Wonderful Indonesia
Riau Pos berupaya menjembatani aspirasi pembaca atau masyarakat Riau pada umumnya. Jika itu berbentuk keluhan terhadap pemerintah daerah, Riau Pos akan menyiapkan liputannya dan diterbitkan di halaman ini. Termasuk instansi lain. Tentunya melalui kaedah atau etika yang sudah ditentukan. Dan Riau Pos berhak untuk memilih mana yang ditindaklanjuti dan yang mana tidak dengan berbagai pertimbangan. Kami juga akan mengedit seperlunya aspirasi pembaca yang dimuat, tanpa mengurangi/menghilangkan substansi isi. Untuk menyampaikan aspirasinya, silahkan kirim pesan teks atau foto, atau keduanya melalui:WA: 081334159333. Email/FB: riaupos.interaktif@gmail.com IG: @riaupos_interaktif, Twitter: @riaupos2017. Path: @riaupos2017.
Kasatlantas Bantah Anggotanya Lakukan ‘’Damai Knalpot’’
Senin, 04 Desember 2017 - 10:06 WIB > Dibaca 531 kali Print | Komentar
Kasatlantas Bantah Anggotanya  Lakukan ‘’Damai Knalpot’’
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Menanggapi ada tindakan menyimpang yang dilakukan anggota Satlantas Polresta perihal ‘’Damai Knalpot’’ hasil operasi Zebra Siak 2017 beberapa waktu lalu, Kasat Lantas membantah ada praktik itu di kesatuan yang dipimpinnya.  

Isu itu beredar saat salah satu pengendara sepeda motor yang terkena tilang dari Operasi Zebra mengatakan,  ada polisi yang meminta bayaran jika ingin knalpot hasil tilang ingin dikembalikan kepada pemilik.  Pengendara itu pria berinisial W (30) warga Kecamatan Marpoyan Damai. Saat ia terkena tilang pada 6 November lalu, ia melakukan kesalaham karena menggunakan knalpot racing di sepeda motor miliknya. Karena ia tidak membawa surat surat,  sepeda motor miliknya dibawa ke Polresta untuk diamankan. Adapun syarat untuk mengambil sepeda motornya itu,  ia harus membawa foto copy Surat Izin Mengemudi (SIM), kartu Tanda Penduduk (KTP), Surat Tanda Nomor Kenderaan (STNK) Dan knalpot standar miliknya.

Karena knalpot standar miliknya berada di Bengkalis,  ia baru bisa membawa atau mengambil motornya pada 15 November. Tidak sampai di situ,  ia juga harus meninggalkan knalpot racing seharga Rp4,5 juta sebagai sitaan polisi guna akan dimusnahkan nantinya.

    Lalu saat ia sedang ingin menyerahkan knalpot racing tersebut pada polisi,  ada oknum polisi yang meminta sejumlah uang pada dirinya. “Ada Polisi yang menawarkan,  jika ingin kenalpot tidak disita bayar pada oknum polisi sebesar Rp100 ribu, “ujarnya Sabtu,  (2/12) kepada Riau Pos.
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
IKUTI JEJAK TONTOWI/LILIYANA
Dubai World Superseries Finals 2017, Marcus/Kevin Tembus Semifinal
Sabtu, 15 Desember 2017 - 21:00 wib
AKIBAT KETIADAAN BLANGKO
Ikut Soroti Kasus Novanto, Giring Nidji Ternyata Jadi Korban e-KTP
Sabtu, 15 Desember 2017 - 20:30 wib
GUGATAN DITOLAK
Kontroversial, Ini Tanggapan Fadli Zon soal Putusan MK Terkait LGBT
Sabtu, 15 Desember 2017 - 20:00 wib
DIGELAR MUI
Aksi Bela Palestina Akan Diramaikan Ribuan Alumni 212
Sabtu, 15 Desember 2017 - 19:30 wib
DITENTUKAN SETELAH MUNASLUB
Nama-nama Elite Golkar Ini Dinilai Pantas Jadi Ketua Parlemen
Sabtu, 15 Desember 2017 - 19:00 wib
DIJADIKAN IBUKOTA ISRAEL
Ditulis Orang yang Sama, Ini Penjelasan KPAI soal Buku Sebut Yerusalem
Sabtu, 15 Desember 2017 - 18:30 wib
SAAT RAPAT BAMUS DPR
PKS Kirim Surat soal Penarikan Fahri, Fadli Zon Bilang Begini
Sabtu, 15 Desember 2017 - 18:15 wib

Ratusan Ribu Hektre Sawit Di-Replanting
Sabtu, 15 Desember 2017 - 18:03 wib
JELANG MUNASLUB
Pengukuhan Airlangga sebagai Ketum Golkar Bakal Dihadiri Jokowi
Sabtu, 15 Desember 2017 - 18:00 wib
Cari Berita
Interaktif Terbaru
Dishub Akui Pernah Memperbaiki

Jumat, 15 Desember 2017 - 10:15 WIB

Pemko Bangun Pergola di Pedestrian

Jumat, 15 Desember 2017 - 10:13 WIB

 Perlu Revisi Alamat Saja

Kamis, 14 Desember 2017 - 10:50 WIB

Permintaan Eropa Menurun, Ikut Turunkan TBS

Kamis, 14 Desember 2017 - 10:47 WIB

Balik Nama Kendaraan Kok Repot

Rabu, 13 Desember 2017 - 10:02 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini