Wonderful Indonesia
Marpoyan Damai
Satgas Kebersihan Dikeroyok Massa
Minggu, 07 Januari 2018 - 15:35 WIB > Dibaca 1069 kali Print | Komentar
Satgas  Kebersihan Dikeroyok Massa
MASUK MOBIL: Ardi Satgas DLHK yang mengalami luka akibat pemukulan, tengah dibantu keluarga masuk ke dalam mobil menuju RS Bayangkara Pekanbaru, Jumat (5/1/2018). Cr2/Mirshal/Riau Pos
(RIAUPOS.CO) - AKIBAT tak terima ditegur oleh Satuan Petugas (Satgas) Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru, oknum warga yang membuang sampah di TPS ilegal di Jalan Sampurna, Kelurahan Wonorejo, Kecamatan Marpoyan Damai, malah menghakimi petugas yang berjaga di sana.

Petugas Satgas DLHK yang mengalami insiden pengeroyokan oleh massa saat bertugas mengawasi sampah, bernama Ardi Alfarid SPd. Ia dikeroyok massa pada Jumat (5/1) sore.  Menurut Kepala DLHK Kota Pekanbaru, Zulfikri SE, bahwa Ardi adalah korban yang dikeroyok massa saat bertugas di lapangan.

Kejadian itu berawal saat Ardi tengah bertugas mengawasi lokasi TPS ilegal, sekitar pukul 15.00 sore. Ia melihat salah seorang warga mengendarai kendaraan bermotor roda dua yang membuang sampah di lokasi penjagaan. Satgas Ardi mencoba memberikan teguran kepada warga tersebut dan memintanya untuk mengambil kembali sampah yang telah dibuang, tapi warga tersebut menolak mengambil sampah yang telah ditinggalkannya dan memilih pergi.

Di waktu yang bersamaan, datang pula seorang pedagang penjual buah yang juga membuang sampah di lokasi yang sama. Tapi warga yang bernama Zulfatih (54) warga Jalan Pinang Kelurahan Wonerejo, Kecamatan Marpoyan Damai itu, menuruti permintaan satgas, untuk mengambil sampah yang telah dibuang.

Namun saat Ardi tengah mengejar warga yang pertama kali membuang sampah, dirinya terjatuh dan tak sengaja melemparkan batu ke arah warga dan terkena pelipis sebelah kirinya. Tapi massa yang berada di tempat malah memukuli petugas Ardi yang mengakibatkan wajah bagian kanannya memar dan mengalami luka sobek di bagian kepala sebelah kanan.

“Saat ini satgas kita langsung diberikan pertolongan medis di RS Tabrani, dan akan dibawa ke RS Bayangkara untuk perawatan intensifnya,” jelas Kepala DLHK Kota Pekanbaru, Zulfikri SE.

Dikatakannya, dari DLHK rencananya akan menempuh upaya hukum kepada massa yang telah melakukan aksi main hakim sendiri. “Kita tetap menempuh jalur hukum. Ini karena kejadian main hakim sendiri seperti ini sudah terjadi kedua kalinya. Dan kita tidak mau satgas kita yang lain mengalami hal serupa. Kalau untuk korban yang terluka akibat pelemparan tadi, kita upayakan perdamaian melalui pihak keluarga,” tambahnya.

Armendi (56), orang tua Ardi saat ditemui di depan ruangan IGD RS Tabrani, mengatakan, dirinya selaku pihak keluarga akan tetap mempersoalkan masalah tersebut hingga ke jalur hukum, sebagai efek jera agar massa tak lagi main hakim sendiri.


“Kalau kita tetap memperkarakan dan melapor ke Polsek Bukit Raya, agar massa ini tak lagi main hakim sendiri. Dan untuk warga yang juga mengalami luka akibat terlempar oleh

Ardi, nanti kita akan lakukan perdamaian bersama kedua pihak keluarga agar permasalahan ini dapat segera terselesaikan,” katanya.

Sementara itu, Dokter Susan selaku dokter umum RS Tabrani saat usai memberikan perawatan intensif terhadap kedua korban, kepada Riau Pos menuturkan, dalam perawatan pertama Ardi yang menjadi korban pengeroyokan massa langsung mendapatkan perawatan intensif karena luka sobek di bagian kepala sebelah kanannya.

Sementara korban kedua yang bernama Zulfatih juga mendapatkan perawatan di bagian pelipis kanannya yang terluka. “Kedua korban sama-sama diberikan perawatan, hanya saja untuk pasien Ardi yang terdapat luka di bagian kepala perlu dilakukan penutupan sebanyak 3 jahitan,” terangnya.(cr2)



Laporan ABU KASIM, Kota


Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
H Arsyadjuliandi Rachman-Suyatno
Deklarasi AYO Undang Pedagang Kecil
Senin, 21 Januari 2018 - 14:55 wib

Flyover Serap Anggaran Rp240 Miliar
Senin, 21 Januari 2018 - 13:31 wib
Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Riau Pos
Riau Pos Nomor Satu di Luar Jawa
Senin, 21 Januari 2018 - 13:06 wib
Bersikap Tidak Netral
Bawaslu: Sekko Pekanbaru Langgar Aturan
Senin, 21 Januari 2018 - 12:51 wib
Penerapan Transaksi Non Tunai
Pemkab Karimun MoU Bersama BRK
Senin, 21 Januari 2018 - 12:30 wib

Akhir Pendaftaran, Lelang Jabatan Diikuti 55 Peserta
Senin, 21 Januari 2018 - 12:26 wib

Laju Deforestasi Ancam Vegetasi
Senin, 21 Januari 2018 - 12:25 wib

Monitoring Gas Rumah Kaca Secara Online
Senin, 21 Januari 2018 - 12:22 wib
Komunitas Comic Riau
Kembangkan Seni Kreatifitas Generasi Muda
Senin, 21 Januari 2018 - 12:21 wib
Cerita Mahasiswa Riau soal Pertanian
Jadi Sarjana Berkat Kangkung
Senin, 21 Januari 2018 - 12:17 wib
Cari Berita
Pekanbaru Terbaru
Flyover Serap Anggaran Rp240 Miliar

Minggu, 21 Januari 2018 - 13:31 WIB

Akhir Pendaftaran, Lelang Jabatan Diikuti 55 Peserta

Minggu, 21 Januari 2018 - 12:26 WIB

RS Awal Bros Panam Terus Berbenah

Minggu, 21 Januari 2018 - 12:04 WIB

Tiga Hari Patroli, Dua Lokalisasi Tutup

Sabtu, 20 Januari 2018 - 08:40 WIB

Kuli Bangunan Terharu Dikunjungi Tim Jumat Barokah

Sabtu, 20 Januari 2018 - 08:26 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini