Wonderful Indonesia
RI Tolak Program Direct Hiring Malaysia
Kamis, 11 Januari 2018 - 11:24 WIB > Dibaca 365 kali Print | Komentar
RI Tolak Program Direct Hiring Malaysia
Hermono
Berita Terkait



JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Sejak 1 Januari 2018 lalu, Malaysia resmi memberlakukan sistem mempekerjakan langsung (direct hiring) bagi seluruh pekerja migran di negeri Petronas tersebut. Kebijakan ini berpotensi mengacaukan sistem pengiriman dan penempatan TKI di Indonesia dan membuka peluang semakin banyaknya buruh migran ilegal.

Dengan sistem direct hiring, Malaysia berusaha untuk memotong ongkos penempatan buruh migran di negara tersebut. Sistem ini memungkinkan pengguna kerja berhubungan langsung dengan pencari kerja dan membentuk hubungan kerja secara mandiri tanpa melalui agensi atau pihak ketiga.

Indonesia sendiri mewajibkan penempatan TKI melalui agensi yang disebut Pelaksana Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Swasta (PPTKIS). Ketentuan tersebut diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 5 Tahun 2013.

Di negara penempatan pun (termasuk di Malaysia), Indonesia juga mewajibkan TKI berhubungan dengan agensi untuk pendistribusian hingga sampai pada pencari kerja. Praktis, ada satu atau dua agensi sebelum buruh migran sampai pada pengguna.

Sebab itu, dengan pemberlakuan direct hiring, praktis PP Nomor 5 Tahun 2013 menjadi tidak berlaku. “Masalahnya kita tidak bisa melanggar peraturan yang kita buat sendiri,” kata Sekretaris Badan Nasional Perlindungan dan Penempatan TKI (BNP2TKI)Hermono, di Kantor Kemnaker, Rabu (10/1).

Hermono mengkhawatirkan, pemberlakuan direct hiring, gelombang buruh migran ilegal akan semakin tidak terawasi. TKI akan semakin bebas terbang ke luar negeri karena bisa berhubungan langsung dengan pengguna kerja ”Kalau nggak pake agensi, akan semakin banyak buruh migran yang ilegal,” kata Hermono.
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
SUDAH DITETAPKAN TERSANGKA
Keras! Gerindra Bandingkan Kasus Ustaz Zulkifli dengan Viktor Laiskodat
Jumat, 18 Januari 2018 - 21:00 wib
IMBAUAN UNTUK SELURUH KADER
Ketum Baru Hanura Langsung Dukung Jokowi Pasca-Munaslub
Jumat, 18 Januari 2018 - 20:45 wib
PEKAN DEPAN
Ketua Pemuda Muhammadiyah Dipanggil Polisi karena Kritik Kasus Novel
Jumat, 18 Januari 2018 - 20:30 wib
GELAR MUNASLUB
Kubu Sudding Klaim Dapat Restu Wiranto Lewat WhatsApp
Jumat, 18 Januari 2018 - 20:25 wib
TERKAIT MAHAR POLITIK
Sekali Lagi La Nyalla Mangkir, Bawaslu Lakukan Ini
Jumat, 18 Januari 2018 - 20:20 wib
TERKAIT KASUS UJARAN KEBENCIAN
Penuhi Panggilan Polisi, Ustaz Akhir Zaman Bilang Begini
Jumat, 18 Januari 2018 - 20:10 wib
PASCA-MUNASLUB
Siap Menghadap, Ketum Hanura Kubu Sudding Ajak Oso Islah
Jumat, 18 Januari 2018 - 20:00 wib
DIRAWAT DI RS FATMAWATI
Gagal Ginjal, Aktor Laga Advent Butuh Darah Golongan O
Jumat, 18 Januari 2018 - 19:50 wib
TERKAIT KASUS E-KTP
Dari Obat hingga Ular, Jawaban Saksi Novanto Bikin Hakim Kesal
Jumat, 18 Januari 2018 - 19:40 wib
SAAT SEDANG DIWAWANCARA
Didemo Sekelompok Orang ke DPR, Bamsoet Tetap Santai
Jumat, 18 Januari 2018 - 19:30 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Mesranya Foto Perpisahan Khofifah dan Susi Pudjiastuti dari Kabinet Kerja
Campak Renggut Nyawa 61 Anak, Komitmen Jokowi Dipertanyakan
Psikolog: Kejujuran Vero Dibutuhkan dalam Mediasi Sidang Cerai Ahok
Fokus Tuntaskan Pembelian Sukhoi

Kamis, 18 Januari 2018 - 11:55 WIB

Jokowi Izinkan Airlangga Rangkap Jabatan

Kamis, 18 Januari 2018 - 11:04 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini