Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
KIRIM BROADCAST TAHUN BARU
Napi Korupsi Gunakan HP dari Dalam Penjara, KPK Komentar Begini
Kamis, 04 Januari 2018 - 00:00 WIB > Dibaca 1648 kali Print | Komentar
Napi Korupsi Gunakan HP dari Dalam Penjara, KPK Komentar Begini
Rudi Rubiandini dalam mobil tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (RICARDO/JPNN.Com)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Dugaan adanya kabar terpidana kasus suap Rudi Rubiandini mengirim broadcast selamat tahun baru ke sejumlah pihak dari balik penjara pada Ahad (31/12/2017) menuai beragam tanggapan.

Menurut Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah, karena Rudi telah dieksekusi oleh pihak JPU KPK ke LP Sukamiskin, itu menjadi tanggung jawab pembinaan Ditjen Pas Kemenkumham.

"Jadi, memang domain penegakan aturannya harusnya di sana," ujarnya kepada JawaPos.com, Rabu (3/1/2018).

Meski begitu, dia menyayangkan masih adanya praktik penggunaan alat komunikasi yang kembali dilakukan seorang terpidana di Lapas. Padahal, kata dia lagi, dalam aturan internal maupun perundanga-undangan, jelas penggunaan handphone di Lapas diharamkan bagi seorang warga binaan.

"Seharusnya tentu alat komunikasi tidakk bisa dibawa dan digunakan oleh seorang tahanan atau terpidana yang masih jalani masa hukuman di Lapas," tegasnya.

Di sisi lain, disinggung soal kebenaran isi pesan WhatsApp yang dikirimkan Rudi, mantan aktivis antikorupsi tersebut mengaku belum mengetahuinya.

"Saya tidak tahu detail pengiriman ucapan tersebut. Tapi tentu, itu sebaiknya dipastikan terlebih dahulu darimana, siapa yg mengirimkan," tutupnya.

Sebelumnya, mantan Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas (SKK Migas), Rudi Rubiandini tiba-tiba muncul di media sosial. Dia mengirim broadcast ucapan Selamat Tahun Baru 2018.

Pesan itu dikirim lewat aplikasi WhatsApp ke sejumlah pihak pada Ahad (31/12/2017). Padahal, berdasarkan putusan Mahkamah Agung (MA), terpidana kasus korupsi dalam bentuk penyuapan itu masih mendekam di penjara.

Pasalnya, Hakim MA menolak peninjauan kembali (PK) yang dilayangkan mantan Wamen ESDM itu. Karena itu, Rudi harus menjalani sisa hukuman 7 tahun penjara yang sudah dijatuhkan majelis hakim PN Tipikor Jakarta pada 29 April 2014.
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
Deklarasi AYO Berhadiah Umroh
Diawali Jalan Sehat dan Sarapan Bersama
Jumat, 19 Januari 2018 - 15:46 wib
TERJADI JUMAT DINIHARI
SMPN 4 Pekanbaru Terbakar, Proses Belajar Dibagi Dua Shift
Jumat, 19 Januari 2018 - 15:21 wib
MINGGU 21 JANUARI DI CAR FREE DAY
Pasangan AYO Deklarasi Dimeriahkan Jalan Sehat dan Sarapan Bersama
Jumat, 19 Januari 2018 - 14:55 wib

Saudi Suntikkan Dana 2 Miliar Dolar AS ke Yaman
Jumat, 19 Januari 2018 - 13:47 wib
Daihatsu Luncurkan All New Terios di Riau
Tampil Lebih Mewah dan Modern
Jumat, 19 Januari 2018 - 12:39 wib

Suami Tewas Tersengat Listrik
Jumat, 19 Januari 2018 - 12:36 wib

Diperiksa soal Ujaran Kebencian, Ustaz Zulkifli Bingung
Jumat, 19 Januari 2018 - 11:33 wib

Trump Sangkal Kedutaan AS Pindah ke Yerusalem
Jumat, 19 Januari 2018 - 11:31 wib
Kabupaten Indragiri Hilir
Zulaikhah Ajak Dukung Program Pemerintah
Jumat, 19 Januari 2018 - 11:23 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Zulkifli Harun Dituntut 18 Bulan Penjara

Jumat, 19 Januari 2018 - 10:53 WIB

Lagi, Pengedar Narkoba Jenis Ganja  Diamankan

Jumat, 19 Januari 2018 - 09:45 WIB

Polresta Selidiki  Kasus Penganiayaan  Ibu Tiri

Jumat, 19 Januari 2018 - 09:30 WIB

Jual Sabu, Dua Warga Pinggir Ditangkap

Jumat, 19 Januari 2018 - 06:02 WIB

Keras! Gerindra Bandingkan Kasus Ustaz Zulkifli dengan Viktor Laiskodat
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us