Wonderful Indonesia
Kabupaten Indragiri Hilir
Kelangkaan Gas Elpiji Akibat Tidak Tepat Sasaran
Kamis, 11 Januari 2018 - 10:29 WIB > Dibaca 331 kali Print | Komentar
Kelangkaan Gas Elpiji Akibat Tidak Tepat Sasaran
ilustrasi
Advertorial Indragiri Hilir
(RIAUPOS.CO) - Banyak faktor yang menyebabkan kelangkaan gas elpiji 3 Kg di lapangan. Di antaranya akibat dipicu pendistribusian yang tidak tepat pada sasaran.

Demikian disampaikan Kepala Disperindag Indragiri Hilir (Inhil) H Dianto Mampanini, Rabu (10/1). Menurutnya, hal itu perlu disikapi supaya tidak berimbas buruk terhadap masyarakat.

‘’Tidak tepat sasaran, yang saya maksud seperti rumah makan dan restoran yang masih menggunakan elpiji bersubsidi,” jelas Dianto.

Kemudian, masih ada masyarakat mampu yang juga menggunakan gas elpiji 3 Kg. Padahal berdasarkan ketentuan hanya masyarakat yang tidak mampu saja yang diperbolehkan menikmati gas bersubsidi.

‘’Sedangkan upaya yang kami lakukan untuk mengurangi persoalan ini, dengan rutin melakukan survei ke agen, dan tempat-tempat sejenisnya,” papar Dianto.

Sementara itu, dalam satu tahun distribusi di Kabupaten Inhil mencapai angka 339.634 tabung, di mana 84.348 tabung dialokasikan penggunaannya untuk rumah tangga sasaran (RTS).

Kemudian 30.160 tabung dialokasikan bagi usaha kecil menengah (UKM). Artinya total penggunaan dalam satu tahun mencapai 114.634 tabung, dan masih tersisa 224.090 tabung.

Yang diherankan Dianto, kenapa di lapangan distribusi elpiji bersubsidi itu bisa langka. Sehingga harga jual di tingkat pengecer menembus harga Rp40 ribu per tabung. Padahal harga eceran tertinggi (HET) mulai dari Rp20.300 per tabung.

Untuk daerah terjauh HET-nya berkisar Rp26.100 per tabung. Hal itu berdasarkan SK Bupati Inhil Nomor Kpts 671/X/HK-2017 tentang perubahan atas keputusan Bupati Inhil Nomor Kpts 786/X/HK-2015 tentang penetapan perubahan HET daerah elpiji 3 Kg di Kabupaten Inhil.(adv/a)

Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
SUDAH DITETAPKAN TERSANGKA
Keras! Gerindra Bandingkan Kasus Ustaz Zulkifli dengan Viktor Laiskodat
Jumat, 18 Januari 2018 - 21:00 wib
IMBAUAN UNTUK SELURUH KADER
Ketum Baru Hanura Langsung Dukung Jokowi Pasca-Munaslub
Jumat, 18 Januari 2018 - 20:45 wib
PEKAN DEPAN
Ketua Pemuda Muhammadiyah Dipanggil Polisi karena Kritik Kasus Novel
Jumat, 18 Januari 2018 - 20:30 wib
GELAR MUNASLUB
Kubu Sudding Klaim Dapat Restu Wiranto Lewat WhatsApp
Jumat, 18 Januari 2018 - 20:25 wib
TERKAIT MAHAR POLITIK
Sekali Lagi La Nyalla Mangkir, Bawaslu Lakukan Ini
Jumat, 18 Januari 2018 - 20:20 wib
TERKAIT KASUS UJARAN KEBENCIAN
Penuhi Panggilan Polisi, Ustaz Akhir Zaman Bilang Begini
Jumat, 18 Januari 2018 - 20:10 wib
PASCA-MUNASLUB
Siap Menghadap, Ketum Hanura Kubu Sudding Ajak Oso Islah
Jumat, 18 Januari 2018 - 20:00 wib
DIRAWAT DI RS FATMAWATI
Gagal Ginjal, Aktor Laga Advent Butuh Darah Golongan O
Jumat, 18 Januari 2018 - 19:50 wib
TERKAIT KASUS E-KTP
Dari Obat hingga Ular, Jawaban Saksi Novanto Bikin Hakim Kesal
Jumat, 18 Januari 2018 - 19:40 wib
SAAT SEDANG DIWAWANCARA
Didemo Sekelompok Orang ke DPR, Bamsoet Tetap Santai
Jumat, 18 Januari 2018 - 19:30 wib
Cari Berita
Advertorial Terbaru
Gubernur Wajibkan Perusahaan Terapkan K3

Kamis, 18 Januari 2018 - 08:50 WIB

Sekda Sampaikan Pidato Bupati di DPRD

Selasa, 16 Januari 2018 - 12:07 WIB

Februari, Flyover Dibangun

Selasa, 16 Januari 2018 - 11:30 WIB

Bupati Hadiri Haul di Enok

Selasa, 16 Januari 2018 - 11:05 WIB

Awal Januari Tercatat 2.000 Pemohon

Selasa, 16 Januari 2018 - 09:58 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini