Wonderful Indonesia
179 Orang Petugas Dikerahkan Keruk Parit
Kamis, 07 Desember 2017 - 09:40 WIB > Dibaca 377 kali Print | Komentar
179 Orang Petugas Dikerahkan Keruk Parit
foto humas PEMKO FOR RIAU POS PEMBERSIHAN PARIT: Petugas kebersihan berapa waktu lalu membersihkan sejumlah drainase di Jalan HR Soebrantas, Panam. Upaya ini dalam mengantisipasi parit tersumbat akibat sampah yang dibuang sembarangan.
RIAUPOS.CO - Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan (PUPR) Kota Pekanbaru menurunkan setidaknya 179 orang petugas untuk mengeruk parit. Hal itu bertujuan agar tidak ada lagi aliran air di Kota Pekanbaru yang tersumbat. Karena disinyalir, salah satu penyebab terjadinya banjir di beberapa titik di Pekanbaru diakibatkan oleh tidak mengalirnya aliran air.

Hal Itu disampaikan oleh Plt Kepala Dinas PUPR Kota Pekanbaru Ir Dedi Gusriadi melalui Kabid Bina Marga Akmaluddin ST kepada Riau Pos, Rabu (6/12). Dijelaskan Akmal, petugas bekerja setiap harinya mengeruk dan membersihkan drainase di setiap titik.

“Setiap hari itu ada petugas yang ke lapangan. Membersihkan sampah yang ada di dalam parit. Karena selama ini disinyalir salah satu penyebab terjadi banjir adalah parit yang tersumbat,” kata Akmal.

Menurutnya, jika seluruh parit di Kota Pekanbaru sudah tidak ada yang tersumbat maka bisa diperkirakan dampak banjir tidak akan terlalu berpengaruh. Karena air hujan yang turun dapat teraliri dengan baik. Sedangkan untuk armada, disebutkan Akmal ada sekitar 10 unit armada yang difungsikan untuk membuang limbah yang berasal dari kerukan parit. Ia juga memastikan bahwa seluruh armada yang di standbykan tidak ada permasalahan.

“Petugas mulai bekerja dari pukul 7.30 WIB dan selesai pukul 16.00 WIB. Personel kami siap membersihkan sampah yang ada di dalam parit. Bahkan, mereka tidak segan-segan masuk ke dalam parit untuk mengangkut sampah yang ada. Hal ini  dilakukan agar aliran air bisa menjadi lancar dan tidak tersumbat lagi,” tutup Akmaluddin.

Sebelumnya, Plt Kadis PUPR Pekanbaru Dedi Gusriadi mengatakan pihaknya telah mensiagakan 3 unit alat berat untuk melayani permintaan pengerukan parit oleh warga. Karena, kondisi air yang meluap ke jalan atau ke pemukiman warga disebabkan oleh kondisi parit yang tersumbat.

“Kami sudah standby-kan 3 unit alat berat. Dimana warga bisa meminta alat kami untuk mengeruk parit yang dirasa menjadi penyebab air tersumbat,” sebut Dedi beberapa waktu lalu.

Ia menjelaskan pelaporan warga bisa disampaikan langsung kepada pihaknya. Atau juga bisa kepada RT atau RW yang selanjutnya diteruskan kepada kelurahan. Setelah itu pihak kelurahan diminta untuk mengakomodir permintaan warga dengan memberitahukan kepada Dinas PU.

Ia memaparkan sejak beberapa waktu lalu pihaknya juga sudah mulai bekerja untuk mengeruk parit yang sudah dangkal. (nda/adv)
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update

BPJS TK Launching Perisai
Minggu, 24 Februari 2018 - 20:49 wib

APBD Rohul 2018 Dibatalkan
Minggu, 24 Februari 2018 - 12:27 wib

Enam Perenang Ikuti Pembinaan di Bali
Minggu, 24 Februari 2018 - 12:22 wib
Pencuri Motor dan Penadah Diringkus

Pencuri Motor dan Penadah Diringkus
Minggu, 24 Februari 2018 - 12:18 wib

BPBD Riau Terbaik Tiga di Wilayah III
Minggu, 24 Februari 2018 - 12:13 wib
DICARI DARI KEMENTERIAN LAIN
Jenderal Polisi Tak Jadi Jabat Penjabat Gubernur
Minggu, 24 Februari 2018 - 12:07 wib
Atasi Narkoba, Polres Rangkul Ninik Mamak

Atasi Narkoba, Polres Rangkul Ninik Mamak
Minggu, 24 Februari 2018 - 11:53 wib
PERSOALAN HARTA WARISAN
Nenek Ini Sedih karena Digugat Empat Anaknya Rp1,6 M
Minggu, 24 Februari 2018 - 11:47 wib
KONI Riau Fokuskan Penguatan Atlet

KONI Riau Fokuskan Penguatan Atlet
Minggu, 24 Februari 2018 - 11:46 wib
Promo Besar-besaran

Promo Besar-besaran
Minggu, 24 Februari 2018 - 11:34 wib
Cari Berita
Lingkungan Terbaru
Bekerjasama dengan Berbagai Pihak, PWI Riau Akan Hijaukan Stadion Utama
Hot Spot Muncul, Opsi Status Siaga Mencuat

Minggu, 04 Februari 2018 - 10:30 WIB

Laju Deforestasi Ancam Vegetasi

Minggu, 21 Januari 2018 - 12:25 WIB

Monitoring Gas Rumah Kaca Secara Online

Minggu, 21 Januari 2018 - 12:22 WIB

Lagi, 40 Ton Sampah TPS Ilegal Dibersihkan

Selasa, 09 Januari 2018 - 11:25 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini