Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
DILAPORKAN KE BARESKRIM
Dugaan Penistaan Agama, FPI Sarankan Joshua Belajar Pancasila
Rabu, 10 Januari 2018 - 19:20 WIB > Dibaca 558 kali Print | Komentar
Dugaan Penistaan Agama, FPI Sarankan Joshua Belajar Pancasila
Sekjen DPP FPI Novel Bamukmin. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Front Pembela Islam (FPI) angkat bicara terkait adanya pelaporan ke polisi terhadap Joshua Suherman oleh Forum Umat Islam Bersatu (FUIB).

Pelaporan itu terjadi karena adanya dugaan penistaan agama oleh Joshua. Menurut FPI, komika yang pernah menjadi penyanyi cilik itu sebaiknya belajar Pancasila. Dikatakan Sekjen DPP FPI Novel Bamukmin, ucapan yang dilontarkan Joshua dalam sebuah acara Stand Up Comedy merupakan potret buruk dunia komedian yang sudah kehabisan bahan lelucon.

Adapun topik agama, imbuh anak buah Rizieq Shihab di FPI itu, sengaja dibawa-bawa untuk mendongkrak popularitas.

"Dunia komedian yang tanpa dibekali pengetahuan agama akan mudah mempermainkan agama," ujarnya saat dihubungi JawaPos.com, Jakarta, Rabu (10/1/2018).

Dalam ajaran Islam, kata dia lagi, sangat haram hukumnya untuk mempermainkan sebuah agama. Terlebih, pada kasus Joshua, agama dijadikan bahan tertawaan. Dalam ajaran Islam, lanjutnya, hukuman mati bagi penghina agama dan tidak ada tebusannya.

Dalam hukum positif pun ada sanksi tegas, yakni pasal 156a KUHP juga bisa masuk dalam pasal 28 ayat (2) UU ITE Nomor 11 tahun 2008 tentang ujaran kebencian di depan umum.

Karena itu, dia berharap para komika termasuk Joshua Suherman perlu diberikan penataran tentang Pancasila dan pemahaman tentang UUD 1945.

"Agar mereka paham negara ini dibangun dengan kobaran semangat Ketuhanan Yang Maha Esa dan itu sangat harus kita jaga. Jangan pernah untuk mengolok-oloknya," tutupnya.

Komika Joshua Suherman sebelumnya dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri terkait dugaan penistaan agama. Itu karena mantan pelantun lagu "Diobok-obok" tersebut melontarkan pernyataan yang telah melecehkan agama Islam.

Adapun laporan Joshua tertuang dalam LP/30/I/2018 Bareskrim tertanggal 9 Januari 2018. Joshua diduga melakukan tindak pidana penistaan agama melalui media elektronik Youtube, sebagaimana dimaksud dalam UU ITE Pasal 27 ayat 3 dan Pasal 28 ayat 2 UU 19 Tahun 2016 Atas Perubahan UU no 11 Tahun 2008 Tentang ITE atau Pasal 156a KUHP. (ce1)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Riau Pos
Riau Pos Nomor Satu di Luar Jawa
Minggu, 21 Januari 2018 - 13:06 wib
Bersikap Tidak Netral
Bawaslu: Sekko Pekanbaru Langgar Aturan
Minggu, 21 Januari 2018 - 12:51 wib
Penerapan Transaksi Non Tunai
Pemkab Karimun MoU Bersama BRK
Minggu, 21 Januari 2018 - 12:30 wib
ALAMAK
Pengemis Buta “Sembuh” Saat Dikejar Satpol PP
Minggu, 21 Januari 2018 - 12:29 wib

Akhir Pendaftaran, Lelang Jabatan Diikuti 55 Peserta
Minggu, 21 Januari 2018 - 12:26 wib

Monitoring Gas Rumah Kaca Secara Online
Minggu, 21 Januari 2018 - 12:22 wib
Komunitas Comic Riau
Kembangkan Seni Kreatifitas Generasi Muda
Minggu, 21 Januari 2018 - 12:21 wib
Cerita Mahasiswa Riau soal Pertanian
Jadi Sarjana Berkat Kangkung
Minggu, 21 Januari 2018 - 12:17 wib
Aiptu Samsul Huda
Polisi Tewas Ditusuk, Potensial Aksi Teror
Minggu, 21 Januari 2018 - 12:16 wib
Rayakan HUT Ke-4 dengan Gelar Donor Darah
RS Awal Bros Panam Terus Berbenah
Minggu, 21 Januari 2018 - 12:04 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Cemburu kepada Pacar, Posting Video Mesum di Media Sosial
Saya Terpaksa Ikut Suami, karena Ia Selalu Sakit

Sabtu, 20 Januari 2018 - 08:04 WIB

Tak Lama Lagi Nasib Kedua Terdakwa Ditentukan Hakim

Sabtu, 20 Januari 2018 - 05:55 WIB

Kapan Habib Rizieq Pulang ke Indonesia? Ini Kepastiannya
Kritik JPU KPK, Pengacara: Tak Ada Saksi yang Kenal Novanto
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us