Wonderful Indonesia
DPP Akan Tindaklanjuti Penerapan Kartu Kendali
Pangkalan Gas Keluhkan Aturan Ketat
Sabtu, 06 Januari 2018 - 11:26 WIB > Dibaca 935 kali Print | Komentar
Pangkalan Gas Keluhkan Aturan Ketat
Berita Terkait



KOTA (RIAUPOS.CO) - Sistem pendistribusian gas subsidi 3 kilogram (kg) di Kota Pekanbaru semakin ketat. Sekarang ini, pihak pangkalan gas harus memberikan kwitansi sebagai bukti pembayaran kepada warga yang membeli gas 3 kg.

Larisman, pemilik pangkalan gas di Jalan Tiung Ujung, Kelurahan Labuhbaru Timur, Kecamatan Payung Sekaki mengatakan, aturan yang diterapkan kepada pangkalan saat menjual gas 3 kg semakin merepotkan. Dikatakannya, mulai tahun ini, aturan terbarunya adalah penggunaan kuitansi.

Dijelaskannya, aturan sebelumnya adalah pihak pangkalan harus meminta fotokopi kartu keluarga (KK) kepada warga yang ingin membeli gas 3 kg. Selain itu, untuk 1 KK hanya dibolehkan membeli 1 tabung gas.

Selain itu, pihak pangkalan harus mencatat nama warga yang membeli gas 3 kg di buku catatan. Sekarang, ditambah dengan menggunakan kuitansi. “Aturan ditambah. Tapi biayanya pangkalan yang menanggung. Sementara jumlah tabung gas dikurangi,” ujar Larisman kepada Riau Pos, Jumat (5/1).

Larisman menambahkan, dengan aturan membawa fotokopi KK saja, masih ada masyarakat yang tidak membawa namun memaksa untuk mendapatkan gas. Tentu saja hal ini ditolak Larisman yang ujungnya sempat membuat keributan.

“Meskipun saya kenal, tapi kalau tidak bawa KK, tetap tidak saya kasih,” katanya.

Mengenai aturan menggunakan kuitansi, menurutnya, hal itu semakin menambah repot kerja pangkalan. ‘’Karena jika antrean panjang, warga banyak yang tidak sabaran,’’ ujarnya.

Setiap bulan dalam kontrak, pangkalan Karya Mandiri milik Larisman mendapat jatah 1.150 tabung. Kemarin, tabung gas yang masuk sebanyak 250 tabung. Meskipun tidak menimbulkan antrean, namun 250 tabung tersebut sudah habis terjual kurang lebih dua jam saja.

Dikonfirmasi, Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (DPP) Kota Pekanbaru Mas Irba Sulaiman mengatakan, pemberlakuan aturan tersebut bertujuan untuk mengantipasi terjadi penyelewengan pendistribusian gas bersubsidi dari pemerintah.



Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
SUDAH DITETAPKAN TERSANGKA
Keras! Gerindra Bandingkan Kasus Ustaz Zulkifli dengan Viktor Laiskodat
Jumat, 18 Januari 2018 - 21:00 wib
IMBAUAN UNTUK SELURUH KADER
Ketum Baru Hanura Langsung Dukung Jokowi Pasca-Munaslub
Jumat, 18 Januari 2018 - 20:45 wib
PEKAN DEPAN
Ketua Pemuda Muhammadiyah Dipanggil Polisi karena Kritik Kasus Novel
Jumat, 18 Januari 2018 - 20:30 wib
GELAR MUNASLUB
Kubu Sudding Klaim Dapat Restu Wiranto Lewat WhatsApp
Jumat, 18 Januari 2018 - 20:25 wib
TERKAIT MAHAR POLITIK
Sekali Lagi La Nyalla Mangkir, Bawaslu Lakukan Ini
Jumat, 18 Januari 2018 - 20:20 wib
TERKAIT KASUS UJARAN KEBENCIAN
Penuhi Panggilan Polisi, Ustaz Akhir Zaman Bilang Begini
Jumat, 18 Januari 2018 - 20:10 wib
PASCA-MUNASLUB
Siap Menghadap, Ketum Hanura Kubu Sudding Ajak Oso Islah
Jumat, 18 Januari 2018 - 20:00 wib
DIRAWAT DI RS FATMAWATI
Gagal Ginjal, Aktor Laga Advent Butuh Darah Golongan O
Jumat, 18 Januari 2018 - 19:50 wib
TERKAIT KASUS E-KTP
Dari Obat hingga Ular, Jawaban Saksi Novanto Bikin Hakim Kesal
Jumat, 18 Januari 2018 - 19:40 wib
SAAT SEDANG DIWAWANCARA
Didemo Sekelompok Orang ke DPR, Bamsoet Tetap Santai
Jumat, 18 Januari 2018 - 19:30 wib
Cari Berita
Pekanbaru Terbaru
Tes Kesehatan Lulus, LHKPN Di-Deadline

Kamis, 18 Januari 2018 - 11:11 WIB

Bergandengan Tangan untuk Kejayaan

Kamis, 18 Januari 2018 - 11:08 WIB

Berbahaya, Tutup JPO!

Kamis, 18 Januari 2018 - 10:09 WIB

Masih Kurang Personel

Kamis, 18 Januari 2018 - 10:01 WIB

Terobosan Baru

Kamis, 18 Januari 2018 - 09:58 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini