Wonderful Indonesia
Riau Pos berupaya menjembatani aspirasi pembaca atau masyarakat Riau pada umumnya. Jika itu berbentuk keluhan terhadap pemerintah daerah, Riau Pos akan menyiapkan liputannya dan diterbitkan di halaman ini. Termasuk instansi lain. Tentunya melalui kaedah atau etika yang sudah ditentukan. Dan Riau Pos berhak untuk memilih mana yang ditindaklanjuti dan yang mana tidak dengan berbagai pertimbangan. Kami juga akan mengedit seperlunya aspirasi pembaca yang dimuat, tanpa mengurangi/menghilangkan substansi isi. Untuk menyampaikan aspirasinya, silahkan kirim pesan teks atau foto, atau keduanya melalui:WA: 081334159333. Email/FB: riaupos.interaktif@gmail.com IG: @riaupos_interaktif, Twitter: @riaupos2017. Path: @riaupos2017.
Kami Takut Diterkam Harimau Pak
Kamis, 11 Januari 2018 - 11:18 WIB > Dibaca 725 kali Print | Komentar
Kami Takut Diterkam Harimau Pak
Assalamualaikum Pak. Info beredar di Facebook kalau harimau yang terkam warga itu sudah berkeliaran sejak 2016 lalu. Sudah banyak warga yang jadi korbannya. Bagaimana pemerintah menyikapi ini pak. Kami takut diterkam harimau juga. Mohon infonya juga Pak.

WA : +628127531XXX

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) - Terkait dengan informasi bahwa harimau sudah muncul sejak tahun 2016 lalu di wilayah perkebunan sawit PT THIP, Desa Tanjung Simpang, Kecamatan Pelangiran, Indragiri Hilir, benar adanya. Namun informasi bahwa sudah banyak warga yang menjadi korban, itu tidaklah benar.

Menurut Ketua Tim Penanggulangan Konflik Harimau Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau PT THIP, Muhamad Hendri SH mengatakan, sejak 1998, Jumiati (30), menjadi manusia pertama yang tewas akibat terkaman harimau di wilayah perkebunan PT THIP seluas 80.000 hektare itu.

“Bahkan, selama 18 tahun perusahaan beroperasi, nyaris tak ada konflik manusia dengan harimau. Barulah pada 2016 lalu, harimau muncul di wilayah kebun sawit tersebut,” ujarnya.

Kata dia, laporan adanya kemunculan harimau di wilayah perkebunan itu, masuk ke BBKSDA Riau pada 2016 lalu. Sebelum itu, pihak perusahaan mengaku belum ada kemunculan harimau. Begitu juga para karyawan.
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Riau Pos
Riau Pos Nomor Satu di Luar Jawa
Minggu, 21 Januari 2018 - 13:06 wib
Bersikap Tidak Netral
Bawaslu: Sekko Pekanbaru Langgar Aturan
Minggu, 21 Januari 2018 - 12:51 wib
Penerapan Transaksi Non Tunai
Pemkab Karimun MoU Bersama BRK
Minggu, 21 Januari 2018 - 12:30 wib
ALAMAK
Pengemis Buta “Sembuh” Saat Dikejar Satpol PP
Minggu, 21 Januari 2018 - 12:29 wib

Akhir Pendaftaran, Lelang Jabatan Diikuti 55 Peserta
Minggu, 21 Januari 2018 - 12:26 wib

Monitoring Gas Rumah Kaca Secara Online
Minggu, 21 Januari 2018 - 12:22 wib
Komunitas Comic Riau
Kembangkan Seni Kreatifitas Generasi Muda
Minggu, 21 Januari 2018 - 12:21 wib
Cerita Mahasiswa Riau soal Pertanian
Jadi Sarjana Berkat Kangkung
Minggu, 21 Januari 2018 - 12:17 wib
Aiptu Samsul Huda
Polisi Tewas Ditusuk, Potensial Aksi Teror
Minggu, 21 Januari 2018 - 12:16 wib
Rayakan HUT Ke-4 dengan Gelar Donor Darah
RS Awal Bros Panam Terus Berbenah
Minggu, 21 Januari 2018 - 12:04 wib
Cari Berita
Interaktif Terbaru
Parit dan Jalan Berlubang karena Jaringan Gas

Sabtu, 20 Januari 2018 - 07:40 WIB

Antisipasi Penyalahgunaan  Narkoba dan Prostitusi di Hotel
Tolong, Semakin Banyak Lapo Tuak Pak

Jumat, 19 Januari 2018 - 09:43 WIB

Pak, Kapan Sampah  di Jalan Du Kilan Dibersihkan?

Jumat, 19 Januari 2018 - 09:35 WIB

Alat Berat Standby,  Masyarakat Diminta Bersabar

Kamis, 18 Januari 2018 - 10:15 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us