Wonderful Indonesia
Setnov Mengajukan Diri sebagai Justice Collaborator
Samarkan Transaksi lewat Money Changer
Jumat, 12 Januari 2018 - 13:07 WIB > Dibaca 519 kali Print | Komentar
Samarkan Transaksi lewat Money Changer
SIDANG: Setya Novanto menguap saat persidangan kasus KTP-el di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (11/1/2018). FOTO : (FEDRIK TARIGAN/ JPG/RPO)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Benang kusut aliran uang 7,3 juta dolar AS yang diduga diterima mantan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto (Setnov) diurai lapis demi lapis oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) KomisiPemberantasan Korupsi (KPK). Di persidangan, Kamis (11/1), jaksa menghadirkan 4 orang saksi yang ditengarai terlibat langsung dalam transaksi uang korupsi KTP-el itu.

Mereka adalah Manager Marketing PT Inti Valuta Money Changer Panglima Polim Riswan alias Iwan Barala, Komisaris PT Berkah Langgeng Abadi Juli Hira, pegawai PT Berkah Langgeng Abadi Nunuy Kurniasih dan karyawan PT Sharp Indonesia Muda Ihsan Harahap. Melalui mereka, penyamaran transaksi sebagian uang diduga korupsi KTP-el (dari total 7,3 juta dolar AS) terungkap.

Misal seperti yang disampaikan Iwan. Dia mengaku pernah melakukan transaksi jual beli dolar dengan keponakan Setnov, Irvanto Hendra Pambudi Cahyo pada rentang waktu Januari-Februari 2012 silam. Jumlahnya 2,62 juta dolar AS. Transaksi yang dilakukan menggunakan modus barter dolar melalui money changer milik Juli Hira di Singapura.

”Dia (Irvanto, red) cerita ada dolar di luar negeri. Dia mau tukar tapi dia nggak mau terima rupiah di Indonesia. Dia mau terima dolar di Jakarta. Itu namanya barter. Biasa itu (barter, red),” ungkap Iwan di hadapan majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (11/1). Keterangan Iwan itu merupakan fakta baru dalam skandal korupsi KTP-el yang melibatkan Setya Novanto.

Iwan bukan pihak yang melakukan barter dolar secara langsung. Tanpa sepengetahuan Irvanto, dia meminta bantuan Juli Hira yang memiliki perusahaan money changer di Singapura, di bawah naungan PT Berkah Langgeng Abadi. ”Saya bilang (ke Juli, red) nasabah saya ada yang mau tukar dolar,” ujar Iwan yang baru pertama kali bersaksi di pengadilan tersebut.
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
DIMINTA SECARA KHUSUS
Setya Novanto Jadi JC Kasus e-KTP? Ini Bantahan KPK
Rabu, 16 Januari 2018 - 21:00 wib
TERKAIT PILKADA JATIM
Tanyakan soal Mahar Gerindra, Bawaslu Kembali Panggil La Nyalla
Rabu, 16 Januari 2018 - 20:50 wib
77 ORANG JADI KORBAN
Ngeri! Korban Dengar Bisikan Aneh Sebelum Selasar BEI Roboh
Rabu, 16 Januari 2018 - 20:40 wib
BISA TERELIMINASI PADA 2019
Pengamat: Hanura Terancam karena Oso Selalu Gagal Urus Partai
Rabu, 16 Januari 2018 - 20:30 wib
BERTEMU KOMISI III DPR
Untuk Kedua Kalinya, Ketua MK Kembali Langgar Kode Etik
Rabu, 16 Januari 2018 - 20:20 wib
DILAPORKAN FARHAT ABBAS
Ancaman 6 Tahun Bui Mulai Bayangi Nikita Mirzani, Kasusnya...
Rabu, 16 Januari 2018 - 20:00 wib
DIGELAR PEKAN INI
Oso soal Munaslub Kubu Sudding: Harus Seizin Saya
Rabu, 16 Januari 2018 - 19:50 wib
LAHIRKAN TIGA SIMPULAN AWAL
Terungkap! Ini Penyebab Ambruknya Lantai BEI Versi PUPR
Rabu, 16 Januari 2018 - 19:40 wib
SEDIANYA DIGELAR HARI INI
Batal Bongkar "Good Friend"-nya Vero, Ini Kata Kakak Angkat Ahok
Rabu, 16 Januari 2018 - 19:30 wib
TAK LOLOS VERIFIKASI
Wow! Kata Rhoma Irama, Ada Parpol Lama Lakukan Manipulasi Data
Rabu, 16 Januari 2018 - 19:20 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Ngeri! Korban Dengar Bisikan Aneh Sebelum Selasar BEI Roboh
Batal Bongkar "Good Friend"-nya Vero, Ini Kata Kakak Angkat Ahok
Ahok-Vero Bercerai, Begini Kondisi Anak-anaknya

Selasa, 16 Januari 2018 - 19:10 WIB

Segera Bercerai, Ahok Tampak Lebih Kurus

Selasa, 16 Januari 2018 - 18:30 WIB

Bupati Cantik Ini Diberhentikan Selama Tiga Bulan

Selasa, 16 Januari 2018 - 13:36 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini