Wonderful Indonesia
Hasil Riset Banyak Tak Dibawa ke Forum Simposium
Selasa, 05 Desember 2017 - 09:50 WIB > Dibaca 442 kali Print | Komentar
Hasil Riset Banyak Tak Dibawa ke Forum Simposium
FOTO BERSAMA: Direktur PPs Universitas Riau Zulkarnain (tengah) foto bersama Ketua AIMI Riau Prof Dr Zulfadil, guru besar Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Brawijaya Prof Armanu Thoyib, Dekan FISIP UR Syafri Harto dan Dr Sudarno, Senin (4/12/2017).
KOTA (RIAUPOS.CO) - Program Pascasarjana Universitas Riau, bekerja sama dengan Asosiasi Ilmuan Manajemen Indonesia (AIMI) BPC Provinsi Riau, mengadakan simposium permodelan ekologi, sosial dan ekonomi dengan narasumber guru besar Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Brawijaya Malang, Prof Armanu Thoyib MSc PhD, Senin (4/12).

Bertempat di gedung serbaguna pascasarjana Universitas Riau, Jalan Pattimura, simposium dihadiri Direktur Program Pascasarjana Universitas Riau Prof Dr Zulkarnain SE MBA dan Ketua AIMI Riau Prof Dr Zulfadil SE MBA serta perwakilan dosen dari universitas yang ada di Riau dengan latar belakang manajemen.

Dalam simposium ini, juga sekaligus menandatangani kerja sama atau  MoU antara AIMI Riau dengan Pascasarjana Universitas Riau. Direktur Program Pascasarjana Universitas Riau Prof Dr Zulkarnain, kepada Riau Pos, Senin (4/12), mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membentuk masyarakat ilmiah.

Dikatakannya, perguruan tinggi (PT) banyak melakukan riset, namun tidak banyak dibawa ke forum simposium. Dengan simposium permodelan ini, memontum awal dalam membangun karya ilmiah. Dikatakannya, akan ada 12 makalah permodelan yang akan disampaikan dalam simposium ini, baik itu ekologi, sosial dan ekonomi. Zulkarnain juga mengatakan hasil dari penyampaian 12 makalah ini akan dibukukan dalam bentuk proceding.

Salah satu tujuan diadakan simposium ini, dikatakan Prof Zulkarnain, adalah untuk menjadikan hasil karya ilmiah dosen dari setiap kampus, terutama di Riau menjadi acuan yang bisa digunakan pemerintah dalam mengambil keputusan.

‘’Membangun sebuah sistem dengan ilmiah, tidak mengenal negeri atau swasta, besar atau kecil, semua menjadi satu. Untuk agenda membangun masyarakat ilmiah, terutama mahasiswa di kampus. Membuat karya ilmiah yang bermanfaat untuk orang lain, yang akan diusulkan sebagai hak cipta,’’ ujarnya.(cr4)
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update

Ahok Akan Sampakan Bukti Istrinya Selingkuh
Rabu, 21 Februari 2018 - 02:17 wib
MARKET SHARE 17 PERSEN
Retail Sales Daihatsu Januari 2018 Tembus 15.896 Unit
Rabu, 21 Februari 2018 - 01:56 wib

18 Tahun Hino Ranger Jadi Market Leader di Indonesia
Rabu, 21 Februari 2018 - 01:43 wib
AKIBAT KEHABISAN STOK AYAM DI INGGRIS
KFC Tutup Ratusan Restorannya
Rabu, 21 Februari 2018 - 01:16 wib
JIKA BANYAK KECELAKAAN KERJA
BUMN Proyek Infrastruktur Dapat Ancaman
Rabu, 21 Februari 2018 - 00:58 wib
SEGERA MASUK MASA PENSIUN
Bagi Budi Waseso, BNN Tetap di Hati
Rabu, 21 Februari 2018 - 00:02 wib
PASCA-PENGUNGKAPAN 1 TON SABU
Geram! Buwas Ingin Para Bandar Narkoba Jadi Makanan Hiu
Rabu, 20 Februari 2018 - 21:00 wib
SEMPAT MENUAI POLEMIK
Pati Polri Dipastikan Tak Akan Jadi Pj Gubernur, Ini Penjelasan Wiranto
Rabu, 20 Februari 2018 - 20:30 wib
Cari Berita
Pendidikan Terbaru
Berekspresi Lewat Musikalisasi Puisi

Minggu, 18 Februari 2018 - 13:13 WIB

SMKN 7 Komit Gali Potensi Siswa

Minggu, 18 Februari 2018 - 12:28 WIB

Mahasiswa Harus Ikut Membantu Memberantas Berita Bohong
Ratusan Siswa Witama School Ikuti Senam Sehat

Kamis, 15 Februari 2018 - 11:09 WIB

Pengurus dan Pengawas Yayasan PCR Berganti

Rabu, 07 Februari 2018 - 12:49 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us