Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
DILANJUTKAN BESOK
Praperadilan Setnov, Kuasa Hukum Klaim Penetapan Tersangka Tidak Sah
Kamis, 07 Desember 2017 - 16:40 WIB > Dibaca 597 kali Print | Komentar
Praperadilan Setnov, Kuasa Hukum Klaim Penetapan Tersangka Tidak Sah
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Kamis (7/12/2017), Pengadilan Negeri Jakarta Selatan kembali menggelar sidang praperadilan yang diajukan tersangka korupsi pengadaan kartu tanda penduduk elektronik (e-ktp) Setya Novanto.

Adapun pada pekan lalu, sidang Novanto ditunda karena ketidakhadiran pihak termohon Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Seperti sebelumnya, sidang itu kembali dipimpin hakim tunggal Kusno.

Usai memastikan semua pihak terkait hadir, hakim melanjutkan sidang dengan meminta pihak Setya Novanto membacakan permohonan.

"Kami mewakili Setya Novanto berdasarkan surat kuasa khusus yang selanjutnya disebut pihak pemohon," kata Kuasa Hukum Novanto, Ketut Mulya saat mulai membacakan permohonan.

Dia memandang, penetapan status tersangka terhadap kliennya tidak sah karena hanya pengulangan terhadap penetapan tersangka yang telah dibatalkan pada sidang praperadilan sebelumnya.

"Patut diduga dalam hal ini termohon (KPK) telah melanggar asas ne bis in idem, karena yang menjadi dasar penetapan tersebut adalah objek sama, subjek sama, proses sama, dan barang bukti sama, serta sangkaan pasal-pasal tindak pidana yang sama," tuturnya.

Sementara itu, terhadap dalil-dalil yang disampaikan pemohon, Hakim Kusno menjadwalkan pihak KPK memberi jawaban pada sidang lanjutan yang akan digelar besok, Jumat (8/12/2017).

Adapun sidang praperadilan kali ini merupakan yang kedua kali diajukan oleh Novanto setelah sebelumnya memenangkan gugatan pada praperadilan sebelumnya. Diketahui, Ketua DPR itu kembali mengajukan praperadilan pada 15 November lalu, setelah lembaga antikorupsi kembali menetapkannya sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadan e-KTP. (gir)

Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update

BPJS TK Launching Perisai
Minggu, 24 Februari 2018 - 20:49 wib

APBD Rohul 2018 Dibatalkan
Minggu, 24 Februari 2018 - 12:27 wib

Enam Perenang Ikuti Pembinaan di Bali
Minggu, 24 Februari 2018 - 12:22 wib
Pencuri Motor dan Penadah Diringkus

Pencuri Motor dan Penadah Diringkus
Minggu, 24 Februari 2018 - 12:18 wib

BPBD Riau Terbaik Tiga di Wilayah III
Minggu, 24 Februari 2018 - 12:13 wib
DICARI DARI KEMENTERIAN LAIN
Jenderal Polisi Tak Jadi Jabat Penjabat Gubernur
Minggu, 24 Februari 2018 - 12:07 wib
Atasi Narkoba, Polres Rangkul Ninik Mamak

Atasi Narkoba, Polres Rangkul Ninik Mamak
Minggu, 24 Februari 2018 - 11:53 wib
PERSOALAN HARTA WARISAN
Nenek Ini Sedih karena Digugat Empat Anaknya Rp1,6 M
Minggu, 24 Februari 2018 - 11:47 wib
KONI Riau Fokuskan Penguatan Atlet

KONI Riau Fokuskan Penguatan Atlet
Minggu, 24 Februari 2018 - 11:46 wib
Promo Besar-besaran

Promo Besar-besaran
Minggu, 24 Februari 2018 - 11:34 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Nyanyian Nazaruddin Harus Dibuktikan Secara Hukum

Jumat, 23 Februari 2018 - 19:12 WIB

Besok, Dugaan Kelalaian KPU Diputuskan

Jumat, 23 Februari 2018 - 11:42 WIB

Mengejutkan! Kasus e-KTP, Novanto Ternyata Dapat Jatah USD 1,8 Juta
Kasus Novel Akan Dituntaskan Kapolda Metro, Janji?

Kamis, 22 Februari 2018 - 20:30 WIB

Hati-hati! Jangan Sampai Ada yang Numpang Tenar karena Kepulangan Novel
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini