Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
SIDANG LANJUTAN KASUS E-KTP
Setnov Disebut Dapat Jatah USD 7,3 Juta, Begini Penjelasan JPU KPK
Rabu, 13 Desember 2017 - 20:00 WIB > Dibaca 6292 kali Print | Komentar
Setnov Disebut Dapat Jatah USD 7,3 Juta, Begini Penjelasan JPU KPK
Setya Novanto. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Dalam kasus dugaan korupsi proyek pengadaan kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP), Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari KPK mendakwa Ketua DPR Setya Novanto ikut terlibat.

Novanto didakwa melanggar Pasal 2 ayat 1 atau Pasal 3 UU Nomor 31/1999, sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 KUHP.

JPU KPK terlebih dahulu menyampaikan kronologis dugaan keterlibatan Novanto sebelum membacakan dakwaan. Di antara kronologi itu, yakni memperkenalkan Andi Narogong kepada Ketua Komisi II DPR yang baru ketika itu dijabat Chairuman Harahap di ruang Fraksi Partai Golkar, Gedung DPR pada April 2010 lalu.

Kemudian, Novanto juga mengintervensi proses penganggaran di DPR. JPU KPK Irene Putri menilai, setelah Novanto memperkenalkan Andi Narogong dengan Chairuman, Andi datang kembali menemui Chairuman di ruang Fraksi Partai Golkar DPR.

Andi secara terus terang dalam pertemuan itu menyampaikan keinginannya ikut dalam proyek pengadaan e-KTP.

"Andi Agustinus alias Andi Narogong bersedia memberikan sejumlah uang kepada anggota Komisi II DPR untuk memperlancar pembahasan anggaran," ucapnya saat membacakan dakwaan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, dengan terdakwa Setya Novanto, Rabu (13/12/2017) petang.

Irene menerangkan, pertemuan itu tidak hanya terjadi sekali itu saja. Beberapa kali dilangsungkan di lantai 12 Gedung DPR. Hadir di pertemuan itu, antara lain, Johannes Marliem, Iftikar Ahmad dan Greg Alexander.

Adapun tujuan dari pertemuan itu untuk meyakinkan pihak Johannes Marliem bahwa proyek e-KTP jadi dilaksanakan.
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
“One Mangrove for Thousand Life’’
Teknik Sipil Univrab Peduli Lingkungan Mangrove
Senin, 22 Januari 2018 - 13:06 wib
Penjual Duku Jalan HR Soebrantas
DPP Prioritaskan Tertibkan Pedagang Resmi
Senin, 22 Januari 2018 - 13:03 wib
Siak
Pemkab Apresiasi Baksos RS Awal Bross
Senin, 22 Januari 2018 - 12:59 wib
Kabupaten Indragiri Hilir
PPDP Datangi Rumah Bupati
Senin, 22 Januari 2018 - 12:25 wib

Camilan Laziz yang Merambah ke Luar Negeri
Senin, 22 Januari 2018 - 12:11 wib
Pasangan AYO Dideklarasikan
Titip Tiga Amanah untuk Diperjuangkan
Senin, 22 Januari 2018 - 11:48 wib
Alamaaak!
Berebut Antrean
Senin, 22 Januari 2018 - 11:46 wib

Zulkifli Hasan Dipastikan Hadiri Rakerwil PAN II Riau
Senin, 22 Januari 2018 - 11:43 wib

Jalan Lintas Kecamatan Dilewati Truk Muatan Berat
Senin, 22 Januari 2018 - 11:18 wib

KTB Kampanye Sosial #FusoKontribusi
Senin, 22 Januari 2018 - 11:12 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Cemburu kepada Pacar, Posting Video Mesum di Media Sosial
Saya Terpaksa Ikut Suami, karena Ia Selalu Sakit

Sabtu, 20 Januari 2018 - 08:04 WIB

Tak Lama Lagi Nasib Kedua Terdakwa Ditentukan Hakim

Sabtu, 20 Januari 2018 - 05:55 WIB

Kapan Habib Rizieq Pulang ke Indonesia? Ini Kepastiannya
Kritik JPU KPK, Pengacara: Tak Ada Saksi yang Kenal Novanto
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us