlangsung Dramatis

Selasa, 16 Januari 2018 - 13:56 WIB

Pulangkan 150 Pengungsi Rohingya Setiap Hari

Selasa, 16 Januari 2018 - 11:16 WIB

Kebebasan Pangeran Alwaleed Dihargai Rp80 Triliun

Selasa, 16 Januari 2018 - 10:14 WIB

Masjid di Hebron Ditutup bagi Muslim, Dibuka bagi Yahudi
Remaja Australia Pecinta Alkohol Turun

Senin, 15 Januari 2018 - 10:32 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini