Wonderful Indonesia
Santa Barbara County Dilanda Bencana Alam Beruntun
Jumat, 12 Januari 2018 - 10:07 WIB > Dibaca 259 kali Print | Komentar
Santa Barbara County Dilanda Bencana Alam Beruntun
FOTO : (INTERNET)
Berita Terkait

Banjir California Renggut 13 Jiwa



CALIFORNIA (RIAUPOS.CO) - Sekitar 30 jam sebelum air bercampur lumpur dan batu-batu besar longsor serta menimbun permukiman warga di Santa Barbara County, Negara Bagian California, Amerika Serikat (AS), pemerintah sudah memperingatkan adanya ancaman bencana alam. Tapi, penduduk abai.

JEFF Gater, pejabat badan urusan bencana di Santa Barbara County mengatakan bahwa peringatan langsung terhadap warga melalui telepon genggam memang baru disebarkan bersamaan dengan datangnya bencana. ‘’Itu juga setelah National Weather Service mengirimkan peringatan serupa,’’ katanya dalam wawancara dengan Los Angeles Times, Kamis (11/1).  

Alasan Gater tak mengirimkan peringatan langsung ke seluruh warga yang nomor telepon genggamnya tersimpan di database pemerintah cukup masuk akal. Di era digital seperti sekarang, masyarakat akan cenderung mengabaikan peringatan yang dikirimkan ke telepon genggam. Apalagi jika peringatan itu dikirimkan dini hari. Saat sebagian besar orang tertidur dan telepon genggam mereka dimatikan.

Jauh hari, menurut Gater, pihaknya sudah memberdayakan seluruh media untuk mengirimkan sinyal bahaya. Televisi, media cetak, dan media sosial menjadi sarana peringatan. Bahkan, pemerintah setempat memasang peringatan bahaya di situs-situs resminya dan mengirimkan 200.000 surat elektronik (surel) berisi ancaman bencana alam.

Ahad (7/1) Gater dan rekan-rekannya memberikan peringatan langsung dari rumah ke rumah. Tapi, seluruh peringatan itu bersifat imbauan dan ajakan untuk waspada. Sebab, saat itu, pihak berwenang pun belum tahu bahwa bencana yang mereka hadapi sebesar itu. Badan meteorologi pun tidak menyangka hujan deras yang sudah diramalkan bakal turun dengan sangat lebat pada Senin malam (8/1). ‘’Jika saat itu Anda memerintah mereka meninggalkan rumah, mereka pasti akan melakukannya. Tapi, jika bahaya itu tak terbukti,’’ ujar Gater. (hep/c19/dos/jpg)
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
DIMINTA SECARA KHUSUS
Setya Novanto Jadi JC Kasus e-KTP? Ini Bantahan KPK
Rabu, 16 Januari 2018 - 21:00 wib
TERKAIT PILKADA JATIM
Tanyakan soal Mahar Gerindra, Bawaslu Kembali Panggil La Nyalla
Rabu, 16 Januari 2018 - 20:50 wib
77 ORANG JADI KORBAN
Ngeri! Korban Dengar Bisikan Aneh Sebelum Selasar BEI Roboh
Rabu, 16 Januari 2018 - 20:40 wib
BISA TERELIMINASI PADA 2019
Pengamat: Hanura Terancam karena Oso Selalu Gagal Urus Partai
Rabu, 16 Januari 2018 - 20:30 wib
BERTEMU KOMISI III DPR
Untuk Kedua Kalinya, Ketua MK Kembali Langgar Kode Etik
Rabu, 16 Januari 2018 - 20:20 wib
DILAPORKAN FARHAT ABBAS
Ancaman 6 Tahun Bui Mulai Bayangi Nikita Mirzani, Kasusnya...
Rabu, 16 Januari 2018 - 20:00 wib
DIGELAR PEKAN INI
Oso soal Munaslub Kubu Sudding: Harus Seizin Saya
Rabu, 16 Januari 2018 - 19:50 wib
LAHIRKAN TIGA SIMPULAN AWAL
Terungkap! Ini Penyebab Ambruknya Lantai BEI Versi PUPR
Rabu, 16 Januari 2018 - 19:40 wib
SEDIANYA DIGELAR HARI INI
Batal Bongkar "Good Friend"-nya Vero, Ini Kata Kakak Angkat Ahok
Rabu, 16 Januari 2018 - 19:30 wib
TAK LOLOS VERIFIKASI
Wow! Kata Rhoma Irama, Ada Parpol Lama Lakukan Manipulasi Data
Rabu, 16 Januari 2018 - 19:20 wib
Cari Berita
Internasional Terbaru
Penangkapan Maling Helikopter Berlangsung Dramatis

Selasa, 16 Januari 2018 - 13:56 WIB

Pulangkan 150 Pengungsi Rohingya Setiap Hari

Selasa, 16 Januari 2018 - 11:16 WIB

Kebebasan Pangeran Alwaleed Dihargai Rp80 Triliun

Selasa, 16 Januari 2018 - 10:14 WIB

Masjid di Hebron Ditutup bagi Muslim, Dibuka bagi Yahudi
Remaja Australia Pecinta Alkohol Turun

Senin, 15 Januari 2018 - 10:32 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini