Wonderful Indonesia
Sampah Masih Tampak Berserakan di TPS Ilegal
Rabu, 20 Desember 2017 - 09:32 WIB > Dibaca 612 kali Print | Komentar
Sampah Masih Tampak Berserakan di TPS Ilegal
RIAUPOS.CO - Tambahan 50 unit armada angkut sampah memang mampu meningkatkan keterangkutan sampah. Dari semula hanya 50 persen dari 750 ton produksi sampah Kota Pekanbaru, menjadi 80 persen. Hanya saja, penambahan unit dengan anggaran miliaran tersebut tidak mampu melenyapkan sampah pada siang hari. Di sejumlah titik Tempat Pembuangan Sementara (TPS) sampah ilegal, masih saja terlihat sampah berserakan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru Zulfikri mengakui kondisi tersebut. Menurutnya, tambahan armada saja tidak cukup. Satu dari dua masalah pengelolaan sampah yang menjadi prioritas pihaknya, pengadaan TPS resmi, belum ada progres. Namun dirinya menolak bahwa OPD yang dipimpinnya tersebut tidak punya usaha apa-apa untuk mengurangi sampah di pinggiran jalan-jalan Kota Pekanbaru.

”Kami sudah menginginkan adanya pembangunan TPS resmi. Kami sudah menyurati seluruh camat dan lurah untuk mencarikan lahan untuk dibangun TPS. Bahkan untuk tahun 2018, kami juga sudah menganggarkan dana untuk pembelian lahan dan pembangunan TPS baru. Itu jumlah miliaran, ini yang sudah kami perjuangkan agar sampah yang dihasilkan rumah tangga lebih tertib tempat buangnya,’’ terangnya.

Namun Zulfikri belum bisa memastikan apakah anggaran yang diajukan DLHK Kota Pekanbaru akan diterima atau tidak. Yang jelas segala rincian dan spesifikasi teknis juga sudah dibuat. Ketika ditanya soal hasil penyuratan ke Camat dan Lurah se-Kota Pekanbaru, Zulfikri menyebutkan lebih banyak Camat dan Lurah yang tidak siap dengan lahan.

”Mencari tempat ini mereka yang susah, karena memang harus ganti rugi lahan warga. TPS ini harus dibangun dan dibeli menjadi aset pemerintah. Nanti kalau tidak, kita bangun nanti dibongkar sama yang pemilik tanah. Jadi mau tidak mau harus berani keluarkan anggaran untuk pengadaannya,” sebut Zulfikri.

Pria yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Lingkugan Hidup Kota Pekanbaru ini menyebutkan, sampah berserakan di TPS ilegal karena tidak adanya TPS resmi. Adapun TPS resmi yang saat ini jumlahnya hanya 17 unit. Itupun tidak merata tersebar di 12 kecamatan. Beberapa dari TPS resmi tersebut malah sudah dalam kondisi memprihatinkan. Produksi sampah 750 ton tiap haripun tidak lagi mampu ditampung.

Sebelumnya Kabid Pengelolaan Sampah DLHK, Zulkarnain, sudah memastikan angka anggaran tersebut. Diamenyebutkan, DLHK mengajukan anggaran Rp1,4 miliar untuk pengadaan tanah yang akan dijadikan TPS.(lin)
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
NEYMAR JR
Sakit, Diragukan Tampil di Le Classique
Minggu, 25 Februari 2018 - 14:53 wib
Puskesmas dan RS Harus Ramah Anak

Puskesmas dan RS Harus Ramah Anak
Minggu, 25 Februari 2018 - 14:51 wib

Taman Alam Mayang Sejuk dan Asri
Minggu, 25 Februari 2018 - 14:00 wib
GUNA HINDARI PERCERAIAN
Perlunya Bimbingan Menjaga Ketahanan Keluarga
Minggu, 25 Februari 2018 - 13:52 wib

Juni, Cak Imin Putuskan Maju Cawapres
Minggu, 25 Februari 2018 - 13:48 wib
Mobil ’’Presiden’’ Dipecah, Uang dan Laptop Raib

Mobil ’’Presiden’’ Dipecah, Uang dan Laptop Raib
Minggu, 25 Februari 2018 - 12:49 wib
ALAMAK
Bertemu Mantan, Antar ke Butik Kebaya
Minggu, 25 Februari 2018 - 12:44 wib
MASUK WILAYAH TARGET BRG
70 Ha Lahan Gambut di Dumai Terbakar
Minggu, 25 Februari 2018 - 12:43 wib

Taman Bunga Pinggiran Sungai
Minggu, 25 Februari 2018 - 12:39 wib
KOMUNITAS PILOT DRONE RIAU
Wadah Edukasi dan Berbagi Informasi
Minggu, 25 Februari 2018 - 12:35 wib
Cari Berita
Lingkungan Terbaru
Bekerjasama dengan Berbagai Pihak, PWI Riau Akan Hijaukan Stadion Utama
Hot Spot Muncul, Opsi Status Siaga Mencuat

Minggu, 04 Februari 2018 - 10:30 WIB

Laju Deforestasi Ancam Vegetasi

Minggu, 21 Januari 2018 - 12:25 WIB

Monitoring Gas Rumah Kaca Secara Online

Minggu, 21 Januari 2018 - 12:22 WIB

Lagi, 40 Ton Sampah TPS Ilegal Dibersihkan

Selasa, 09 Januari 2018 - 11:25 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us