Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Riau >>
Bengkalis
Sabu 10 Kg Dikendalikan dari Lapas
Kamis, 21 Desember 2017 - 08:39 WIB > Dibaca 480 kali Print | Komentar
Sabu 10 Kg Dikendalikan dari Lapas
Ekspos Penangkapan: Wakapolres Bengkalis Kompol Taufik Hidayat Tayeb SIK saat mengekspos barang bukti 10 kilogram sabu, hasil penangkapan Polsek Siak Kecil beberapa waktu lalu di depan Mapolres Bengkalis, Rabu (20/12/2017).
Bengkalis (RIAUPOS.CO)- Dikendalikan oleh seorang tahanan di lapas Lampung, dua kurir narkoba yang diamankan Polsek Siak Kecil dengan barang bukti 10 kilogram sabu beberapa waktu lalu, mendapatkan upah sebesar Rp130 juta jika barang tersebut sampai di tujuan.

    Hal tersebut disampaikan Kapolres Bengkalis AKBP Abas Basuni SIK melalui Wakapolres Kompol Taufik Hidayat usai melakukan ekspos terhadap penangkapan tersebut. Dikatakannya, penangkapan berawal dari operasi K2YD yang digelar Polsek Siak Kecil beberapa waktu yang lalu.

    Saat itu lanjutnya, sebuah kendaraan roda empat jenis Toyota Inova BM 1386 LA dari arah Sungai Pakning melaju tinggi dan tidak mau diberhentikan.

    “Mulanya mau melarikan diri namun keburu ditangkap anggota Polsek dan dilakukan penggeledahan. Di mobil ditemukan dua laki-laki. Kita cek di mobil ternyata ada sebuah plastik besar setelah dibuka ternyata isinya sabu, kemasan padat seperti batu bata,” ungkap Taufik di Mapolres Bengkalis, Rabu (20/12).

    Lanjut Kompol Taufik, dari hasil penyidikan barang haram tersebut berasal dari Dumai yang diserahkan seorang remaja berinisial A. Keduanya merupakan kurir yang disuruh sama seseorang (napi) di Lapas Lampung.

    Dua tersangka tersebut yakni, Muhammad Kanafi (37) warga Simpang Gambus, Desa Air Hitam, Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara, Provinsi Sumatera Utara dan Riko Fernando warga Perumnas Sidomulyo, Pekanbaru ditangkap saat itu.

    “Kalau kita lihat dari perjalanannya, dua orang ini hanya kurir dan mereka mengaku baru sekali melakukannya. Dia hanya menjalankan perintah dari seseorang di lapas mengambil barang dengan remaja berinsial A di Dumai. Kita belum tahu asal barang, karena tersangka hanya mengambil barang dari Dumai. Mereka baru menerima upah Rp2 juta dari Rp130 juta yang dijanjikan. Barang dari Dumai, dibawa ke Pekanbaru dan akan dikirim ke Palembang,” ungkap Kompol Taufik Hidayat.

    Melihat kemasan bungkusan sabu, sambung Wakapolres, mirip seperti kemasan dua kurir yang diamankan Polsek Bantan beberapa waktu lalu. “Kita masih kembangkan untuk menangkap orang-orang yang terlibat dalam jaringan ini. Kita juga berkoordinasi dengan lapas di Lampung,” ujarnya.(*1)

Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
H Arsyadjuliandi Rachman-Suyatno
Deklarasi AYO Undang Pedagang Kecil
Senin, 21 Januari 2018 - 14:55 wib

Flyover Serap Anggaran Rp240 Miliar
Senin, 21 Januari 2018 - 13:31 wib
Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Riau Pos
Riau Pos Nomor Satu di Luar Jawa
Senin, 21 Januari 2018 - 13:06 wib
Bersikap Tidak Netral
Bawaslu: Sekko Pekanbaru Langgar Aturan
Senin, 21 Januari 2018 - 12:51 wib
Penerapan Transaksi Non Tunai
Pemkab Karimun MoU Bersama BRK
Senin, 21 Januari 2018 - 12:30 wib

Akhir Pendaftaran, Lelang Jabatan Diikuti 55 Peserta
Senin, 21 Januari 2018 - 12:26 wib

Laju Deforestasi Ancam Vegetasi
Senin, 21 Januari 2018 - 12:25 wib

Monitoring Gas Rumah Kaca Secara Online
Senin, 21 Januari 2018 - 12:22 wib
Komunitas Comic Riau
Kembangkan Seni Kreatifitas Generasi Muda
Senin, 21 Januari 2018 - 12:21 wib
Cerita Mahasiswa Riau soal Pertanian
Jadi Sarjana Berkat Kangkung
Senin, 21 Januari 2018 - 12:17 wib
Cari Berita
Riau Terbaru
Riau Pos Nomor Satu di Luar Jawa

Minggu, 21 Januari 2018 - 13:06 WIB

Pesta Durian

Minggu, 21 Januari 2018 - 11:33 WIB

’’Dari Awal Sudah Begitu’’

Sabtu, 20 Januari 2018 - 10:23 WIB

Andi Terkaya Ke-5 Se-Indonesia

Sabtu, 20 Januari 2018 - 10:20 WIB

Bupati Hibahkan Tanah Pembangunan Rutan

Sabtu, 20 Januari 2018 - 10:08 WIB

Advertorial KAB ROHIL
Advertorial DPRD ROHIL
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini