Wonderful Indonesia
BKKBN Riau Cari Grand Designs untuk Pengendalian Penduduk
Kamis, 07 Desember 2017 - 09:33 WIB > Dibaca 277 kali Print | Komentar
BKKBN Riau Cari Grand Designs untuk Pengendalian Penduduk
Kepala Perwakilan BKKBN Riau Agus Putro Proklamasi (tengah) menghadiri Seminar Parameter Pengendalian Kualitas Penduduk di Hotel Premiere, Rabu (6/12/2017).
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - BKKBN Perwakilan Riau masih mencari grand designs atau rancangan berupa parameter atau indikator dalam pengendalian penduduk. Hal ini perlu dibahas sebagai upaya menekan jumlah penduduk.

"Konsep itu berupa gambaran kependudukan mulai dari kuantitas, kualitas, pesebaran hingga pada bidang kesehatan, pendidikan dan ekonomi, karena di masing-masing daerah, parameter atau indikatornya berbeda-beda,’’ kata Kepala Perwakilan BKKBN Riau Agus Putro Proklamasi pada pembukaan Seminar Parameter Pengendalian Kualitas Penduduk dan Workshop Penetapan Parameter Kependudukan Bagi Mitra Kerja Rabu di Hotel Premiere Pekanbaru, Rabu (6/12/2017). 

Konsep-konsep parameter kependudukan ini disosialisasikan agar tersusunnya rancangan induk (grand design) untuk dapat dijadikan kerangka kebijakan dalam pelaksanaan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) ke depan.

Ditambahkannya, dasar penyusunan rancangan induk kependudukan adalah dengan disahkannya UU Nomor 52/2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, yaitu penduduk sebagai titik sentral dalam pembangunan berkelanjutan dan terencana disegala bidang sesuai daya tampung lingkungan.

Dasar lainnya adalah kedudukan program pengendalian penduduk itu terhadap UU Nomor 23/2014 merupakan urusan pemerintahan wajib yang tidak berkaitan dengan pelayanan dasar dan kewenangannya, menjadi kewenangan pusat dan provinsi, kabupaten/kota.  

"Ada empat sub yang menjadi urusan bersama yakni pengendalian penduduk, keluargaa berencana, keluarga sejahtera serta standarisasi pelayanan KB dan sertifikat tenaga penyuluh KB," jelasnya.  

Melalui penyusunan rancangan induk kependudukan setelah disosialisasikan konsep parameter itu, ia berharap dapat memberikan langkah dalam penggarapan program kependudukan, KB dan Pembangunan Keluarga.

Dijelaskannya, sejak 2015, BKKBN lebih memprioritaskan pembangunan KB dengan meningkatkan kualitas program dengan tumbuhnya peserta menggunakan kontrasepsi jangka panjang.  Di mana permasalahan utama yang dihadapi BKKBN di Provinsi Riau adalah pertumbuhan penduduk. Sesuai hasil Sensus Penduduk 2010, tingkat laju pertambahan penduduk Provinsi Riau termasuk tinggi yaitu 3,59 persen per tahun, jauh di atas rata-rata nasional yang hanya 1,49 persen per tahun.(eca/c)
 
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update

BPJS TK Launching Perisai
Minggu, 24 Februari 2018 - 20:49 wib

APBD Rohul 2018 Dibatalkan
Minggu, 24 Februari 2018 - 12:27 wib

Enam Perenang Ikuti Pembinaan di Bali
Minggu, 24 Februari 2018 - 12:22 wib
Pencuri Motor dan Penadah Diringkus

Pencuri Motor dan Penadah Diringkus
Minggu, 24 Februari 2018 - 12:18 wib

BPBD Riau Terbaik Tiga di Wilayah III
Minggu, 24 Februari 2018 - 12:13 wib
DICARI DARI KEMENTERIAN LAIN
Jenderal Polisi Tak Jadi Jabat Penjabat Gubernur
Minggu, 24 Februari 2018 - 12:07 wib
Atasi Narkoba, Polres Rangkul Ninik Mamak

Atasi Narkoba, Polres Rangkul Ninik Mamak
Minggu, 24 Februari 2018 - 11:53 wib
PERSOALAN HARTA WARISAN
Nenek Ini Sedih karena Digugat Empat Anaknya Rp1,6 M
Minggu, 24 Februari 2018 - 11:47 wib
KONI Riau Fokuskan Penguatan Atlet

KONI Riau Fokuskan Penguatan Atlet
Minggu, 24 Februari 2018 - 11:46 wib
Promo Besar-besaran

Promo Besar-besaran
Minggu, 24 Februari 2018 - 11:34 wib
Cari Berita
Aktifitas Terbaru
MAN 2 Pekanbaru Juara Umum Expo Rohis

Sabtu, 24 Februari 2018 - 11:27 WIB

LSPP-LKN Riau Lakukan Sertifikasi

Sabtu, 24 Februari 2018 - 11:21 WIB

Doktor Sofia Achnes Lulusan PPs UR

Sabtu, 24 Februari 2018 - 11:14 WIB

MAN 2 Pekanbaru Raih Medali Emas di Ajang Nasional

Jumat, 23 Februari 2018 - 09:53 WIB

Turnamen Masmur Cup Makin Diminati

Jumat, 23 Februari 2018 - 09:49 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini