Wonderful Indonesia
PANGKALAN KERINCI
Warga Bangkinang S2 ke Thailand Nani Terkesan dengan Recovery Boiler RAPP
Kamis, 04 Januari 2018 - 09:17 WIB > Dibaca 674 kali Print | Komentar
Warga Bangkinang S2 ke Thailand Nani Terkesan dengan Recovery Boiler RAPP
RAPP FOR RIAU POS BERIKAN PENJELASAN: Sri Wahdini Rahmi atau akrab disapa Nani (kanan) sedang menjelaskan tentang industri kepada karyawan baru di RAPP, belum lama ini.
PANGKALANKERINCI (RIAUPOS. CO)-  Pada tahun 2000, warga Bangkinang ini hanya melewati sebuah gedung di Jalan Lintas Timur, Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan untuk menuntut ilmu di Universitas Sriwijaya (Unsri), Palembang.
 
 
Lalu semakin sering ia lewati jalan tersebut, ia bertanya-tanya kepada temannya, bangunan apakah itu. Tanpa disangka, pada 2007, bangunan tersebut merupakan tempat ia mencari nafkah. Bahkan, tak disangka, Sri Wahdini Rahmi (34) tak menyangka bisa dikirim PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) untuk melanjutkan pendidikan magisternya di Asian Institute of Technology, Thailand pada 2010 silam.

“Sewaktu kuliah bahkan saya belum pernah lihat pabrik sebesar ini. Setelah kerja di RAPP baru melihat bagaimana industri itu benar-benar bekerja. Walau saya kuliah Teknik Kimia, pabrik yang biasa dilihat itu seperti pabrik tekstil. Kalau yang pabrik pulp and paper ini baru pertama. Yang paling terkesan ya bagian recovery boiler-nya,” kata perempuan kelahiran April 1983 ini.

Nani, sapaan akrab Sri, beruntung bisa diterima bekerja lewat program Graduate Trainee. Ditambah, beberapa tahun kemudian, ia ditunjuk atasannya sebagai satu-satunya perempuan dari lima kandidat yang diajukan untuk memperoleh program beasiswa penuh S-2 ke Negeri Gajah Putih.

“Bisa bekerja di RAPP adalah sesuatu yang menguntungkan, karena menurut saya tempat ini merupakan incaran mahasiswa Riau yang baru lulus kuliah. Saya juga beruntung bisa S-2, ke luar negeri pula,” kata Nani.

Apa yang ia raih, ternyata menguji mental Nani saat itu. Menempuh pendidikan tinggi di luar negeri sangatlah menguji mental Nani. Ia pergi ke luar negeri tidak confident karena tidak mengetahui bagaimana negeri orang. Terlebih, bahasa yang digunakan adalah bahasa Inggris.

“Jadi terpikir apa bisa mengejar target-target pendidikan itu, ya? Sementara itu, ibu saya tinggal sendiri,” ujarnya. Namun, karena beasiswa itu pula, Nani kemudian bisa melihat dunia lain dengan pola pikir yang tidak sama dengan di Indonesia. Menurut Nani, kultur orang Indonesia berbeda dengan di luar negeri.

“Misalnya, orang kita kalau tidak cocok dengan suatu ide akan langsung argumen. Kalau orang luar akan bilang, ‘‘ok that’s good idea,’’ tetapi bisakah kita cari ide yang lebih bagus? Jadi mereka tidak langsung negatif dan membuat orang demotivasi. Mungkin karena pendidikan kita ya,” kata Nani.

Meski demikian, menurut Nani, banyak orang Indonesia yang memiliki kemampuan lebih bagus dibanding orang-orang dari negara lain.

“Soalnya di institusi itu ada orang Indonesia, Polandia, Jerman, Thailand. Orang kita itu masuk tiga besarlah di sana, yang mahasiswanya top,” ujar.

Perihal pekerjaan, Nani berada di divisi yang disebutnya continuous improvement. Dengan kata lain, divisinya berkutat di bidang perbaikan yang bersifat berkelanjutan.

Pekerjaannya adalah bagaimana agar proses produksi bersifat efektif dan efisien seraya meningkatkan kualitas.(rls/mng)
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
TIDAK DI SEMUA TEMPAT
Wacana Polisi Jaga Rumah Ibadah, DPR: Di Daerah Tertentu Saja
Selasa, 19 Februari 2018 - 21:00 wib
TERLIBAT PROYEK BERBAU KORUPSI
Wow! Segera Laporkan Fahri Hamzah ke KPK, Ini Komentar Nazaruddin
Selasa, 19 Februari 2018 - 20:50 wib
TERKAIT RAPAT DI BANGGAR DPR
Soal Anggaran Dana e-KTP, Mekeng Tuding Nazaruddin Berkhayal
Selasa, 19 Februari 2018 - 20:45 wib
TIDAK ADA RILIS RESMI
Putusan MK soal Hak Angket Dinilai Kacau Balau, KPK: Bohong Itu...
Selasa, 19 Februari 2018 - 20:40 wib
BARANG RAMPASAN KASUS KORUPSI
Mobil Mewah Nazarudin, Luthfi Hasan Ishaaq dan Sanusi Segera Dilelang KPK
Selasa, 19 Februari 2018 - 20:35 wib
PILPRES 2019
Prabowo Diisukan Jadi Cawapres Jokowi, Begini Reaksi Gerindra
Selasa, 19 Februari 2018 - 20:20 wib
SUDAH DITERIMA MK
GNPF Ulama Hormati Pengajuan PK Ahok
Selasa, 19 Februari 2018 - 20:10 wib
KASUS NARKOBA
Sedang Hamil saat Ditangkap, Menantu Elvi Sukaesih Dapat Perlakuan Khusus
Selasa, 19 Februari 2018 - 20:00 wib
SEGERA PULANG KE INDONESIA
KPK: Jangan Sampai Novel Dua Kali Jadi Korban
Selasa, 19 Februari 2018 - 19:45 wib
TERKAIT PENYERAHAN ASET KE NEGARA
Eksekusi Lahan DL Sitorus, KPK Pastikan Bantu KLHK
Selasa, 19 Februari 2018 - 19:00 wib
Cari Berita
Pendidikan Terbaru
Berekspresi Lewat Musikalisasi Puisi

Minggu, 18 Februari 2018 - 13:13 WIB

SMKN 7 Komit Gali Potensi Siswa

Minggu, 18 Februari 2018 - 12:28 WIB

Mahasiswa Harus Ikut Membantu Memberantas Berita Bohong
Ratusan Siswa Witama School Ikuti Senam Sehat

Kamis, 15 Februari 2018 - 11:09 WIB

Pengurus dan Pengawas Yayasan PCR Berganti

Rabu, 07 Februari 2018 - 12:49 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini