Wonderful Indonesia
KAB KEPULAUAN MERANTI
Jembatan Panglima Sampul Sudah Tak Layak
Kamis, 07 Desember 2017 - 09:02 WIB > Dibaca 327 kali Print | Komentar
Jembatan Panglima Sampul Sudah Tak Layak
AHMAD YULIAR/RIAU POS JEMBATAN PANGLIMA SAMPUL: Jembatan Panglima Sampul di Desa Alai dinyatakan tidak layak lagi karena terdapat komponen tiang jembatan yang patah dan ‎keropos. Foto diambil beberapa waktu lalu.
Selatpanjang(RIAUPOS.CO)  - Jembatan Panglima Sampul yang berada di Desa Alai, Kecamatan Tebingtinggi Barat dinilai sudah tidak layak lagi. Pasalnya beberapa komponen material di bawah jembatan sudah patah dan keropos.

Padahal jembatan tersebut menjadi akses satu-satunya dari Selatpanjang menuju ke berbagai wilayah kecamatan di Kepulauan Meranti. Mulai Kecamatan Tebingtinggi Barat, Pulau Merbau, Tasik Putri Puyu dan juga Kecamatan Merbau.

 “Memang benar. Tiang sudah ada yang patah. Yang lain juga sudah keropos. Sudah tidak layak lagi,” kata Plt Kabid Bina Marga Sabri, beberapa hari lalu.

Menurutnya usulan untuk membangun jembatan di atas Sungai Perumbi Desa Alai tersebut sudah dilakukan. Tetapi masih belum diakomodir.

“Kita usulkan agar dibangun jembatan lainnya di samping Jembatan Panglima Sampul itu. Agar akses penghubung daratan tidak putus nantinya,” akunya.

Jika selesai dibangun, tambahnya, kedua jembatan tetap bisa digunakan. Dengan begitu akan diberlakukan dua jalur. Jadi jembatan baru digunakan untuk jalur pergi, dan jembatan lama jalur pulang.

Usulan untuk jembatan tersebut akan dilakukan pada 2019. Dia berharap bisa diakomodir nantinya. Camat Tebingtinggi Barat Helfandi SE MSi, Rabu (6/12) menegaskan bahwa Jembatan Panglima Sampul itu memang menjadi akses satu-satunya menuju tiga kecamatan (Merbau, Pulau Merbau dan Tasik Putri Puyu) dan sejumlah desa di Tebingtinggi Barat. Jika jembatan ambruk, maka akses jalur darat akan putus dan membuat sejumlah wilayah terisolir.

  “Kalau tak layak, berbahaya tu. Tapi saat ada mobil proyek lewat kemarin, Sabri (Plt Kabid Bina Marga) sebut layak pula. Tak jelas juga,” ucapnya.

Dikatakannya, saat ini kendaraan yang melintas di sana hanya roda dua, roda empat (mobil pribadi) dan gerobak serta beca. Tetapi saat ada proyek pembangunan jalan kemarin dilalui oleh truk pengangkut material dan aspal.

“Saat ada proyek saja dilintasi mobil berbobot besar. Rambu-rambu pembatasan kendaraan lewat di jembatan juga tidak ada,” akunya.(mng)
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
IKUTI JEJAK TONTOWI/LILIYANA
Dubai World Superseries Finals 2017, Marcus/Kevin Tembus Semifinal
Sabtu, 15 Desember 2017 - 21:00 wib
AKIBAT KETIADAAN BLANGKO
Ikut Soroti Kasus Novanto, Giring Nidji Ternyata Jadi Korban e-KTP
Sabtu, 15 Desember 2017 - 20:30 wib
GUGATAN DITOLAK
Kontroversial, Ini Tanggapan Fadli Zon soal Putusan MK Terkait LGBT
Sabtu, 15 Desember 2017 - 20:00 wib
DIGELAR MUI
Aksi Bela Palestina Akan Diramaikan Ribuan Alumni 212
Sabtu, 15 Desember 2017 - 19:30 wib
DITENTUKAN SETELAH MUNASLUB
Nama-nama Elite Golkar Ini Dinilai Pantas Jadi Ketua Parlemen
Sabtu, 15 Desember 2017 - 19:00 wib
DIJADIKAN IBUKOTA ISRAEL
Ditulis Orang yang Sama, Ini Penjelasan KPAI soal Buku Sebut Yerusalem
Sabtu, 15 Desember 2017 - 18:30 wib
SAAT RAPAT BAMUS DPR
PKS Kirim Surat soal Penarikan Fahri, Fadli Zon Bilang Begini
Sabtu, 15 Desember 2017 - 18:15 wib

Ratusan Ribu Hektre Sawit Di-Replanting
Sabtu, 15 Desember 2017 - 18:03 wib
JELANG MUNASLUB
Pengukuhan Airlangga sebagai Ketum Golkar Bakal Dihadiri Jokowi
Sabtu, 15 Desember 2017 - 18:00 wib
Cari Berita
Lingkungan Terbaru
DLHK Sosialisasi Bank Sampah di Kelurahan

Jumat, 15 Desember 2017 - 10:09 WIB

Minimal Harus Deposit Rp5 M Peserta Lelang Pengelolaan Sampah Kota
Daratan Pulau Topang Berkurang 1.857 Ha

Rabu, 13 Desember 2017 - 09:31 WIB

Melihat Pengelolaan Sampah dari Jalanan Singapura (2) Tong Sampah Ada di Mana-mana
Februari, Swastanisasi Sampah

Rabu, 13 Desember 2017 - 09:09 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini