Wonderful Indonesia
Kembali Diperiksa, Setnov Ajukan Saksi Ahli
Jumat, 24 November 2017 - 11:32 WIB > Dibaca 1058 kali Print | Komentar
Kembali Diperiksa, Setnov Ajukan Saksi Ahli
MASUK MOBIL: Ketua DPR RI Setya Novanto yang jadi tersangka kasus korupsi pengadaan KTP-el masuk ke mobil usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (23/11/2017).
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Komisi Pemberantasan Ko­rupsi (KPK) kembali memeriksa Setya Novanto (Setnov) sebagai tersangka kasus korupsi KTP-el. Kamis (23/11), Setnov masuk Gedung Merah Putih KPK sekitar pukul 13.00 WIB. Seperti pemeriksaan sebelumnya, Ketua DPR RI itu tidak banyak berkomentar. Demikian pula ketika ditanyai awak media sebelum meninggalkan kantor KPK sekitar pukul 19.00 WIB, Setnov tetap memilih irit bicara.

Otto Hasibuan, kuasa hukum Setnov, me­nyatakan bahwa kliennya menjawab semua pertanyaan penyidik KPK. ’’Hari ini (kemarin, red) 48 pertanyaan dijawab semua,’’ katanya.

Otto mendampingi Setnov sejak pemeriksaan dimulai meski tidak sampai selesai. Sebab, selain pemeriksaan sebagai tersangka kasus korupsi KTP-el, Setnov menjalani pemeriksaan sebagai korban dalam insiden kecelakaan, Kamis lalu (16/11).

Soal pemeriksaan kasus KTP-el, Otto menjelaskan, keterangan Setnov masih sama dengan yang disampaikan ketika dia diperiksa sebagai saksi. ’’Kedudukan dia (Setnov, red) sebagai DPR. Pengetahuan dia soal KTP-el,’’ ucapnya.

Karena itu, saat ini Otto belum melihat adanya pelanggaran yang dilakukan Setnov sebagaimana yang disangkakan KPK. Baik melanggar pasal 2 maupun pasal 3 UU No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Menurut dia, sangkaan tersebut harus digambarkan dalam perbuatan Setnov.  ’’Jadi, sampai saat ini saya lihat masih belum ada (perbuatan yang menggambarkan Setnov melanggar pasal 2 dan 3, red),’’ imbuhnya.

Meski nama Setnov disebut dalam sidang Irman dan Sugiharto, Otto menegaskan bahwa hal itu tidak cukup untuk menunjukkan Setnov telah melanggar dua pasal tersebut. Apalagi dalam putusan Irman dan Sugiharto tidak ada nama Setnov. Melalui pemeriksaan kemarin, Otto juga mengutarakan niat Setnov menghadirkan saksi ahli dalam pemeriksaan di tingkat penyidikan.

’’Kami sudah mengajukan permohonan kepada KPK agar diberi kesempatan memeriksa ahli dan (saksi dengan) keterangan yang meringankan,’’ ungkapnya.

Permohonan itu, kata dia, sudah diterima KPK. ’’Daftar nama (saksi) sudah kami masukkan dan saya kira itu akan dipanggil KPK,’’ imbuhnya.

Setnov bakal mengajukan delapan saksi ahli dan saksi yang meringankan. Namun, Otto tidak memerinci siapa saja saksi tersebut. ’’Ada beberapa orang. Tapi, ada (ahli) pidana dan tata negara,’’ katanya.

Yang pasti, menurut Setnov, saksi-saksi tersebut dibutuhkan. ’’Untuk bersaksi,’’ tegasnya.

Selain ahli pidana dan ahli tata negara, beberapa anggota Komisi II DPR diajukan sebagai saksi oleh Setnov. ’’Saya berharap mereka mau. Kan kami harus minta kesediaan mereka,’’ ujarnya.

Bersamaan dengan pemeriksaan kemarin, KPK menyampaikan bahwa istri Setnov, Deisti Astriani Tagor, dicegah bepergian ke luar negeri terkait dengan kasus KTP-el. Pencegahan tersebut berlaku sejak Selasa (21/11) sampai enam bulan mendatang.
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
TERKAIT KASUS E-KTP
Kondisi Kesehatan Setya Novanto Dicek Ulang, Sidang Diskors
Rabu, 13 Desember 2017 - 18:15 wib
DIADANG SEJUMLAH ORMAS LOKAL
Ustaz Somad Dipersekusi di Bali, Begini Reaksi Ketua MPR
Rabu, 13 Desember 2017 - 18:00 wib
ADA KEKELIRUAN SUBSTANSI
Penerbit Buku Sebut Yerusalem Ibukota Israel Dipanggil KPAI
Rabu, 13 Desember 2017 - 17:50 wib
MENGAKU DIARE
Begini Sindiran KPK soal Bungkamnya Setnov di Sidang e-KTP
Rabu, 13 Desember 2017 - 17:40 wib
KASUS E-KTP
Mampu Berjalan, Setya Novanto kok Bungkam di Persidangan?
Rabu, 13 Desember 2017 - 17:30 wib
BANTU KINERJA KEPOLISIAN
Banyak Berjasa, Panglima TNI Langsung Dapat Penghargaan dari Kapolri
Rabu, 13 Desember 2017 - 17:10 wib
PIALA DUNIA ANTARKLUB 2017
Madrid Sangat Inginkan Gelar
Rabu, 13 Desember 2017 - 17:02 wib
HASIL PENILAIAN PUSPURBUK 2008
Kemendikbud Puji Masyarakat soal Temuan Buku Sebut tentang Israel
Rabu, 13 Desember 2017 - 17:00 wib
SIDANG LANJUTAN KASUS E-KTP
Sempat Bungkam, Setnov Ngeluh Tidak Diberi Obat Diare oleh Dokter KPK
Rabu, 13 Desember 2017 - 16:50 wib
TERKAIT KASUS E-KTP
Hanya Diam Sepanjang Sidang, Kesehatan Setnov Dipertanyakan
Rabu, 13 Desember 2017 - 16:45 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Penerbit Buku Sebut Yerusalem Ibukota Israel Dipanggil KPAI
Banyak Berjasa, Panglima TNI Langsung Dapat Penghargaan dari Kapolri
Distribusi Tertutup Elpiji Gas 3 Kg Ditunda

Rabu, 13 Desember 2017 - 11:51 WIB

Terduga Teroris Diduga Beli Senjata

Rabu, 13 Desember 2017 - 11:15 WIB

Lawan Arogansi AS Bersama-sama

Rabu, 13 Desember 2017 - 10:09 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us