Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
Penipuan Pemberangkatan Umrah
15 Korban Joe Pentha Travel Kembali Melapor
Kamis, 11 Januari 2018 - 11:47 WIB > Dibaca 352 kali Print | Komentar
15 Korban Joe Pentha Travel Kembali Melapor
LAPOR KE POLDA: Sejumlah calon jamaah umrah Joe Pentha Travel yang urung diberangkatkan melapor ke Polda Riau, Rabu (10/1/2018). MHD AKHWAN/RIAUPOS
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Satu per satu korban penipuan pemberangkatan umrah Joe Pentha Wisata Travel muncul ke permukaan. Rabu (10/1) siang, 15 orang korban mendatangi Polda Riau. Mereka sudah sejak 2016 dijanjikan berangkat, namun tak dipenuhi, padahal sudah membayar biaya yang diperlukan.

15 orang korban Joe Pentha Wisata Travel ini datang melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Riau Rabu siang. Di antara korban, ada yang harus melego aset tanah agar bisa memenuhi biaya umrah sekitar Rp23 juta per orang.

Salah satu di antara korban yang melapor ini adalah Widyawati. Warga Desa Tarantang, Kabupaten Kampar tersebut dijanjikan akan berangkat Januari 2017. ‘’Kebun sudah habis dijual untuk berangkat. Hasilnya nihil, banyak janji yang diumbarnya sejak 2016 hingga akan diberangkatkan Januari 2017,’’ katanya.


Mewakili para korban, jamaah umroh Joe Pentha Wisata Travel yang tertipu kata Widya, ingin agar uang yang sudah disetorkan bisa kembali. ‘’Kami ingin uang kami kembali utuh. Kami berharap dengan laporan ini pihak kepolisian dapat memberikan keadilan dan kepastian,’’ sambungnya.

Terpisah, Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Guntur Aryo Tejo memaparkan, Polda Riau saat ini masih terus mendata siapa saja pihak yang menjadi korban Joe Pentha Wisata Travel. ‘’Kita masih menunggu dan menjemput laporan  yang ada di wilayah Polda Riau,’’ ujarnya.

Dia memperkirakan, di seluruh Riau saat ini masih ada masyarakat yang menjadi korban, namun belum melapor. ‘’Di 12 Kepala Satuan Wilayah (Kasatwil, red) kita kumpulkan laporan polisi terkait kasus tersangka ini. Mana tahu bertambah lagi korban yang belum melapor,’’ sambungnya.

Dari penyidikan yang sudah dilakukan, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Riau sudah menetapkan MYJ sebagai tersangka. Diperkirakan, timbul kerugian Rp3,5 miliar dari penipuan keberangkatan umroh travel ini. ‘’Saksi sudah ada penambahan sampai 19 orang yang diperiksa, untuk kerugian korban saat ini Rp3,5 miliar,’’ tegas Guntur.

Sebelumnya, petunjuk ditemukan penyidik Ditreskrimum Polda Riau terkait penyebab batal berangkatnya jamaah umrah Joe Pentha Wisata Travel. Terungkap bahwa uang jamaah digunakan untuk menutupi keberatan jamaah lainnya.

Informasi ini didapat setelah pemeriksanaan dilakukan terhadap tersangka penipuan pemberangkatan umrah yang juga pemilik Joe Pentha Wisata Travel MYJ. Pria ini sempat dua kali mangkir dari pemeriksaan sebelum langsung ditahan pada pemeriksaan ketiga. MYJ disebutnya memutar uang yang disetorkan jamaah kepada pihak travel untuk jamaah lainnya yang mendaftar lebih dulu.

Setidaknya dari 2015, ada sekitar 708 calon jamaah yang ‎mendaftar melalui travel ini diduga menjadi korban penipuan. Sang pemilik travel  disebut calon jamaah umrah sudah berulang kali menjanjikan pemberangkatan hingga pengembalian uang, namun tidak pernah terealisasi.

MYJ, pernah dibawa ratusan calon jamaah umrah yang urung diberangkatkan sejak 2015 ke Sentra Pelayanan Kepolisian‎ Terpadu (SPKT) Polda  Riau, Jumat (29/9) petang. Mereka ingin dia diproses karena melakukan tindak pidana penipuan dan penggelapan miliaran dana umrah. Dari 180 orang jamaah setidaknya sudah disetorkan uang sekitar  Rp3 miliar.

Dalam penanganan perkara ini, Ditreskrimum Polda Riau sebelumnya sudah pula melakukan penggeledahan terhadap kantor travel ini di Jalan Panda, Kecaman Sukajadi, Kamis (4/1) lalu. Dari lokasi diamankan sejumlah dokumen seperti data jamaah yang batal berangkat serta barang bukti lainnya. Di antaranya, mukena, tas, dan kain ikhram yang ada di gudang. Dokumen-dokumen yang disita adalah milik 153 korban yang terkait dengan kerugian Rp3,9 miliar.(ali)


Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
SUDAH DITETAPKAN TERSANGKA
Keras! Gerindra Bandingkan Kasus Ustaz Zulkifli dengan Viktor Laiskodat
Jumat, 18 Januari 2018 - 21:00 wib
IMBAUAN UNTUK SELURUH KADER
Ketum Baru Hanura Langsung Dukung Jokowi Pasca-Munaslub
Jumat, 18 Januari 2018 - 20:45 wib
PEKAN DEPAN
Ketua Pemuda Muhammadiyah Dipanggil Polisi karena Kritik Kasus Novel
Jumat, 18 Januari 2018 - 20:30 wib
GELAR MUNASLUB
Kubu Sudding Klaim Dapat Restu Wiranto Lewat WhatsApp
Jumat, 18 Januari 2018 - 20:25 wib
TERKAIT MAHAR POLITIK
Sekali Lagi La Nyalla Mangkir, Bawaslu Lakukan Ini
Jumat, 18 Januari 2018 - 20:20 wib
TERKAIT KASUS UJARAN KEBENCIAN
Penuhi Panggilan Polisi, Ustaz Akhir Zaman Bilang Begini
Jumat, 18 Januari 2018 - 20:10 wib
PASCA-MUNASLUB
Siap Menghadap, Ketum Hanura Kubu Sudding Ajak Oso Islah
Jumat, 18 Januari 2018 - 20:00 wib
DIRAWAT DI RS FATMAWATI
Gagal Ginjal, Aktor Laga Advent Butuh Darah Golongan O
Jumat, 18 Januari 2018 - 19:50 wib
TERKAIT KASUS E-KTP
Dari Obat hingga Ular, Jawaban Saksi Novanto Bikin Hakim Kesal
Jumat, 18 Januari 2018 - 19:40 wib
SAAT SEDANG DIWAWANCARA
Didemo Sekelompok Orang ke DPR, Bamsoet Tetap Santai
Jumat, 18 Januari 2018 - 19:30 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Keras! Gerindra Bandingkan Kasus Ustaz Zulkifli dengan Viktor Laiskodat
Ketua Pemuda Muhammadiyah Dipanggil Polisi karena Kritik Kasus Novel
Penuhi Panggilan Polisi, Ustaz Akhir Zaman Bilang Begini
Dari Obat hingga Ular, Jawaban Saksi Novanto Bikin Hakim Kesal
Hakim Sidang Novanto Kesal, Saksi Mengaku Tamat SMP

Kamis, 18 Januari 2018 - 19:20 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini