Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
TERKAIT KASUS E-KTP
Kondisi Kesehatan Setya Novanto Dicek Ulang, Sidang Diskors
Rabu, 13 Desember 2017 - 18:15 WIB > Dibaca 530 kali Print | Komentar
Kondisi Kesehatan Setya Novanto Dicek Ulang, Sidang Diskors
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Pemeriksaan kesehatan ulang dilakukan terhadap Ketua DPR Setya Novanto yang hari ini, Rabu (13/12/2017), didudukkan di kursi terdakwa.

Penyebabnya, majelis hakim sidang kasus e-KTP yang diketuai Yanto perlu memastikan kondisi Novanto yang membisu pada persidangan perdananya hari ini. Menurut Jaksa penuntut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Irene Putri pada persidangan itu, Novanto sebenarnya kuat menjalani persidangan.

Itu karena dokter KPK memastikan kondisi ketua umum Golkar itu baik-baik saja. Sementara, penasihat hukum Novanto, Maqdir Ismail meminta majelis hakim memerintahkan adanya pemeriksaan dari dokter lain terhadap pesakitan kasus e-KTP itu.

Dia sendiri yakin kliennya memang sakit. Menanggapi hal itu, Hakim Yanto pun memerintahkan adanya pemeriksaan ulang atas kondisi Novanto.

"Karena dokter lengkap, dari penasihat hukum kalau ada dokter silakan bergabung untuk memeriksa ulang (kesehatan Novanto, red)," tutur Yanto.

Majelis Hakim menilai, pemeriksaan ulang penting dilakukan untuk mengetahui apakah Novanto benar-benar sakit atau justru sebaliknya. Itu lantaran surat keterangan dari dokter KPK menyebut Novanto dalam kondisi sehat.

"Di sini ada klinik, apabila dokter membawa alat (untuk memeriksa Novanto, red) lebih lanjut," sambung Hakim Yanto.

Pukul 11.20, majelis menskors sidang. Hingga Pukul 14.00 WIB, belum ada tanda-tanda sidang akan kembali digelar. Sebelumnya, Novanto hanya membisu saat majelis hakim menanyakan identitas pribadinya.

Pria kelahiran 12 November 1955 itu hanya membuka mulut ketika meminta izin ke toilet. Selebihnya, Novanto memilih diam saat ditanya. Dia kadang mengangguk atau diam saja saat merespons pertanyaan.(gir)

Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
KASUS CHAT PORNOGRAFI
Kapan Habib Rizieq Pulang ke Indonesia? Ini Kepastiannya
Sabtu, 19 Januari 2018 - 21:00 wib
TERKAIT KASUS E-KTP
Kritik JPU KPK, Pengacara: Tak Ada Saksi yang Kenal Novanto
Sabtu, 19 Januari 2018 - 20:45 wib
KISRUH PARTAI HANURA
Keras! OSO Diklaim Sering Bikin Sebuah Organisasi Terbelah
Sabtu, 19 Januari 2018 - 20:30 wib
JELANG PILKADA 2018
Bentuk Satgas Nusantara, Polri Gandeng Tokoh Masyarakat dan Agama
Sabtu, 19 Januari 2018 - 20:15 wib
SUDAH DITETAPKAN TERSANGKA
Ustaz Zulkifli Ali Tetap Diperiksa Polisi, Begini Penjelasan Kapolri
Sabtu, 19 Januari 2018 - 20:00 wib
DIPERIKSA KPK
Bupati Cantik Rita Bantah Dugaan Pencucian Uang Rp436 M, Alasannya...
Sabtu, 19 Januari 2018 - 19:40 wib
KISRUH PARTAI HANURA
Kian Panas! OSO Dinilai Intervensi Yasonna soal SK Menkumham
Sabtu, 19 Januari 2018 - 19:30 wib
PASCA-MUNASLUB HANURA
Kubu Sudding Klaim Wiranto Sudah Beri Dukungan
Sabtu, 19 Januari 2018 - 19:20 wib
RUMOR TRANSFER PEMAIN
Wow! Klub Luar Negeri Siap Bayar Rp2 Miliar untuk Egy Maulana
Sabtu, 19 Januari 2018 - 19:10 wib
REVISI UU MD3
Hanya untuk PDIP, PKB Tak Dapat Jatah Kursi Pimpinan DPR
Sabtu, 19 Januari 2018 - 19:00 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Kapan Habib Rizieq Pulang ke Indonesia? Ini Kepastiannya
Kritik JPU KPK, Pengacara: Tak Ada Saksi yang Kenal Novanto
Ustaz Zulkifli Ali Tetap Diperiksa Polisi, Begini Penjelasan Kapolri
Bupati Cantik Rita Bantah Dugaan Pencucian Uang Rp436 M, Alasannya...
KY Berharap DPR Tak Tolak Calon Hakim Ad Hoc

Jumat, 19 Januari 2018 - 17:45 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini