Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
Empat Kali Penuhi Petunjuk JPU dan Ekspose Bersama
Kasus Kondensat Masih Mentok di Kejaksaan
Minggu, 17 Desember 2017 - 10:51 WIB > Dibaca 1239 kali Print | Komentar
Kasus Kondensat Masih Mentok di Kejaksaan
Brigjen M Iqbal (Karopenmas Divhumas Polri)
Berita Terkait



JAKARTA (RIAUPOS.CO)- Dua tahun lalu, saat Kabareskrim dijabat Komjen Budi Waseso, kasus dugaan tindak pidana korupsi kondensat PT Trans-Pacific Petrochemical Indotama (PTTI) diungkap. Hingga kini, berkas kasus dugaan korupsi dengan kerugian yang ditaksir mencapai  lebih dari Rp36 triliun belum juga lengkap atau P21.

Padahal, berbagai langkah telah dilakukan penyidik Bareskrim. Yakni  empat kali melengkapi petunjuk formil dan materil. Bahkan melakukan ekspose gelar perkara bersama jaksa penuntut umum (JPU). Tapi, tak kunjung ada kabar soal kelanjutan kasus tersebut.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divhumas Polri, Brigjen M Iqbal menjelaskan, penyidik dalam menyelesaikan berkas perkara PT TPPI tersebut telah memisahkan menjadi dua berkas. Satu berkas untuk tersangka mantan Kepala Badan Pelaksana Usaha Hulu Minyak dan Gas (BP Migas) Raden Priyono dan mantan Deputi Finansial, Ekonomi dan Pemasaran BP Migas Djoko Harsono tersendiri.

”Lalu, berkas perkara kedua untuk tersangka mantan pemiliki PT TPPI Honggo Wendratno. Dua berkas dalam satu kasus ya,” ujar mantan Kabidhumas Polda Metro Jaya Surabaya tersebut.

Dalam penyidikan tersebut, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) telah melakukan audit perhitungan kerugian negaranya. Hasilnya, kerugian negara mencapai 2.717.894.359 dolar AS. Bila dirupiahkan dengan nilai tukar saat ini maka mencapai Rp36.691.573.846.500. ”Kerugiannya sangat besar,” tuturnya.
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
KASUS CHAT PORNOGRAFI
Kapan Habib Rizieq Pulang ke Indonesia? Ini Kepastiannya
Sabtu, 19 Januari 2018 - 21:00 wib
TERKAIT KASUS E-KTP
Kritik JPU KPK, Pengacara: Tak Ada Saksi yang Kenal Novanto
Sabtu, 19 Januari 2018 - 20:45 wib
KISRUH PARTAI HANURA
Keras! OSO Diklaim Sering Bikin Sebuah Organisasi Terbelah
Sabtu, 19 Januari 2018 - 20:30 wib
JELANG PILKADA 2018
Bentuk Satgas Nusantara, Polri Gandeng Tokoh Masyarakat dan Agama
Sabtu, 19 Januari 2018 - 20:15 wib
SUDAH DITETAPKAN TERSANGKA
Ustaz Zulkifli Ali Tetap Diperiksa Polisi, Begini Penjelasan Kapolri
Sabtu, 19 Januari 2018 - 20:00 wib
DIPERIKSA KPK
Bupati Cantik Rita Bantah Dugaan Pencucian Uang Rp436 M, Alasannya...
Sabtu, 19 Januari 2018 - 19:40 wib
KISRUH PARTAI HANURA
Kian Panas! OSO Dinilai Intervensi Yasonna soal SK Menkumham
Sabtu, 19 Januari 2018 - 19:30 wib
PASCA-MUNASLUB HANURA
Kubu Sudding Klaim Wiranto Sudah Beri Dukungan
Sabtu, 19 Januari 2018 - 19:20 wib
RUMOR TRANSFER PEMAIN
Wow! Klub Luar Negeri Siap Bayar Rp2 Miliar untuk Egy Maulana
Sabtu, 19 Januari 2018 - 19:10 wib
REVISI UU MD3
Hanya untuk PDIP, PKB Tak Dapat Jatah Kursi Pimpinan DPR
Sabtu, 19 Januari 2018 - 19:00 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Kapan Habib Rizieq Pulang ke Indonesia? Ini Kepastiannya
Kritik JPU KPK, Pengacara: Tak Ada Saksi yang Kenal Novanto
Ustaz Zulkifli Ali Tetap Diperiksa Polisi, Begini Penjelasan Kapolri
Bupati Cantik Rita Bantah Dugaan Pencucian Uang Rp436 M, Alasannya...
KY Berharap DPR Tak Tolak Calon Hakim Ad Hoc

Jumat, 19 Januari 2018 - 17:45 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini