Wonderful Indonesia
ANOMALI MUSIM HUJAN
Masyarakat Pesisir Diminta Lebih Hati-hati
Rabu, 03 Januari 2018 - 00:04 WIB > Dibaca 1427 kali Print | Komentar
Masyarakat Pesisir Diminta Lebih Hati-hati
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Fenomena supermoon berpotensi menimbulkan rob (gerakan air laut di daratan) di pesisir Pulau Jawa  dan Sumatera. Data dari Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan ada pontesi naiknya air permukaan laut atau pasang setinggi 1,3 meter hingga 1,5 meter.

Ketinggian itu diprediksi terjadi hingga Kamis (4/1). Di Riau ada tiga wilayah yang diprediksi terdampak. Yakni Bagansiapi-api, Dumai, dan Sungai Pakning Kepala Bagian Humas BMKG Hary T Djatmiko menuturkan, fenomena supermoon merupakan fenomena astronomi yang alamiah atau biasa terjadi. Bulan purnama yang jaraknya paling dekat dengan bumi. Ada trilogi supermoon yang diprediksi. Yakni pada 3 Desember 2017, 2 Januari 2018 dan 30/31 Januari 2018.

”Dampak fenomena supermoon yang terjadi pada awal tahun dan akhir Januari 2018, masyarakat di sekitar pesisir pantai diimbau tetap waspada dan siaga terhadap peningkatan pasang air laut maksimum yang dapat mengakibatkan banjir rob,” ujar Hary.

Data dari BMKG potensi banjir rob di pesisir Surabaya itu terjadi sekitar pukul 21.00 hingga pukul 24.00. Misalnya Selasa (2/1) diprediksi pasang tertinggi 1,5 meter pada pukul 23.00 dan 1,4 meter pada pukul 24.00. Rabu (3/1) diprediksi pasang tertinggi 1,4 meter pada pukul 23.00 dan 24.00. Sedangkan Kamis (4/1) pasang diprediksi terjadi pada pukul 24.00 setinggi 1,4 meter. Sedangkan pasang  lebih dari satu meter di Semarang diperkirakan terjadi pada 3-11 Januari. Waktunya jelang tengah malam hingga dini hari.

”Tiap daerah berbeda-beda punya karakteristik masng-masing. Periode pasangnya malam hari, kalau siang trendnya turun,” ungkap dia.

Lebih lanjut, Hary menuturkan pada saat supermoon ini,  rembulan akan terlihat lebih besar 14 persen dan lebih terang sekitar 30 persen dari ukuran saat purnama biasa. Mengawali 2018, supermoon akan bisa dinikmati pada, 2 Januari.

”Bulan akan berada pada jarak terdekatnya dari bumi pada tahun 2018. Yaitu sejauh 356.565 km pada pukul 04.48 WIB,” ungkap Hary.
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
SUDAH DITETAPKAN TERSANGKA
Keras! Gerindra Bandingkan Kasus Ustaz Zulkifli dengan Viktor Laiskodat
Jumat, 18 Januari 2018 - 21:00 wib
IMBAUAN UNTUK SELURUH KADER
Ketum Baru Hanura Langsung Dukung Jokowi Pasca-Munaslub
Jumat, 18 Januari 2018 - 20:45 wib
PEKAN DEPAN
Ketua Pemuda Muhammadiyah Dipanggil Polisi karena Kritik Kasus Novel
Jumat, 18 Januari 2018 - 20:30 wib
GELAR MUNASLUB
Kubu Sudding Klaim Dapat Restu Wiranto Lewat WhatsApp
Jumat, 18 Januari 2018 - 20:25 wib
TERKAIT MAHAR POLITIK
Sekali Lagi La Nyalla Mangkir, Bawaslu Lakukan Ini
Jumat, 18 Januari 2018 - 20:20 wib
TERKAIT KASUS UJARAN KEBENCIAN
Penuhi Panggilan Polisi, Ustaz Akhir Zaman Bilang Begini
Jumat, 18 Januari 2018 - 20:10 wib
PASCA-MUNASLUB
Siap Menghadap, Ketum Hanura Kubu Sudding Ajak Oso Islah
Jumat, 18 Januari 2018 - 20:00 wib
DIRAWAT DI RS FATMAWATI
Gagal Ginjal, Aktor Laga Advent Butuh Darah Golongan O
Jumat, 18 Januari 2018 - 19:50 wib
TERKAIT KASUS E-KTP
Dari Obat hingga Ular, Jawaban Saksi Novanto Bikin Hakim Kesal
Jumat, 18 Januari 2018 - 19:40 wib
SAAT SEDANG DIWAWANCARA
Didemo Sekelompok Orang ke DPR, Bamsoet Tetap Santai
Jumat, 18 Januari 2018 - 19:30 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Mesranya Foto Perpisahan Khofifah dan Susi Pudjiastuti dari Kabinet Kerja
Campak Renggut Nyawa 61 Anak, Komitmen Jokowi Dipertanyakan
Psikolog: Kejujuran Vero Dibutuhkan dalam Mediasi Sidang Cerai Ahok
Fokus Tuntaskan Pembelian Sukhoi

Kamis, 18 Januari 2018 - 11:55 WIB

Jokowi Izinkan Airlangga Rangkap Jabatan

Kamis, 18 Januari 2018 - 11:04 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini