Wonderful Indonesia
Kemenpar Usung Revolusi Bisnis Pariwisata 2018 dengan Pasar Berbasis Digital
Sabtu, 09 Desember 2017 - 09:49 WIB > Dibaca 1092 kali Print | Komentar
Kemenpar Usung Revolusi Bisnis Pariwisata 2018 dengan Pasar Berbasis Digital
Kemenpar Usung Revolusi Bisnis Pariwisata 2018 dengan Pasar Berbasis Digital.
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Indonesia menggulirkan formulasi baru konsep wisata di tahun 2018 melalui destinasi digital. Konsep ini dipilih untuk  mengakomodir kebutuhan generasi milenial di zaman now ini.

Inovasi demi menjawab tantangan dan peluang bisnis di zaman yang serba digital ini terus digulirkan Kemenpar. Memenuhi kebutuhan generasi now akan eksistensinya di dunia maya, pemerintah pun tergerak untuk menyiapkan destinasi unik menarik di tahun 2018 mendatang.

Hal tersebut ditegaskan Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya dalam acara Rapat Koordinasi (Rakor) Crossborder 2017 di Hotel Alila, Jakarta, Jumat (18/12). Kata Menpar, pemerintah selalu fokus mengembangkan industri berbasis internet yang diselaraskan dengan keunikan tempat wisatanya.

"Memakai Generasi Pesona Indonesia atau Genpi sebagai model yang selalu berhasil, kami fokus ke dunia maya yang dikombinasikan dengan riil. Kami menyebutnya sebagai destinasi digital, destinasi Instagramable. Konsep ini baru ada di Indonesia dan ini menjadi yang pertama di dunia," ungkap Arief.

Kemenpar sudah siap mengakomodir event-event terkait destinasi digital. Arief menambahkam, destinasi digital didesain untuk memenuhi kebutuhan keinginan eksistensi para generasi milenial. Artinya, lokasi destinasi digital memang didesain untuk memenuhi keinginan swafoto dengan background yang unik menarik.

"Generasi milenial selalu ingin mempromosikan diri bahkan hanya sekedar narsis di dunia maya. Mereka lebih banyak hidup dengan gadget. Tempat untuk destinasi digital itu yang penting indah saat difoto. Tapi, yang jelas konsepnya harus mendatangkan keuntungan ekonomi. Event-event Genpi itu selalu berhasil," lanjutnya.

Memanfaatkan cash flow di dunia maya dari event, Genpi pun diklaim memperoleh keuntungan antara 15% sampai 30% dari setiap agenda yang digelarnya. Arief juga menyatakan, konsep destinasi digital juga menggunakan kebutuhan mendasar generasi milenial. "Kami selalu mencari tahu apa yang dimau oleh generasi milenial. Ternyata mereka ada keinginan untuk diakui sehingga kondisi ini berkembang sebagai ekonomi pengakuan," tegasnya.
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
JAUH DI ATAS PERTUMBUHAN KREDIT PERBANKAN
Kredit Properti Indonesia Tumbuh 10,28 Persen
Kamis, 18 Januari 2018 - 02:05 wib
MALAYSIA MASTERS 2018
Ihsan Berhasil Membuat Lin Dan Takluk
Kamis, 18 Januari 2018 - 00:59 wib

Iran Tuding Arab Saudi Pengkhianat Umat Islam
Kamis, 18 Januari 2018 - 00:34 wib
DITUDUH MENCEMARKAN NAMA BAIK
Ditanya soal Aduan Farhat Abbas, Nikita: Tidak Penting
Kamis, 18 Januari 2018 - 00:18 wib
DIPERKIRAKAN SUDAH LAMA DI ATAS
Hiii... Ada Ular Piton Jatuh dari Plafon saat Tertidur Pulas
Kamis, 18 Januari 2018 - 00:02 wib
DAPAT RESTU WIRANTO
Lengserkan Oso, Kubu Sudding Gelar Munaslub Malam Ini
Kamis, 17 Januari 2018 - 21:00 wib
POLEMIK PARTAI HANURA
Dibanding Oso, Harta 30 Orang di Kubu Sudding Tak Ada Apa-apanya
Kamis, 17 Januari 2018 - 20:45 wib
IDRUS JADI MENSOS
Sudah Dikantongi Airlangga, Inilah Dua Nama Calon Sekjen Baru Golkar
Kamis, 17 Januari 2018 - 20:30 wib
MELALUI LHKPN
Usai Dilantik, 4 Orang Dekat Jokowi Ini Diminta Lapor Kekayaan ke KPK
Kamis, 17 Januari 2018 - 20:15 wib
Cari Berita
Pesona Indonesia Terbaru
Taman Tengku Agung  Destinasi Wisata Baru

Kamis, 11 Januari 2018 - 12:57 WIB

Indahnya Berwisata di Batang Bio dan Desa Ludai

Minggu, 07 Januari 2018 - 15:08 WIB

Lubuk Ambacang Bersiap Jadi Desa Sadar Wisata

Jumat, 29 Desember 2017 - 10:46 WIB

Musim Durian, Wisata Kuliner Baru di Siak

Selasa, 26 Desember 2017 - 10:20 WIB

Riau Juara International Serindit Boat Race

Minggu, 24 Desember 2017 - 13:22 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us