Wonderful Indonesia
Perkenalkan Ciri Khas Riau ke Mata Dunia
Dari Pekan Rantau Melayu di Hotel Sri Indrayani
Senin, 11 Desember 2017 - 09:55 WIB > Dibaca 695 kali Print | Komentar
Dari Pekan Rantau Melayu di Hotel Sri Indrayani
Panitia Pekan Rantau Melayu for riau pos PEMENANG: Owner Hotel Sri Indrayani sekaligus penggagas iven Pekan Rantau Melayu 2017 Merzal Gamal (tengah) foto bersama dengan para pemenang lomba meracik kopi liberika dalam iven Pekan Rantau Melayu, Ahad (10/12/2017).
Berita Terkait



RIAUPOS.CO - PEKAN Rantau Melayu digelar selama tiga hari di Hotel Sri Indrayani, Jalan Samratulangi, Kecamatan Senapelan, 8-10 Desember 2017.Iven Pekan Rantau Melayu resmi ditutup, Ahad (10/12). Ada banyak ciri khas Riau yang diperkenalkan kepada masyarakat luas.

Dalam iven ini, lidah pengunjung dimanjakan dengan aneka menu makanan dan minuman tradisional khas Melayu dari setiap daerah kabupaten/kota di Provinsi Riau. Ada minuman bejanggo, roti jala, bolu kemojo, mie kuah kacang, pajri nenas, kue perio, otak nago, madu tesirat, asam pedas kepughun, masak putih, dan roti belauk.

Tak hanya itu. Mata pengunjung pun dihibur dengan penampilan kesenian tradisional asal kabupaten/kota di Riau.

Lidah dan mata sudah dihibur. Tapi panitia memberikan sesuatu yang tak biasa pada iven ini. Pengunjung bisa mengikuti workshop membatik dan tenun. Juga perkenalan kepada kopi liberika asal Meranti yang sudah mendunia.

Pantauan Riau Pos, Ahad kemarin, pengunjung masih terlihat antusias melihat satu demi satu stan bazar makanan, minuman tradisional serta mengikuti workshop tenun dan batik Riau yang dibuat langsung pengrajin asal Riau.

Para pengunjung juga disuguhkan dengan berbagai atraksi tarian khas dari Kabupaten Siak. Panitia juga menyelenggarakan berbagai macam lomba menarik yang bisa diikuti pengunjung. Di antaranya lomba mewarnai, lomba meracik kopi dan lomba fashion show.

Eni (39), salah seorang pengunjung yang mencoba mencicipi makanan tradisional menuturkan, acara semacam ini memang harus sering digelar baik pemerintah maupun pihak komunitas. Karena iven ini sangat membantu melestarikan tradisi Melayu yang mulai terlupakan khususnya oleh kalangan muda.

“Kami sih berharap iven ini bisa terselenggara setiap tahun. Jadi masyarakat bisa melihat dan mengetahui seperti apa kebudayaan asli Riau itu. Seperti makanan sagu goreng yang memang nikmat tapi juga memiliki nilai kebudayaan di dalamnya,” terang Eni.

Merzal Gamal selaku penggagas acara Pekan Rantau Melayu dan sekaligus owner Hotel Sri Indrayani menuturkan, kesuksesan acara Pekan Rantau Melayu yang telah dihelat selama tiga hari terakhir, menjadi bukti bahwa masyarakat Melayu di Provinsi Riau masih sangat mencintai budaya tradisional Riau.

Tak hanya, menyajikan berbagai olahan menu khas dari Riau tapi juga mempromosikan akan batik, rempah-rempah khas Riau dan juga kain tenun yang benar-benar handmade dari UMKM asli Riau. Aksi donor darah serta berbagai kegiatan lomba yang diikuti lebih dari 100 peserta.

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan dari berbagai pihak, serta para UMKM yang ikut ambil bagian memperkenalkan makanan serta kerajinan tradisional yang masih dimiliki oleh Riau. Tadi kami sekalian pemberian hadiah dari lomba yang memang telah kami selenggarakan, sebelum akhirnya acara Pekan Rantau Melayu resmi kami tutup hari ini (kemarin, red),” ucapnya.

Pihaknya berharap, ke depannya akan lebih banyak lagi UMKM yang ikut dalam pagelaran tahunan ini. ‘’Sesuai instruksi Gubernur Riau saat pembukaan kemarin, iven seperti ini salah satu ajang promosi kebudayaan serta kekayaan alam Riau yang memang harus terus dilestarikan dan dipopulerkan ke mata dunia,’’ katanya.(cr2)
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
TIDAK DI SEMUA TEMPAT
Wacana Polisi Jaga Rumah Ibadah, DPR: Di Daerah Tertentu Saja
Selasa, 19 Februari 2018 - 21:00 wib
TERLIBAT PROYEK BERBAU KORUPSI
Wow! Segera Laporkan Fahri Hamzah ke KPK, Ini Komentar Nazaruddin
Selasa, 19 Februari 2018 - 20:50 wib
TERKAIT RAPAT DI BANGGAR DPR
Soal Anggaran Dana e-KTP, Mekeng Tuding Nazaruddin Berkhayal
Selasa, 19 Februari 2018 - 20:45 wib
TIDAK ADA RILIS RESMI
Putusan MK soal Hak Angket Dinilai Kacau Balau, KPK: Bohong Itu...
Selasa, 19 Februari 2018 - 20:40 wib
BARANG RAMPASAN KASUS KORUPSI
Mobil Mewah Nazarudin, Luthfi Hasan Ishaaq dan Sanusi Segera Dilelang KPK
Selasa, 19 Februari 2018 - 20:35 wib
PILPRES 2019
Prabowo Diisukan Jadi Cawapres Jokowi, Begini Reaksi Gerindra
Selasa, 19 Februari 2018 - 20:20 wib
SUDAH DITERIMA MK
GNPF Ulama Hormati Pengajuan PK Ahok
Selasa, 19 Februari 2018 - 20:10 wib
KASUS NARKOBA
Sedang Hamil saat Ditangkap, Menantu Elvi Sukaesih Dapat Perlakuan Khusus
Selasa, 19 Februari 2018 - 20:00 wib
SEGERA PULANG KE INDONESIA
KPK: Jangan Sampai Novel Dua Kali Jadi Korban
Selasa, 19 Februari 2018 - 19:45 wib
TERKAIT PENYERAHAN ASET KE NEGARA
Eksekusi Lahan DL Sitorus, KPK Pastikan Bantu KLHK
Selasa, 19 Februari 2018 - 19:00 wib
Cari Berita
Kebudayaan Terbaru
Lelaki Tua dan Boneka

Minggu, 18 Februari 2018 - 11:15 WIB

Metonimia

Minggu, 18 Februari 2018 - 11:08 WIB

Sekitar Botol Kosong  di Begawai Sastra

Minggu, 18 Februari 2018 - 10:39 WIB

Tafsir Bebas dari Mitos ke Teater

Minggu, 18 Februari 2018 - 10:34 WIB

Bokal, Menepis Kekosongan

Minggu, 18 Februari 2018 - 10:20 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini