Wonderful Indonesia
OJK Ingatkan Warga Waspada Bitcoin
Senin, 01 Januari 2018 - 14:19 WIB > Dibaca 702 kali Print | Komentar
OJK Ingatkan Warga Waspada Bitcoin
(RIAUPOS.CO) Pasca Bank Indonesia (BI) melarang masyarakat melakukan transaksi pembayaran menggunakan Bitcoin pada 2018. Dan menyebabkan transaksi Bitcoin memiliki banyak risiko.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Perwakilan Provinsi Riau mengimbau masyarakat agar tidak terpengaruh untuk berinvestasi mata uang digital atau “cryptocurrency” Bitcoin. Sebab transaksi dengan menggunakan Bitcoin tidak diakui di Indonesia saat ini.

“Beberapa waktu lalu OJK sudah mengingatkan masyarakat untuk tidak tergiur berinvestasi Bitcoin. Karena tingginya return atau imbal hasil yang diluar kewajaran didapat,”  kata Kepala OJK Riau Yusri.

Yusri menjelaskan, masyarakat diminta juga harus jeli melihat potensi risiko yang ditimbulkan dengan ikut berinvestasi Bitcoin.  Mana ada keuntungan besar bisa diraih kalau bisnis berjalan normal dan wajar, sebab semua usaha ada biaya dan modal.

Ia mendukung dan sangat setuju  atas apa yang disampaikan Gubernur BI, belum lama ini terkait larangan masyarakat ikut investasi Bitcoin.

“Karenanya masyarakat perlu hati-hati untuk berinvestasi di sektor sejenis Bitcoin mengingat potensi risikonya cukup besar. Ada baiknya mereka lebih jauh melihat adanya potensi risiko yang mungkin timbul, “ ujar Yusri.

Diakui dia, dari beberapa kasus yang  dibacanya, hanya sebagian kecil masyarakat yang mungkin beruntung dengan berinvestasi di Bitcoin.

Apalagi risiko cukup tinggi, terlebih dari isu-isu negatif, Yusri juga menyebutkan alat transaksi ini cepat dropnya. Ia juga merincikan di tahun 2011 nilai Bitcoin ini sempat di 30 sen. “Di 2013 sempat naik di 260 dolar AS dan turun lagi. Ini risikonya cukup tinggi dan rentan terhadap penipuan oleh orang-orangyang tidak bertanggung jawab karena transaksinya menggunakan cyber crime,” ujar Yusri.


Sekadar informasi Bank Indonesia (BI) akan melarang transaksi pembayaran menggunakan Bitcoin pada 2018. Larangan Bitcoin ini akan diatur dalam peraturan Bank Indonesia (PBI) yang rencananya akan dikeluarkan dalam waktu dekat.

Onny Widjanarko, Kepala Pusat Program Transformasi BI mengatakan, dalam PBI uang elektronik yang akan keluar dalam waktu dekat, akan diatur salah satunya mengenai Bitcoin.

“Saat ini belum ada aturan yang jelas jika masyarakat melakukan transaksi bitcoin,” kata Onny.

Bitcoin belum diatur secara spesifik oleh BI. Untuk itu, saat ini, BI masih melakukan pengkajian secara mendalam terkait bitcoin, apakah akan diatur dalam PBI uang elektronik atau terpisah misalnya nanti masuk dalam PBI cryptocurrency.

Yang jelas, BI mengimbau agar merchant tidak menerima bitcoin sebagai alat pembayaran resmi di Indonesia. Jika masyarakat mengalami kerugian terkait Bitcoin, regulator BI tidak akan bertanggung jawab terkait hal ini.

BI mengkawatirkan dan masih mencermati terkait risiko penggunaan Bitcoin oleh masyarakat. Hal ini karena BI mengendus potensi penyelewengan Bitcoin digunakan untuk tindakan melawan hukum seperti terorisme, pencucian uang, prostitusi dan perdagangan obat terlarang.

Memang, ada beberapa investor yang menggunakan bitcoin sebagai alat investasi. Beberapa negara bereaksi berbeda dengan kehadiran Bitcoin. China, Rusia merupakan beberapa negara yang menolak kehadiran Bitcoin. Sedangkan, Jepang menerima transaksi Bitcoin.(kom)


Laporan DEBSY MEDYA SEPTIANI, Pekanbaru


Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update

Bupati Rita Mengaku Suka Tas KW
Sabtu, 20 Januari 2018 - 13:15 wib
POLITIK
KPU Pekanbaru dan Rohul Disidangkan Pekan Depan
Sabtu, 20 Januari 2018 - 12:12 wib

Februari, Jokowi Replanting Sawit ke Riau
Sabtu, 20 Januari 2018 - 11:24 wib
Agnez Mo
Tak Ada Masalah dengan Anggun
Sabtu, 20 Januari 2018 - 10:50 wib

’’Dari Awal Sudah Begitu’’
Sabtu, 20 Januari 2018 - 10:23 wib

Bupati Hibahkan Tanah Pembangunan Rutan
Sabtu, 20 Januari 2018 - 10:08 wib

Datsun Cross Tampil dengan Gaya Baru
Sabtu, 20 Januari 2018 - 10:06 wib
KAB ROKAN HULU
Pemprov Diminta Surati Kemendagri
Sabtu, 20 Januari 2018 - 10:04 wib

Tersangka Pembakar Istana Siak Jalani Tes Kejiwaan
Sabtu, 20 Januari 2018 - 10:03 wib

Pemprov Diminta Surati Kemendagri
Sabtu, 20 Januari 2018 - 09:58 wib
Cari Berita
Ekonomi-Bisnis Terbaru
Datsun Cross Tampil dengan Gaya Baru

Sabtu, 20 Januari 2018 - 10:06 WIB

Indomaret Berikan Bantuan CSR untuk Korban Banjir Tandun
Telkomsel Tetapkan 10 Peserta Terbaik IndonesiaNEXT

Sabtu, 20 Januari 2018 - 08:32 WIB

Maret, 43 Blok Migas Dilelang

Sabtu, 20 Januari 2018 - 08:04 WIB

Telkomsel Umumkan 10 Peserta Terbaik IndonesiaNEXT

Jumat, 19 Januari 2018 - 17:59 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us