Wonderful Indonesia
UR Kembali Lahirkan Dua Guru Besar
Kamis, 14 Desember 2017 - 09:37 WIB > Dibaca 403 kali Print | Komentar
UR Kembali Lahirkan Dua Guru Besar
Universitas Riau (UR)
KOTA (RIAUPOS.CO) - Dua lagi profesor lahir di Universitas Riau (UR). Mereka adalah  Prof Dr Saktioto Ssi MPhill sebagai Guru Besar pada Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) dan Prof Dr Fadly Azhar Dipl MEd sebagai guru besar pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP). UR akan menyelenggarakan Sidang Terbuka Senat di Lantai IV Rektorat hari ini untuk mengukuhkan kedua Guru Besar tersebut.

Rektor UR Prof Dr Ir Aras Mulyadi DEA menyampaikan, pengukuhan guru besar di lingkungan UR ini merupakan momentum capaian kemajuan dalam peningkatan mutu dan pengajaran serta pendidik di UR.

Pada tahun-tahun sebelumnya, UR juga telah mengukuhkan sejumlah guru besar. Pada momentum penambahan dua orang Guru besar ini nantinya, maka jumlah kepemilikan Guru Besar di UR sebanyak 59 orang Profesor yang aktif yang ada di UR.

“Pencapaian ini merupakan peningkatan peran dan fungsi Perguruan Tinggi. Perguruan Tinggi bukan hanya memegang peran dalam keberlangsungan peradaban bangsa. Perguruan tinggi tidak sekedar berfungsi mencetak Sarjana, Master, maupun Doktor, melainkan juga seorang Guru Besar,“ ujar Rektor, Rabu (13/12).

Pada acara pengukuhan Guru Besar yang akan dilakukan pagi ini, Rektor UR akan melakukan pemasangan kalung Guru Besar. Pada rangkaian acara, juga akan dipresentasikan pidato masing-masing Guru Besar yang dikukuhkan dihadapan seluruh anggota Senat UR dan para tamu yang hadir.

Sedikit informasi, Prof Dr Saktioto Ssi MPhill telah menerbitkan sebuah buku Fisika Plasma untuk bahan belajar atau pendukung Fisika Plasma dalam perkuliahan dan pengetahuan sains lainnya. Hal ini didasarkan bahwa peristiwa dan fenomena alam plasma banyak terkait dengan ilmu dasar khususnya fisika, memuat substansi foton, radiasi, muatan partikel, atom, dan molekul. Komponen-komponen ini merupakan dasar dari struktur dan reaksi pembentuk materi dan perubahannya. Perubahan materi tersebut selalu menjadi kepentingan manusia dan aplikasi industri maupun telaah alam secara keseluruhan.

Sementara itu, karya ilmiah oleh Prof Dr Fadly Azhar Dipl Med membahas tentang pendekatan pembelajaran Bahasa Inggris. Menurutnya, saat ini sudah saatnya fokuskan pada productive skills. Yakni speaking dan writing dalam rangka Masyarakat Ekonomi ASEAN di Indonesia tanpa mengabaikan grammar, pronunciation, serta receptive skills yakni reading dan listening comprehensions. Dengan demikian, peserta didik akan memiliki tingkat kompetensi yang setara dalam language skills dan language contents.(end)

Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update

Ahok Akan Sampakan Bukti Istrinya Selingkuh
Rabu, 21 Februari 2018 - 02:17 wib
MARKET SHARE 17 PERSEN
Retail Sales Daihatsu Januari 2018 Tembus 15.896 Unit
Rabu, 21 Februari 2018 - 01:56 wib

18 Tahun Hino Ranger Jadi Market Leader di Indonesia
Rabu, 21 Februari 2018 - 01:43 wib
AKIBAT KEHABISAN STOK AYAM DI INGGRIS
KFC Tutup Ratusan Restorannya
Rabu, 21 Februari 2018 - 01:16 wib
JIKA BANYAK KECELAKAAN KERJA
BUMN Proyek Infrastruktur Dapat Ancaman
Rabu, 21 Februari 2018 - 00:58 wib
SEGERA MASUK MASA PENSIUN
Bagi Budi Waseso, BNN Tetap di Hati
Rabu, 21 Februari 2018 - 00:02 wib
PASCA-PENGUNGKAPAN 1 TON SABU
Geram! Buwas Ingin Para Bandar Narkoba Jadi Makanan Hiu
Rabu, 20 Februari 2018 - 21:00 wib
SEMPAT MENUAI POLEMIK
Pati Polri Dipastikan Tak Akan Jadi Pj Gubernur, Ini Penjelasan Wiranto
Rabu, 20 Februari 2018 - 20:30 wib
Cari Berita
Pekanbaru Terbaru
Oktober, Pasar Induk Difungsikan

Selasa, 20 Februari 2018 - 12:45 WIB

Organda Protes Pajak Pertalite

Selasa, 20 Februari 2018 - 12:37 WIB

Komunitas Lingkungan Suarakan Pemilahan Sampah

Selasa, 20 Februari 2018 - 12:16 WIB

4.172 Orang Ikut Seleksi PSB UPT-LK

Selasa, 20 Februari 2018 - 12:13 WIB

Pembangunan Puskesmas Terganjal Lahan

Selasa, 20 Februari 2018 - 12:08 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us